Mohon maaf sebelumnya,
 tapi postingan2 yang muncul kok jadinya semacam  latah,
 ikut-ikutan pro-kontra poligami.
 ujung-ujungnya bukan tidak mungkin ini akan jadi sekedar  "gojek batur",
 tanpa makna.
  
 Nggak usah jauh-jauh memuji,
 bahwa orang ini hebat, istrinya empat, semuanya janda  montok dsb dsb,
 Nggak perlu pula menghujat,
 orang ini bejat, nuruti napsu, gak kasihan istri, dll  dll.
  
 kenapa?
 karena pada dasarnya semuanya adalah pilihan. sesuatu yang  sangat personal.
 yang Allah SWT sendiri menjamin kebebasan  itu.
  
 Anda beragama, rajin beribadah, rajin sedekah, dsb  dsb,
 itu pilihan Anda, untuk mengikuti jalan  Agama.
  
 Anda beragama, tapi gak pernah shalat, gak pernah rukun  dengan tetangga,
 itu pilihan Anda, mengikuti jalannya  sendiri.
  
 Anda tidak mau beragama pun, itu  pilihan.
 Dan pilihan, tidak boleh dipaksakan. bagaimanapun  buruknya.
  
 ...
 Anda menentang poligami, ya silahkan. itu pilihan  Anda.
 Ada kyai terkenal kawin lagi, ya itu pilihan dia. Anda gak  punya hak 
sama-sekali untuk menghujat.
 ...
  
 Anda cocok, ya ikuti ajarannya.
 gak cocok, ya masih banyak kyai yang lain. gitu aja kok  repot.
 lagipula, toh Tuhan tidak kemana-mana,  kan?
  
 mari dilanjutkan diskusinya.
  
 PS : 
 btw, Malaikat dan Setan itu sama-sama ciptaan  Tuhan.
honor mereka sepertinya juga gak berbeda jauh.

 yang membedakan mereka kan cuma job desc-nya  saja.
  
  
 salam,
  
 Ullil.
http://gupek.tripod.com
http://indraswara.blogspot.com




Setya Yudha Indraswara  
  +62 81 853 0164  
  http://indraswara.blogspot.com
  http://gupek.tripod.com  

 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

Kirim email ke