Klo mau lebih maju obyektif dong
klo jelek ya jelek
gak peduli apa pelakunya PKS kek, PSK kek
tanyakan dulu apa ada bukti, saksi................
jangan asal demo aje ente
itu namanya teror
dan yang melakukan teror namanya teroris
sekian
indonebia indonebia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
*Alhamdulillahhirabbil'alamin, wa sholatu wa salamu'alal asyrofil
anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana
Muhammad shalallahu'alaihi wassalam*
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Wahai ikhwan wa akhwat yang senantiasa tabayyun, bada tahmid dan shalawat,
akhi wa ukhti fillah,
Ana bener-bener "panas" kala membaca Rakyat Merdeka edisi 7 November 2006
lalu. Harian milik JPNN (Jawa Pos News Network) tersebut mengulas tentang dua
tokoh PKS (Partai Keadilan Sejahtera) - bukan PSK - di Pulau Batam yang diduga
terlibat suap. Masya Allah! Ini sungguh berita bohong dan susah dipercaya
kebenarannya, karena mengada-ada! Para wartawan mustinya tahu bahwa para kader
PKS adalah wakil-wakil Allah di muka bumi. Sungguh tak mungkin para wakil
Tuhan dan pecinta berat Rasulullah menilep uang yang bukan menjadi haknya.
Sungguh musykil rasanya mereka yang selalu berpijak di jalan nan lurus berani
berbuat sehina itu.
Berita yang penuh kebohongan itu sungguh bikin pipi kanan dan pipi kiri ana
seperti tertampar oleh tangan-tangan syaiton laknatullah! Untuk itulah, ana dan
sohib-sohib ana yang tersebar dan berkiprah dimana-mana berniat untuk menggugat
harian Rakyat Merdeka juga media-media massa lainnya yang secara sistematis dan
terencana ingin menghancurkan nama baik PKS. Selama tujuh hari lamanya, para
akhi dan para ukhti akan berdemo di depan kantor Rakyat Merdeka agar berita itu
segera dicabut dan mereka harus
minta maaf kepada umat Islam di seluruh Indonesia. Kalau didiamkan begitu
sahaja, mereka pasti akan lebih kurang ajar. Kalau sudah begitu, entah harga
diri PKS dan umat Islam se-Indonesia Raya mau ditaruh dimana?
Harap ente semua camkan, PKS adalah parpol paling bersih dan berani tampil
beda! Semua tokoh PKS adalah sosok-sosok pilihan, dan jelas bukan orang
sembarangan. Mereka semua rajin sholat lima waktu dan tak lupa bertahajud.
Mereka bukan pemabuk, bukan penzina, bukan pencoleng, bukan penjudi,
dan juga bukan pula makelar proyek! Mereka tak mungkin melakukan KKN, karena
dalam hukum Islam berarti potong tangan. Siapa berani tangannya dipotong, lalu
diazzab oleh Allah, dan dijebloskan ke dalam neraka jahanam?
Ingat ingat, para kader PKS adalah orang-orang berpendidikan tinggi dari
kalangan keluarga baik-baik yang tanpa cela sedikit pun, dimana segala
kebaikan itu menurun kepada mereka. Mereka semua sudah memahami apa itu Islam
yang kafah dan tak perlu lagi diajari bagaimana caranya melakukan syiar Islam
dengan tepat, baik, dan benar.
Tanpa perlu 'gembar-gembor' kesana kemari, para kader PKS secara diam-diam
bergandengan tangan membantu umat muslim yang tertindas plus didzolimi di
Ambon, Poso, Palu, Papua, Bosnia, Palestina, dan belahan bumi lainnya. Berkat
petunjuk Allah, mereka sudah jauh-jauh hari mendalami rencana-rencana jahat
kaum Yahudi dan kaum kafirun yang berjibaku untuk menghancurkan Islam. Tanpa
kehadiran PKS, negeri Indonesia ini bisa dicap sebagai negeri dengan
berpenduduk mayoritas Islam tetapi berperilaku seperti kaum kafirun.
Tak cuma itu. Berita-berita bohong untuk memojokkan PKS terus saja
bermunculan bak jamur di musim hujan. Contohnya, Abu Nur Mahmudi Isma'il
yang sah menjabat sebagai Wali Kota Depok saja terus digoyang-goyang kursinya.
Mantan Menteri Kehutanan itu dituding melakukan KKN dan tak menghormati DPRD.
Kala dijadwalkan untuk rapat di DPRD, Abu Nur malah menginspeksi aliran Kali
Ciliwung. Presiden PKS Abu Tifatul Sembiring mensinyalir, mereka yang suka
menjelek-jelekkan PKS adalah kelompok preman yang sakit hati sama PKS. Tak mau
kalah, Abu Amien Rais
meminta Abu Nur untuk tetap tegar.
Memang, akhir-akhir ini semakin banyak saja kelompok yang benci sama partai
kebanggaan ana. Ada yang bilang PKS itu Partai Kesukaan Soeharto, Partai Kental
Syariah, Partai Kurang Sensual, Partai Kenyang Sabda, Partai Kantong Sampah,
Partai Kering Suap, Partai Kebanyakan Sujud, Partai Kurang Susu, Partai
Kelebihan Sholat, Partai Kurang Sejahtera, Partai Kebal Su'udzon, Partai
Kiriman Syaiton dan lain sebagainya. Dan yang paling keji, 'mosok' PKS
dituding sebagai Partai Kurma Saudi?
Ledekan-ledekan itu terus terang bikin hati ana meradang. Kalau hati ana
lagi 'kemropok', ana jadi susah tidur, walau sudah meminum susu kambing
bergelas-gelas. Mereka yang berani menghina dina PKS tentu punya maksud-maksud
jahat. Dari teori konspirasi yang dulu pernah ana pelajari di bangku
madrasah, ana bisa simpulkan bahwa mereka itu pasti antek-anteknya kaum Yahudi
Zionist dan AS (Amerikun Syaiton) nan kafirun, yang tidak ingin umat Islam
hidup tentram dan damai. Pendeknya, siapa sahaja berani meledek partai
kebanggaan ana, sudah pasti akan diazzab oleh Allah dimana sahaja dan kapan
sahaja!
Dengan membaca basmallah seratus kali, ana yakin ainul yakin, Allah SWT pasti
akan selalu melindungi sohib-sohib ana yang dengan tulus berjuang di jalan
Allah.
Maha suci Allah dengan segala firmanNya!
*Jazakumullahu khairan katsira*
Wassalammu'alaikum wr wb
INDONEBIA (Indonesia-Arabia)
Pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia!
Ana salut berat sama harian Republika, harian PELITA, Sabili, eramuslim
dan media-media bernuansa Islam lainnya yang tidak pernah sekalipun
mengkritisikinerja PKS.
Website:
www.indonebia.com
(sudah disita oleh kaum kafirun di Eropah)
-------------
Ensiklopedi tentang PKS:
http://pks-anz.org/pkspedia
(bagaimana menggunakan istilah ana, abu, antum, ikhwan, ikhwah, akhi,
sukron, khalwat dsb. secara tepat, benar dan baik)
-------------
Antum jangan coba-coba buka situs ini! Blog bikinan antek-antek kafir yang
cuma ingin menjelek-jelekkan PKS:
pkswatch.blogspot.com
Na'udzubiLLAH......neraka jahanam menantimu!
-------------
Milis yang ana sarankan untuk tidak diikuti:
Islam Liberal: [EMAIL PROTECTED]
Zamanku: [EMAIL PROTECTED]
-------------
Lebih baik antum ikutan milis-milis Islami yang tidak sesat:
PKS: [EMAIL PROTECTED]
Sabili: [EMAIL PROTECTED]
Jamaah-Islamiyah: [EMAIL PROTECTED]
Indonebia: [EMAIL PROTECTED]
-------------
Bacaan wajib ummat:
Era Muslim web: www.eramuslim.com
Hidayatullah web: www.hidayatullah.com
=============================================================
Selidiki Zilzal-Nardi, PKS Bentuk Pansus Internal
Selasa, 07 November 2006, 02:08:15 WIB
Rakyat Merdeka - Anggota DPRD Kota Batam Muhammad Zizal dan Muhammad Nardi
yang tergabung dalam Panitia khusus (Pansus) Konsesi, Evaluasi Pelayanan dan
Tarif Air Kota Batam, tak hanya diperiksa oleh tim
penyidik dari Badan Kehormatan (BK) Kota Batam.
Dalam waktu dekat, keduanya juga akan diperiksa oleh Pansus Internal
yang dibentuk oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) Provinsi Kepulauan Riau.
"Ya, hari ini (kemarin, red) kita bentuk pansusnya. Tugasnya untuk
melakukan kros cek, klarifikasi dan mengumpulkan bukti-bukti yang
diperlukan. Tanggungjawabnya, menggali informasi seobjektif
mungkin," ujar Ketua DPW PKS Zulmakhsyar Al-Hasyimi atau akrab
disapa Dr Aufi, dalam perbincangan dengan Batam Pos, Senin (6/11).
Keanggotaan Pansus Internal PKS ini terdiri dari unsur Dewan
Pimpinan Wilayah (DPW), Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan
Syariah dan unsur Dewan Pimpinan Daerah (DPD).
Dibentuknya Pansus Internal atau semacam tim kecil di PKS ini,
merupakan salah satu bukti konkrit keseriusan PKS, menyikapi dugaan
suap yang terjadi pada Pansus Konsesi, Evaluasi Pelayanan dan Tarif
Air Kota Batam. Mengingat dalam Pansus itu, ada kadernya yang duduk
sebagai ketua dan anggota pansus.
Anggota Pansus Internal PKS ini merupakan orang-orang yang memiliki
kemampuan dalam melakukan penyelidikan, sehingga penyelidikan yang
dilakukan tidak serampangan, tidak membabi buta, supaya hasilnya
objektif, tidak berupa fitnah atau menzalimi pihak tertentu.
Pria yang dikenal dengan kemampuan Hipnosisnya ini menambahkan,
upaya yang dilakukan PKS, tak hanya sebagai wujud komitmen PKS
menjadi partai yang bersih, juga sebagai salah satu upaya menegakkan
kebenaran.
"Bukan kita mencari popularitas partai, tapi sudah menjadi kewajiban
untuk mengungkap kebenaran," katanya.
Soal sanksi, Aufi mengatakan, terpulang pada hasil keputusan Dewan
Syariah. Hasil penyelidikan tim pansus internal PKS akan dibawa pada
rapat Dewan Syariah untuk dikaji secara mendalam. Baru kemudian diputuskan
apakah dikenakan sanksi atau tidak. Seperti apa bentuk sanksinya, terpulang
pada tingkat kesalahan yang dilakukan.
Ia juga menambahkan, hasil penyelidikan dan keputusan soal nasib
Zilzal dan Nardi, akan ditentukan setelah Badan Kehormatan Kota
Batam mengumumkan hasil penyelidikan mereka. Bahkan, diumumkan atau
tidak, benar atau tidak hasil penyelidikan oleh BK DPRD Kota Batam,
Pansus Internal PKS akan tetap bekerja dan menindak lanjuti hasil
penyelidikannya. "Kita betul-betul serius, tidak main-main," tegasnya.
nur/jpnn
http://www.rakyatmerdeka.co.id/indexframe.php?url=nusantara/
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
---------------------------------
Sponsored Link
Mortgage rates near 39yr lows. $310,000 Mortgage for $999/mo - Calculate new
house payment