Hi pak Supriyadi, terimakasih utk komentar nya, ya anda benar dinegara manapun
mereka masih melakukan upacara adat, hanya kadang saja acara ritual ini
terlihat berlebihan, bagi saya kualitas produksi dan kualitas kontrol sebuah
produksi tentunya lebih menjamin mutu utk kesuksesan, upacara2 adat tidak akan
memberkahi usaha apapun tanpa ditunjang oleh bobot produk itu sendiri, well,
saya mungkin terdengat blunt atau membuat dull statement/point, yg saya ingat
India pernah membeli pesawat kecil tsb dari Nurtanio, seminggu kemudian pesawat
tsb terpaksa hrs masuk kandang dan pembelian pun terpaksa batal.
Ketika saya menyaksikan pesawat baru yg diluncurkan di AS diawali oleh
upacara gunting pita tentunya itu bukan adat yg berlebihan, sebuah simbol
kesuksesan, tetapi bila pesawat itu dibaluri oleh roti dan keju itu yg saya
anggap berlebihan....(smile).
Point saya, bila Indonesia tidak mengutamakan mutu produksi (entah produksi
utk import/ export) kita akan terus ketinggalan dalam bersaing dipasar dunia
maupun dlm negri sendiri, produk China masih dianggap produk yg lebih baik
didalam negri, entah sampai kita kita tidak bisa menjadi tuan rumah produksi
sendiri.
salam hangat
omie
Supriyadi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Ati,
Memang belakangan ini hal hal yang bersifat mistik sangat marak di Indoneia,
terutama di media TV. Hal itu malah dijadikan program andalan oleh beberapa
stasiun TV Indonesia untuk meraih rating yang tinggi, dan sampai saat ini
ternyata berhasil. Mungkin ini sebagai gambaran bahwa masih banyak anggota
masyarakat Indonesia yang tertarik akan permistikan.
Tetapi kalau soal ilmu hitam atau mistik dalam praktik di masyarakat, itu
bukan monopoli Indonesia. Salah satu contoh saja, di kalangan masyarakat
Afrika, baik di Afrika mau pun di tanah perantauannya, juga ada ilmu hitam yang
disebut voodoo. Belum lagi dalam masyarakat Gipsy yang boleh dikata menyebar di
seantero Eropa. Mereka terkenal dengan ramalan bola kaca dan kartu tarotnya,
serta layanan "mengatur nasib"-nya.
Masalah penaburan beras kuning dalam upacara pelepasan pesawat di Nurtanio,
menurut saya itu lebih ke arah adat-istiadat, atau simbol simbol doa dan
keinginan. Seperti halnya di Barat dalam upacara pelepasan kapal baru dari
galangannya kecuali ada ribbon cutting biasanya disiram dengan sampagne. Kalau
di Indonesia biasanya disertai dengan pemecahan bejana keramik (kendi) yang
berisi air doa.
Hal hal yang bersifat adat istiadat itu, walaupun tidak sepenuhnya dipercayai
namun tetap saja dilakukan. Di dunia Barat sekali pun. Misalnya pelemparan
bunga pengantin kepada hadirin di arah belakang mempelai. Ini dipercayai bahwa
siapa yang berhasil menangkap bunga pengantin itu akan segera menyusul ke
pelaminan. Betulkah itu? Atau juga tachayul/ superstition?
Andaikata masih berhubungan, cobalah minta ex suami Anda (Mungkin expat ya?)
untuk menceritakan mengenai keberadaan superstition ini di masyarakatnya. Saya
yakin, kalau dia jujur pasti masih saja ada.
Salam
Supriyadi
----- Original Message -----
From: ati gustiati
To: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ;
[email protected] ; [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, November 27, 2006 6:49 AM
Subject: [mediacare] Re: primitivsn
Saya lihat judul postingan ini sudah marak bbrp hari yg lalu cuman gak
saya baca karena terdengar sangat konyol, tapi penasaran juga..ah rupanya
memang seperti dugaan saya, senseless, meaningless...hanya di indonesia berita
seperti bisa disiarkan di media.
Memang gak diragukan ilmu hitam di indonesia memang sudah di praktekkan sejak
dulu (bagi yg percaya) , tapi in reality there is no way ada seseorang yg bisa
nyantet Bush, inilah contoh sebuah negara yg masih sangat primitif dengan
pandangan2 nya.
Dulu ketika saya masih hidup dilingkungan Nurtanio (industri pesawat terbang
nusantara di Bdg) kebetulan ex suami saya bekerja di bawah menteri Habibie
(menteri tech. waktu itu) semua consultants diundang utk merayakan keberhasilan
IPTN dalam merakit pesawat kecil CN 245 (kalau gak salah modelnya, pesawat ini
di negara2 maju sudah bisa dirakit oleh insinyur2 mesin dirumah mereka, tetapi
di indo waktu itu dirakit utk program komersil utk dijual kenegara2 tetangga
india, bangladesh, thailand dan penerbangan dalam negri Merpati misalnya).
Anyway, mereka termasuk Habibie merayakan syukuran ini dengan cara yg sangat
ritual yaitu menyiram pesawat kecil ini dengan butiran2 beras kuning dan air
kembang yg sudah di bacai do'a2, lalau acara syukurin ini dilanjutkan dengan
makan nasi kuning....
Sesampai dirumah ex suami saya bertanya " omie..please explain me again, why
they pour the aircraft with yellow rice and flowers ?"
saya cuman angkat bahu " who knows darling...."
"this is absurd " sungutnya
"yes indeed, ridiculously unreasonable "
Kapan kita mulai belajar menjalani hidup ini dengan memakai logikal yg sehat ?
salam
omie
RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Yang gendheng bukan hanya si penyantet ini, tetapi juga ribuan
manusia yang percaya dan berharap santetannya akan berdampak..iya
sihh berdampak: hujan lebat dimusim hujan, di Bogor lagi (tiap hari
hujan) ha ha ha
Salam
Danardono
--- In [EMAIL PROTECTED], Wayan Udiana Nanoq da
Kansas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Hallo Pak Gendheng Pamungkas, sudah banyak sekali yang membohongi
bangsa dan rakyat Indonesia. ANDA SALAH SATUNYA!
> SELAMAT!!!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> LD-Beby <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Santetnya Ki Gendheng ternyata murah harganya ya...???
>
> Salam,
> LD-Beby.
>
> --- In [EMAIL PROTECTED], Kukuh Manggala
> <k_manggala@> wrote:
> >
> > Batalkan Santet Bush: Ki Gendeng Ngaku Dibayar 10 Ribu
> dollar AS
> >
> >
> > KOTA,WARTA KOTA- Paranormal Gendeng Pamungkas mengaku menerima
> 10.000 dolar AS (sekitar Rp 90-an juta) dari utusan Presiden AS
George
> W Bush. Uang itu merupakan kompensasi pembatalan santet terhadap
Bush.
> > Pemberian uang itu dilakukan di sebuah restoran di Bogor, Jumat
> (17/11) atau tiga hari sebelum kedatangan Bush ke Indonesia. "Saya
> bertemu dengan enam orang. Mereka adalah paranormalnya Bush," ujar
> Gendeng.
> > Dalam pertemuan itu, ujar Gendeng, mereka mengatakan, Amerika
> Serikat memang negara yang sudah maju. Tetapi mereka memahami
> keberadaan dunia klenik terutama santet (vodoo). Oleh karena itu,
> salah seorang dari mereka yang menjadi juru bicara meminta agar
> Gendeng membatalkan niatnya untuk menyantet Bush. "Pokoknya saya
> diminta agar tidak jadi menyantet Bush," ujar Gendeng yang
dihubungi
> melalui telepon, tadi malam.
> > Menurut Gendeng, Presiden AS itu separuh percaya dan separuh
> tidak. "Kata orang yang menemui saya itu, Bush bergetar karena
vodoo
> saya. Karena yang saya lakukan adalah bukan ritual santet Indonesia
> tapi vodoo asal Haiti. Vodoo mengandung darah ular hitam, burung
> gagak, dan campuran darah saya. Ada juga bantuan teman saya di
kamar
> mayat, jadi ada darah korban bunuh diri, darah korban kecelakaan,"
> ujarnya.
> > Nah, kata Gendeng, orang-orang Bush itu memintanya agar
> membatalkan santet terhadap Bush. Tetapi Gendeng menolak. Dia
> mengatakan akan tetap melakukan ritual namun sebatas mengupayakan
agar
> Bush tidak betah di Indonesia. "Saya juga tetap melakukan ritual
agar
> pada saat Bush datang disambut dengan hujan dan petir. Ternyata itu
> terbukti," katanya.
> > Setelah pembicaraan alot, akhirnya kedua belah pihak sepakat
kalau
> santet (vodoo) dibatalkan. "Sebagai imbalannya saya diberi 10000
dolar
> AS ditambah pemberian dari pejabat tinggi Indonesia," katanya.
> "Totalnya ada Rp 100-an juta lebihlah," tambah Gendeng sambil
tertawa
> ngakak.
> > Harus loncat
> > Hal yang paling menarik dari pertemuan di restoran itu adalah,
> keinginan orang-orang Bush tersebut untuk mengundang Gendeng
Pamungkas
> ke Amerika Serikat. "Saya diundang mereka untuk datang ke AS bulan
> Januari nanti," kata Gendeng.
> > Di Amerika, Gendeng akan memaparkan soal ilmu-ilmu vodoo yang
> secara ilmiah dapat dipertanggungjawabkan. "Soal paspor dan tiket
akan
> diurus oleh mereka," ujar Gendeng.
> > Ketika ditanya mengapa Bush meloncat dari mobil saat tiba di
> Istana Bogor, Senin (20/11), Gendeng mengatakan bahwa hal itu sudah
> menjadi keharusan bagi suami Laura tersebut. "Itu sebagai syarat
agar
> Bush selamat," katanya.
> > Sebelum turun dari mobil, Bush dibisiki oleh orangnya agar turun
> dari kendaraan dengan loncat dua kaki. "Dan ini sesuai dengan
santet
> vodoo yang saya pelajari dulu di Haiti, bahwa cara itu merupakan
> penolakan santet saya, yakni dengan menghentakkan kaki ke tanah,"
> tambahnya Gendeng.
> > Tetapi mengapa Anda begitu bernafsu menyantet Bush? "Saya lakukan
> ini untuk nasionalisme saya. Sebenarnya saya mau kerahkan massa
tolak
> Bush, tapi saya tidak punya massa. Akhirnya ada pertemuan dengan
> mereka (paranormal Bush). Saya ditawari sesuatu. Pertama, tukar
> informasi soal vodoo. Yang kedua, jujur saja, saya dapat duit,"
katanya.
> > Rencananya, bagaimana cara menyantet Bush? Dituturkan Gendeng,
> sebelum melakukan ritual vodoo dengan sasaran Bush, dia melakukan
> beberapa penyerangan. Mula-mula minta petir dan hujan, lalu membuat
> Bush tidak mendarat di Kebun Raya Bogor. "Lalu saya membuat pasukan
> Paspampres Bush kesurupan. Dan terakhir, membuat Bush tidak betah
> lebih satu jam. Namun jujur saja, dua yang terakhir itu gagal,"
katanya.
> > Kegagalan itu, kata Gendeng, karena ada tekanan agar dia tidak
> membuat santet terhadap Bush dan pengawalnya. "Akhirnya saya bilang
> ke mereka, saya hanya lakukan ritual turun hujan dan petir, dan itu
> terbukti. Hujan dan petir menyambut Bush. Ternyata ada yang
tertabrak
> limusin juga. Tapi kebanggaan saya, Bush tidak mendarat di Kebun
Raya
> Bogor tapi di GOR Padjadjaran. Itu juga berhasil," ujarnya.
(Persda/tat)
> >
> >
> > Sumber: Warta Kota
> > function WindowOpen1(url) {
> myWin1=open
(url,"displayWindow","width=400,height=400,toolbar=no,menubar=no");
> return false; }
> >
> > -->
> >
>
> KIRIM KE TEMAN
> > CETAK HALAMAN
> >
> ---->
> [input] [input] SEARCH: [input]
> >
> >
> > ---------------------------------
> > Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
> >
> > [Non-text portions of this message have been removed]
> >
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful
email and get things done faster.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
---------------------------------
Sponsored Link
Degrees online in as fast as 1 Yr - MBA, Bachelor's, Master's, Associate -
Click now to apply
---------------------------------
Check out the all-new Yahoo! Mail beta - Fire up a more powerful email and get
things done faster.