http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2006/11/17/brk,20061117-87937,id.html
Malas Bekerja, Suami Diadukan ke Polisi Jum'at, 17 November 2006 | 21:03 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta: Seorang suami pengangguran, Odita Rahman, 26 tahun, dilaporkan kedua istrinya ke polisi karena malas mencari kerja. Polisi pun kini menahan suami yang berpura-pura sakit itu. Neli Simajuntak, 26 tahun, dan Turaya, 31 tahun, melaporkan suaminya ke Kepolisian Sektor Cilincing, Jakarta Utara. Mereka tak tahan dengan ulah suaminya yang berpura-pura cedera. Oding, panggilan si suami, mengelabui kedua istrinya dengan berpura-pura cedera. Agar dipercaya, warga Jalan Raya Pelabuhan, Koja, itu pun memasang gips di kaki kirinya. "Gips itu bekas keponakan saya yang sempat patah tulang," kata Oding kepada wartawan. Oding mengakui, kelakuanya semata-mata karena sifat pemalasnya. Padahal, kedua istrinya setiap hari bekerja sebagai buruh di Kawasan Berikat Nusantara Marunda. "Saya pura-pura sakit selama seminggu," kata pria berdarah Makasar-Ambon itu. Oding mengaku malas bekerja setelah gagal berlayar bersama kapal penangkapan ikan ke perairan Maluku. "Saya malu. Dari pada kelihatan menganggur, lebih baik berpura-pura sakit," kata Oding. Oding menikahi Neli tiga tahun silam. Ia lalu menikahi istri keduanya, Turaya, enam bulan lalu. Selama itu, Oding tak pernah menafkahi istrinya. Bahkan, untuk keperluan sehari-hari pun Oding bergantung pada hasil keringat kedua istrinya. "Saya menyesal menjadi malas, ujar Oding. Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Cilincing, Inspektur Satu Sutikno, mengatakan, kasus Oding terbilang sangat unik. Tersangka akan dijerat pasal-pasal pidana perkawinan dan penipuan. "Hukumannya maksimal lima tahun penjara," kata Sutikno. Sandy Indra Pratama
