Harapannya supaya luar negeri ramai-ramai datang
membantu mencari upaya mengatasi masalah "bencana
alam" itu dan mengucurkan bantuan dana gemuk yang pada
gilirannya akan "ditilep" pula sama dia. Heran kok
orang "banyak akal" (dalam konotasi buruk) seperti ini
bisa dipercaya menjadi menteri. 

--- Rudy Patirajawane <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Terpenting kocek ku slamet, kan?
>    
>   Menko Kesra: Ledakan Pipa Gas adalah Bencana Alam 
> 
> Laporan Wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
> 
> Kamis, 23 November 2006
> 
>   JAKARTA, KOMPAS--Menteri Koordinator Bidang
> Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie menyatakan
> bencana semburan lumpur panas akibat operasi PT
> Lapindo Brantas merupakan bencana alam. Sehingga,
> ledakan pipa gas yang sejauh ini telah merenggut
> tujuh korban jiwa pun dikategorikan sebagai bencana
> alam.
>   Dengan demikian, konsekuensinya terhadap
> ditetapkannya suatu kejadian sebagai bencana alam
> adalah, pertanggungjawaban ada di tangan pemerintah.
> "Santunan pemerintah disesuaikan dengan korban
> bencana alam lainnya yaitu Rp 2 juta per orang. Kami
> harapkan juga dari Lapindo ada santunan kepada
> korban," ujarnya sebelum sidang kabinet di Kantor
> Presiden, Jakarta, Kamis (23/11).
>   Mengenai berapa besar santunan Lapindo yang
> dimiliki yang sudah pindah pemilik, Aburizal tidak
> menyebutkan. "Santunan diberikan supaya anak-anak
> dan keluarga dapat hidup seperti biasanya," ujarnya.
>   Mengenai kepemilikan Lapindo yang sudah berpindah,
> Aburizal menganggapnya tidak penting dan tidak akan
> menjadi soal untuk pertanggungjawaban. "Enggak
> penting siapa pemilik lama atau baru. Pokoknya
> pemerintah menetapkan bahwa Lapindo tetap
> bertanggung jawab," ujarnya.
>   Menurut Aburizal, ledakan pipa gas yang terjadi
> Rabu (22/11) malam tidak diperkirakan sebelumnya
> oleh Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Lapindo.
> "Kalau diperkirakan, pipa sudah dipindahkan,"
> ujarnya.
>   Dalam rapat kabinet beberapa bulan lalu, Presiden
> sudah meminta agar jalur pipa gas yang memasok
> industri di Jawa Timur dipindahkan karena
> kemungkinan adanya bahaya. Namun sampai sekarang,
> jalur pipa itu belum juga dipindahkan hingga
> akhirnya meledak dan menelan korban jiwa. 
> 
>  
> ---------------------------------
> Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low
> PC-to-Phone call rates.



 
____________________________________________________________________________________
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com

Kirim email ke