GODAMPUN JELI MENGLIATNYAH, dindah Junitah,
demingkianlah doniah manapun jugak nyaho, BAHUWA ISLAM ITUH GAMPANG DI IMING IMINGIN APAH HAJAH... sangking rangkus,atawa miskinnyah??? Jadi jingkalao merekah menuding orang laen, sakmodel orang karesten tukang nyogok islam dengan INDO MIENYAH, atawa memurtadken para moslim dengen susu ibunyah, hehehe..saksungguhnyah CUMANlah SATU BUKTI KEMUNAPIKAN BELAKAH, atawa satu pitenahan, yang penuh ke bo-ongan. KERANA JINGKALAO SINGKEK CINA YANG KOMUNIS ITUH memberiken DODOL ATAWA MEMBEBASKEN PARA MOSLIM SINGKEK ITUH..DARI PEMANGKEAN KONDOM LIMA. BUKANKAH ITUH SAKMODEL SOGOKAN SUPER MIE KARESTEN? lalu sengbutan apakah yang akan diberiken oleh FRONT PEMBELA ISLAM INDON kepada KOMUNIS ATHEIST ITUH? heheh..bukankah.PENGASIHAN CINTA KOMUNIS ITUH. SAMI MAWON SAMA TUDINGAN MEREKAH KEPADA ORANG2 KARESTEN? lalu sogokan si Cina Komunis ituh... MAOK DISENGBUT PEMURTADAN ATAWA PENGASIHAN DARI ALLOHKAH?? heheheh... JADI ALLOHNYAH MOSLIM CINA ITUH ATHEIST BUKAN? --- In [email protected], "vida_junita" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ????????????????????????????????????????????????????????? > > Kayanya bukan cuma dalam rangka hubungan dengan timur tengah d. > Bukannya belakangan ini memang RRC lebih liberal?? > Setahu saya, baca dari beberapa sumber berita, justru kebijakan RRC > itu sangat melindungi minoritas. > (Bahkan ada teori yang mengatakan bahwa beberapa keributan antara > orang Muslim dan orang etnis Han beberapa tahun yang lalu terjadi > karena orang etnis Han sirik dan ngiri abis karena orang-orang etnis > minoritas, termasuk orang2 Muslim dari etnis tertentu, mendapat > keistimewaan) > > Dan ada yang mengatakan bahwa jika seseorang keturunan campur antara > etnis minoritas(misal: etnis Manchu atau etnis Hui) dan etnis Han, > maka anaknya akan lebih suka mengaku sebagao etnis minoritas. > Saya kutip dari wikipedia: > The adoption of favourable policies towards ethnic minorities (such > as preferential university admission and government employment > opportunities) has also encouraged some people with mixed Han Chinese > and Manchu ancestry to re-identify themselves as Manchu. > > Dan kalau tidak salah, hak-hak lainnya yang termasuk: hak untuk tidak > berKB (alias boleh punya anak berapapun, sementara etnis Han cuma > boleh 1 anak, lebih dari itu bayar denda), hak kebebasan beragama, > hak untuk mengembangkan budayanya sendiri (termasuk mendirikan > sekolah sendiri), dll dll. > > CMIIW. > > Salam, > > > Vida > http://www.bebekrewel.com > > --- In [email protected], "Wido Q Supraha" <supraha@> > wrote: > > > > Cina Manfaatkan Muslim Hui untuk Wujudkan Ambisi Bisnisnya dengan > Timur > > Tengah > > > > Selasa, 28 Nov 06 17:41 WIB > > > > > > > > > > > > > > > > Untuk mengambil hati para pengusaha Timur Tengah guna memperkuat > hubungan > > bisnis di sektor perdagangan dan perminyakan, pemerintah Cina > melonggarkan > > aturan-aturan ketat yang diterapkannya bagi warga Muslim. > > > > > > > > Kelonggaran itu mulai dirasakan antara lain oleh sejumlah warga > Muslim Hui > > di wilayah Tongxin, propinsi Ningxia. Kini mereka bisa lebih leluasa > > menjalankan ibadah bahkan bisa kembali membangun masjid-masjid yang > hancur > > pada masa revolusi kebudayaan di wilayah itu. > > > > > > > > "Ketika saya lulus sekolah menengah pada tahun 1986, situasinya > sangat > > sulit. Sekarang, kebijakan keagamaan agak longgar. Kami bisa terus > maju > > tanpa merasa ketakutan," kata seorang Muslimah Hui yang tidak mau > disebut > > namanya, pemilik sebuah sekolah Islam khusus untuk anak-anak > perempuan di > > Tongxin. > > > > > > > > Muslim Hui berjumlah sekitar 10 juta jiwa dan menjadi mayoritas > dari 20 juta > > total populasi warga Muslim di Cina. > > > > > > > > Muslim Hui lainnya bernama Hai,25, kini setiap hari bisa sholat ke > masjid di > > Beizing. "Tidak semua orang mau pergi ke masjid setiap hari, tapi > keluarga > > kami selalu melakukannya. Dan sekarang makin banyak orang yang > berani pergi > > ke masjid. Agama kami berkembang dengan cepat," ujar Hai, yang > menolak > > menyebutkan nama lengkapnya. > > > > > > > > Data resmi pemerintah Cina menyebutkan, dari 20 juta warga Muslim, > > kebanyakan tinggal di daerah Xinjian, Ningxia, Gansu dan Qinghai. > Agama > > Islam masuk ke Cina lewat para pedagang Muslim di era Dinasti Tang. > Bahkan > > ada sejumlah laporan sejarah yang menyebutkan bahwa utusan- utusan > Nabi > > Muhammad saw pernah datang ke Cina. > > > > > > > > Kemajuan lainnya yang dinikmati Muslim Hui adalah, mereka diizinkan > untuk > > membangun sekolah-sekolah di wilayah-wilayah mereka. > > > > > > > > "Kebijakan nasional kini terbuka dan sepanjang anda tidak melawan > kebijakan > > keagamaan negara dan aturan-aturannya, anda bisa maju sebebas > mungkin," kata > > pemilik sekolah tadi yang memiliki 68 siswi dan mayoritas siswi > mengenakan > > hijab. > > > > > > > > Kelonggaran yang diberikan pemerintah Cina pada sebagai warga > minoritas > > Muslim ternyata punya tujuan lain. Hal itu dilakukan sebagai bagian > dari > > ambisi pemerintah Cina meningkatkan hubungan bisnis dengan negara- > negara > > kayak minyak di Timur Tengah, yang notabene kebanyakan pengusahanya > beragama > > Islam. > > > > > > > > Namun kelonggaran itu tidak dirasakan oleh semua warga Muslim Cina, > karena > > Muslim Uighur di wilayah Xinjiang, masih sering mendapat perlakuan > keras > > dari pemerintah Cina. > > > > > > > > Organisasi pemantau hak asasi manusia internasional, Human Right > Watch dalam > > sejumlah laporannya menyebutkan bahwa pemerintah Cina banyak > melakukan > > pelanggaran HAM terhadap warga Muslim, khususnya Muslim Uighur di > Xinjiang. > > > > > > > > Mengomentari kelonggaran yang diberikan pada Muslim Hui, peneliti > dari Human > > Rights Watch dan pakar Muslim Cina, Nicholas Bequelin > mengatakan, "Hubungan > > dengan Muslim Hui menjadi alat yang dimanfaatkan Cina dalam > diplomasi > > internasional." > > > > > > > > Cina kini mulai mengalihkan perhatiannya ke Timur Tengah untuk > memperkuat > > perekonomiannya. Hubungan dagang Cina dengan Arab Saudi diharapkan > akan > > mencapai 20 milyar dollar pada tahun 2006, naik 30 persen dari > tahun 2005. > > > > > > > > Beizing juga berusaha memperkuat hubungannya dengan anggota Dewan > Kerjasama > > Negara Teluk seperti Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab. > > > > > > > > "Hubungan Cina dengan negara-negara anggota Dewan Kerjasama Teluk > diharapkan > > akan tumbuh dan meningkat dari perkiraan tahun 2005 yang mencapai > 34 milyar > > dollar untuk bermacam-macam produk dan jasa," kata Rochdi Younsi, > analis > > dari Eurasia Group untuk wilayah Afrika dan Timur Tengah, yang > berbasis di > > London. (ln/iol) > > > > > > > > Source : http://www.eramuslim.com/news/int/456c1244.htm > > >
