Rekan2 FPK saya hampir kehabisan kata2 untuk memprotes kelakuan anggota DPR 
dengan perjalanan mereka ke LN, sudah tahu bahwa December - Januari banyak yg 
libur, itu satu hal, lha koq mereka memaksakan untuk pergi apalagi kalau tidak 
untuk jalan2....memang mereka ini tidak punya emphati....
   
  Tolonglah anggota DPR yg ikut milis ini, tolong komentarnya...saya yakin ada 
yg baca....janganlah pura2 nggak baca...khan untuk internet juga sudah ada 
anggarannya....kalau nggak dipakai ya cabut aja anggarannya...untuk yg lain, 
untuk pendidikan misalnya....
   
  Salam prihatin

MTI <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Separuh Lebih Anggota DPR ke Luar Negeri

SOLO -- Lebih dari separuh anggota Dewan Perwakilan Rakyat--300 dari 505
orang--pada Desember-Januari mendatang akan bepergian ke luar negeri untuk
studi banding. Lawatan ini dinilai tidak efektif karena umumnya negara yang
akan dikunjungi sedang libur Natal dan tahun baru.

"Rencana kunjungan kerja ke luar negeri pada Desember-Januari sebaiknya
dipertimbangkan lagi dengan melakukan penjadwalan ulang," kata Ketua Fraksi
PDI Perjuangan DPR Tjahjo Kumolo di Solo kemarin.

Tjahjo mengatakan fraksinya tidak melarang anggotanya ikut kunjungan kerja
ke luar negeri karena hal itu merupakan hak sebagai anggota DPR. Namun, dia
meminta anggota Fraksi PDI Perjuangan mempertimbangkan waktu pelaksanaannya.

Menurut dia, dengan penyusunan jadwal kembali, kunjungan itu akan dapat
membuahkan hasil yang optimal. Tjahjo juga berharap lawatan ke luar negeri
tidak memberikan kesan hanya untuk menghabiskan anggaran.

Sekretaris Jenderal DPR Faisal Djamal belum dapat memastikan jumlah anggota
DPR yang pergi ke luar negeri menjelang akhir tahun ini. Baru beberapa
panitia khusus dan komisi yang sudah menjadwalkan keberangkatan, tapi
jumlahnya tidak mencapai 300 orang. "Soalnya, belum semua negara siap
menerima. Mereka juga harus melakukan persiapan," kata Faisal.

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga DPR, Diah Devawati Ande, tidak menampik
kemungkinan anggota DPR yang akan melakukan kunjungan kerja selama dua bulan
mendatang berjumlah 300 orang. Soalnya, banyak komisi dan panitia khusus
yang sedang merencanakannya.

Rombongan yang akan berangkat ke luar negeri antara lain Tim Kajian
Peningkatan Kinerja DPR, yang diketuai Zaenal Ma arif (Fraksi Partai Bintang
Reformasi). Tim yang beranggotakan 20 orang ini akan ke Kanada (19-26
November) dan Australia (26 November-1 Desember).

Lawatan ke luar negeri juga akan dilakukan Komisi Transportasi dan
Perhubungan dengan jumlah anggota 31 orang, Komisi Pendidikan dengan jumlah
11 orang, Tim Peningkatan Kinerja Dewan dengan jumlah 22 orang, dan Badan
Kerja Sama Antarparlemen, sebanyak 6 orang, yang menuju Finlandia.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar Yahya Zaini mengatakan tidak semua
anggotanya akan diizinkan berangkat. Namun, ia menepis anggapan bahwa
perjalanan ini dilakukan untuk menghabiskan anggaran DPR pada akhir tahun.
"Ini (anggarannya) sudah disahkan sejak awal," katanya. IMRON ROSYID | AQIDA
| AGUSLIA HIDAYAH

Sumber: Koran Tempo - Kamis, 23 November 2006

++++++++++

Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola
pemerintahan yang baik (good governance) klik
http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita

Untuk Indonesia yang lebih baik, klik
http://www.transparansi.or.id/



         

 
---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get 
things done faster.

Kirim email ke