Saya juga Salut untuk pak DR Alexander Tjaniago LLM atas ungkapannya yang 
brilliant. 
   
  Tapi sayang seribu sayang pak Alexander tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan 
saya berkaitan masalah-masalah menarik yang saya sangat ingin mendapatkan 
penjelasannya (1. Arti Demokrasi Terpimpin (filosofis-politis). 2. Apakah 
Demokrasi Terpimpin Bung Karno sama dengan Demokrasi Terpimpin Vladimir Putin? 
3. Harap ditunjukkan ciri-ciri Demokrasi Terpimpin dan pelaksanaannya di Rusia. 
4. Benarkah di Rusia ada kekuatan NASAKOM?).
Sayang sekali hal-hal tersebut tidak dijelaskan dengan tepat. 
   
  Mengenai NASAKOM di Rusia dijelaskan oleh Pak Alexander atas dasar 
keberadaanya di "dalam Duma/Parlemen Kaum Nasionalis, Kaum Komunis dan kaum 
Agama, yang dibina dalam Solidaritas Nasional yang tinggi". Saya kira hal itu 
perlu penjelasan yang lebih mendalam lagi, supaya tidak ada anggapan bahwa 
NASAKOM di Rusia tersebut kharakter dan kwalitasnya seperti NASAKOM yang 
diajarkan Bung Karno.
   
  Salam,
Dyah RW
 
  --- In [EMAIL PROTECTED], "DJF" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> Nimbrung: Salut untuk pak DR Alexander Tjaniago LLM atas ungkapannya yang 
> brilliant.
>                                     djf.
>                                                                               
>                                          
>   ----- Original Message ----- 
>   From: DR Alexander Tjaniago LLM 
>   To: [EMAIL PROTECTED] 
>   Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL 
> PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; 
> [email protected] 
>   Sent: Monday, December 04, 2006 2:08 AM
>   Subject: Re: [RE][nasional-list] Presiden di Rusia untuk Perkuat TNI
> 
> 
>         Sdri Dyah Retnowulan yth.,
> 
> 
> 
>         Dalam menanggapi semua points yang Anda ajukan ( lihat dibawah ), 
> disini, disoroti terlebih dahulu "Putin Imperium", sebagai kontinuitas yang 
> takterpisahkan dari kekuasaan Sowyet, suatu kekuasaan Negara yang bukan hanya 
> pernah merupakan kekuatan yang menentukan dalam Koalisi melawan dan 
> menghancurkan kekuatan militer Fasisme-Jerman-Hitler dan menghancurkan 
> kekuatan militer Fasisme Jepang pada Perang Dunia ke-II, melainkan juga suatu 
> kekuasaan Negara yang pernah ikut membentuk perjalanan sejarah Civilizasi 
> Dunia selama 74 Tahun, dengan membantu mempercepat hancurnya kolonialisme 
> klasik sesudah Perang Dunia ke-II, serta menunjang disegala bidang berdirinya 
> Negara-Negara Merdeka di Asia, di Afrika dan di Amerika-Latin.
> 
> 
> 
>         Apa yang dinamakan PERESTROIKA atau REFORMASI Gorbatschow yang 
> dilaksanakan menjelang akhir Tahun 1980an adalah taklain daripada usaha 
> meRestorasi hubungan Kapitalisme dalam Perekonomian dan dalam Kehidupan 
> Rakyat Uni Sowyet, dimana Gorbatscow sebagai Presiden Uni Sowyet 
> memPrivatisasi cabang-cabang industri atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 
> yang dinamakan Gorbatschow Perestroika/Reformasi; dan yang terjadi yalah 
> Desperado, Anarchisme, Banditisme, Clan-economy,Korupsi, etc. dan seperti 
> cendewan tumbuh dimusim hujan bermunculan Perusahaan-Perusahaan swasta, 
> Offshore Banks dari para Speculator/Spekulant yang bekerjasama erat dengan 
> Multinasinalmonopolkapital seperti Chevron, Exxon, Texaco, Shell, Mitsubishi, 
> Siemen, etc. yang merampok, mencuri, hasil Akkumulasi Kapital Sosialisme atau 
> kekayaan Negara dan Rakyat Uni Sowyet.
> 
> 
> 
>         Similar seperti keadaan tersebut, juga terlihat di Republik Indonesia 
> pada periode September 1965 s/d akhir 1966, dimana para Jendral TNI AD 
> dibawah Komando Jendral Suharto, dalam situasi yang 
> Chaos/Desperado,Pembunuhan Massal, mengantongin kekayaan Negara dari PN-PN 
> Negara, yang dijadikan milik Pribadi alias Privatisasi.  
> 
>         1 Januari 1967 legalisasi penjualan negeri dan TanahAir kepada 
> Kapitalmonopol Asing, 
> 
>         yang dinamakan Undang-Undang Penanaman Modal Asing dari Mafia Berkley.
> 
> 
> 
>         Selanjutnya, Gorbatscow menghancurkan Uni Sowyet secara keseluruhan - 
> Perekonomian dan Territorial - suatu pengkhianatan terhadap Civilisasi Dunia 
> yang tak ada taranya dalam sejarah Umatmanusia, pengkhianatan terhadap 
> perjuangan Rakyat Sedunia untuk Demokrasi, untuk kemajuan Sosial dan untuk 
> Perdamaian.
> 
> 
> 
>         Yelzin, Presiden Russia melanjutkan seterus privatisasi BUMN-BUMN, 
> termasuk dibidang Pertanian dan Peternakan, dibidang Pendidikan dan jaminan 
> sosial Rakyat Uni Sowyet yang tadinya adalah jaminan Negara Sowjet dihapuskan 
> seluruhnya oleh Yelzin
> 
>         dengan legitimasi Hukum.
> 
> 
> 
>         Dalam keadaan Chaos - Krisis Nasional yang dalam dan desorientasi 
> Rakyat ( episode secara pendek diatas ), Vladimir Putin, yang tadinya 
> memimpin Security Council Russia, menggantikan Yelzin (permulaan Tahun 2000) 
> sebagai Presiden Rederal Republic of Russia.
> 
>         Langkah pertama yang dilakukan Putin antara lain yalah:
> 
> 
> 
>         - membatalkan semua privatisasi BUMN-BUMN dan mengambil alih yang 
> telah di 
> 
>           privatisasi menjadi milik Negara;
> 
>         - pemasukan/penanaman Modal Asing hanya bisa dilakukan dengan 
> perjanjian dengan
> 
>           Negara dan dibawah Kontrol Negara;
> 
>         - penertiban sistem perBanken;
> 
>         - reformasi atau modernisasi sistem pertahanan dan keamanan 
> (efektivitas);
> 
>         - penertiban kehidupan ke-Partai-an dan Organisasi Massa (NGO's), 
> dalam pengisian
> 
>           Partai-Partai atau Ormas-Ormas yang  merugikan atau menetang 
> kepentingan Nasional
> 
>           Rakyat Russia bisa dipencilkan fungsinya dari DUMA/Parlemen; 
> (identis dengan itu
> 
>           terlihat juga di R.I, ketika Masyumi & PSI yang melakukan 
> kepentingan yang 
> 
>           bertentangan dengan Haluan Negara R.I. dibubarkan oleh Presiden 
> Soekarno);
> 
>          -perbaikan hubungan dan kehiduapn sosial Rakyat Russia. etc.
> 
> 
> 
>         Dibidang Luarnegeri;
> 
> 
> 
>         - politik Luarnegeri yang bebas dan aktiv dengan coexistensi secara 
> Damai;
> 
>         - konsolidasi hubungan dengan Negeri-negeri ex USSR;
> 
>         - sehubungan dengan agresivitas Politik Luarnegeri 
> Pentagon-Bush-Adminstration
> 
>           seperti Intervensi Pentagon dan NATO di Afghanistan dan di Irak, 
> maka lima Tahun
> 
>           yang lalu berdiri Shanghai Cooperation Organization (SCO) 
> perjanjian dibidang 
> 
>           Kerjasama Militer/Pertahanan, Perekonomian, Kebudayaan dan Ilmu 
> Pengetahuan, dan 
> 
>           yang beranggotakan Russia, RRCina, Kasakhstan, Uzbekistan, 
> Kirgistan, Tadjikizstan,
> 
>           Turkmenistan; sedang India, Iran dan Pakistan mempunyai status 
> observer:
> 
>         - etc.
> 
> 
> 
>         Apakah "Putin Imperium" - Kapitalisme ? atau Sosialisme?.
> 
>         Kedua-duanya: Tidak!, tetapi dari segi Akkumulasi kapital, kedua-dua 
> sistem tsb. dapat ditemukan dalam kehidupan Perekonomian Russia, also 
> "Hybrid", yang ditujukan
> 
>         untuk kepentingan Nasional Russia, dimana kepentingan Klas didamaikan 
> oleh otoritas
> 
>         kepemimpinan Presiden. Duma/Parlemen? Perwakilan Partai-Partai 
> didalam Duma/Parlemen bersama dengan Presiden membina kepentingan Nasional, 
> Yang diluar kepentingan Nasional, bisa berada diluar Duma/Parlemen. dan 
> perwakilan di dalam Duma/Parlemen terdapat Kaum Nasionalis, Kaum Komunis dan 
> kaum Agama, yang dibina dalam Solidaritas Nasional yang tinggi (NASAKOM dan 
> Pancasila?, hakekatnya sama, hanya tidak meraka bilang). Kalau disimpulkan 
> dalam ilmu ketatanegaraan, maka "Putin Imperium" adalah suatu Nasional 
> Demokrasi type baru, yang tidak dikenal dalam Ilmu ketatanegaraan klasik; 
> please, jangan dicampur adukan dengan Bonapartisme. Dan Vladimir Putin dengan 
> Nasional Demokrasi Type Baru yang dijalankannya mendapat didukung lebih dari 
> 80% Penduduk Federal Republic of Russia.
> 
> 
> 
>         Tentu bisa ditutur secara luas dan lebih mendalam mengenai Nasional 
> Demokrasi Type Baru, hanya dalam posting e-mail tempatnya terbatas, harapan, 
> agar resonance pendek ini dapt menjawab pertanyan yang Anda ajukan dan 
> Terimakasih.
> 
> 
> 
>         Hormat saya,
> 
>         Dr.Alexander Tjaniago
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
>         ---------[ Received Mail Content ]----------
>         Subject : Re: [RE][nasional-list] Presiden di Rusia untuk Perkuat TNI
>         Date : Thu, 30 Nov 2006 15:08:27 -0800 (PST)
>         From : Dyah Retnowulan <[EMAIL PROTECTED]>
>         To : [EMAIL PROTECTED]
>         Cc : [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
> PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [email protected]
> 
>         Wah ini suatu eurika bagi kita. Mungkin bapak DR Alexander Tjaniago 
> LLM bisa menjelaskan: 
>         1. Arti Demokrasi Terpimpin (filosofis-politis). 
>         2. Apakah Demokrasi Terpimpin Bung Karno sama dengan Demokrasi 
> Terpimpin Vladimir Putin? 
>         3. Harap ditunjukkan ciri-ciri Demokrasi Terpimpin dan pelaksanaannya 
> di Rusia. 
>         4. Benarkah di Rusia ada kekuatan NASAKOM? 
> 
>         Uraian/penjelasan bapak DR Alexander Tjaniago LLM sangat saya tunggu. 
> Terima kasih. 
>         Salam, 
> 
>         Dyah RW 
> 
> 
>         ----- Original Message ----- 
>         From: DR Alexander Tjaniago LLM 
>         To: [EMAIL PROTECTED] 
>         Cc: [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
>         Sent: Thursday, November 30, 2006 10:33 PM 
>         Subject: [RE][nasional-list] Presiden di Rusia untuk Perkuat TNI 
> 
> 
>         Disamping melakukan negosiasi atau pembicaraan mengenai kerjasama di 
> bidang pertahanan atau pembelian senjata untuk kebutuhan memperkuat dan 
> memordenisasi TNI, diharapkan, agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga 
> bisa dalam waktu yang sama mendalami bahwa Presiden Russia Vladimir Putin 
> dalam memimpin Negara Federasi Russia yang besar mentrapkan "Demokrasi 
> Terpimpin", mengembalikan hampir seluruh cabang-cabang Industri yang penting, 
> yang tadinya dipreteli oleh Jelzin, kembali menjadi hakmilik negara, untuk 
> kepentingan Negara, Bangsa dan Rakyat Federasi Rusia. Dengan demikian 
> Vladimir Putin bukan hanya berhasil membawa Federasi Russia keluar dari 
> krisis nasional yang mengancam negeri, rakyat dan Bangsa Federasi Russia dua 
> windu yang lalu, tetapi mengembalikan Russia kembali ke status ! Super Power, 
> yang disegani dan dihormati oleh kawan dan lawan. Dan Russia, bersama dengan 
> negara-negara Shanghai Cooperation Organization (SCO), merupakan 
> challenge/tantangan buat
 NATO 
>         yang melindungi perampasan operasi global 
> multinasionalmonopolkapital. 
> 
>         "Demokrasi Terpimpin" Vladimir Putin, didalam negeri, ditunjang oleh 
> keuatan "NASAKOM" didalam DUMA/Parlemen, suatu Lembaga Demokratis, yang 
> mewakili seluruh kekuatan sosialpolitik yang patriotik untuk kepentingan 
> Rakyat, Bangsa Federasi 
>         Russia. 
> 
>         Inilah dahulu yang dicita-citakan oleh Pemimpin Besar Rakyat dan 
> Bangsa Indonesia 
>         Presiden Soekarno, pencipta Demokrasi Terpimpin yang ditunjang secara 
> demokratis oleh kekuatan NASAKOM. 
> 
>         Dr. Alexander Tjaniago 
> 
> 
> 
>         ---------[ Received Mail Content ]---------- 
>         Subject : [nasional-list] Presiden di Rusia untuk Perkuat TNI 
>         Date : Thu, 30 Nov 2006 00:27:26 +0100 
>         From : "samiaji" 
>         To : , 
> 
>         Di Rusia jangan minum vodka pak! ...haram! 
>         ********************************************************* 
>         Kamis, 30 November 2006 
> 
> 
> 
> 
>         Presiden di Rusia untuk Perkuat TNI 
> 
> 
>         Oleh Wisnu Nugroho 
> 
>         St Petersburg, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan 
> rombongan, Rabu (29/11), tiba di Bandar Udara Militer Pulkovo St Petersburg, 
> Rusia, setelah beberapa jam sebelumnya bertolak dari Tokyo, Jepang. Puncak 
> kunjungan kenegaraan tiga hari di Rusia adalah pertemuan Presiden Yudhoyono 
> dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk kerja sama di bidang pertahanan 
> guna memperkuat dan memodernisasi TNI. 
> 


 
---------------------------------
Access over 1 million songs - Yahoo! Music Unlimited.

Kirim email ke