"Dunia tengah menghadapi AIDS,mengerikan dan penyebaran itu terus
belanjut,lebih cepat,lebih memiliki efek membinasakan,dibanding dengan
wabah/bencana yang lain yang terjadi dalam sejarah manusia. Karena itu
memenangkan peperangan melawan AIDS adalah satu prasyarat untuk mewujudkan
cita2 HAM yang amat berharga tersebut." (Dr Peter Piot, Direktur UNAIDS)


Meskipun sedikit terlambat, tapi sekedar ingin ikut serta memperingati
hari AIDS Dunia 1 Desember 2006 ini, aku mengutip berita dari webnya
UNAIDS berikut ini adalah gambaran epidemi AIDS di Asia dan Indonesia yang
kita hadapi.

Laporan UNAIDS/WHO:

Epidemi AIDS di Asia 2006
ƒ Sekitar 8.6juta orang kini hidup dengan HIV di Asia di tahun 2006 dan
960,000 diantaranya terinfeksi HIV di tahun 2006. sekitar 630,000 telah
meninggal akibat AIDS di tahun 2006.
ƒ Jumlah penerima terapi antiretroviral telah meningkat tiga kali lipat
sejak tahun 2003, dan telah mencapai jumlah 235,000 orang dalam bulan Juni
2006. Jumlah ini hanya mewakili sekitar 16% dari total orang yang
membutuhkan terapi antiretroviral di Asia.
ƒ Hanya Thailand yang tercatat berhasil menyediakan pengobatan setidaknya
bagi 50% yang membutuhkan pengobatan di negara tersebut.

Indonesia
ƒ Terdapat tingkat infeksi HIV yang tinggi dikalangan 145,000 - 170,000
pengguna napza jenis suntikan yang dapat membuka pintu penyebaran infeksi
HIV secara luas di Indonesia. Sekitar 170,000 dewasa diperkirakan hidup
dengan HIV di Indonesia sejak tahun 2005.
ƒ Di Papua, HIV kini telah menyebar dalam populasi umum. Hampir 1% dari
populasi orang dewasa di beberapa desa kini hidup dengan HIV. Faktor utama
penyebaran infeksi HIV di wilayah ini adalah hubungan seks komersial yang
tidak aman, dimana sekitar 10%-15% laki-laki (15-24 tahun) membeli seks.

Laporan selengkapnya dapat di download dari www.unaids.org




Kirim email ke