Bapak Tejo Sulaksono,
Sepertinya anda terlalu berani mengatakan AG dengan kata-kata yang sangat pedas dan tidak beretika seperti itu. Bisakah seorang Tejo Sulaksono berbicara dengan lebih beretika, atau Anda juga senang dengan hal-hal yang anda katakan? Terus terang terkait Maria Eva, kita menjadi terbelalak, ketika rasa malu tidak lagi dimiliki, apalagi untuk sesuatu yang sangat-sangat pribadi seperti ini, ataukah ada tendensi bisnis di balik wawancara-wawancara eksklusif di stasiun TV? Ataukah memang ini sudah tanda-tanda akhir zaman. Saya jadi teringat, bahwa seseorang yang telah terbiasa melakukan perzinahan, maka satu yang pasti akan hilang pada dirinya yakni rasa malu. Segala dosa besar terlihat kecil di matanya. Salam, --wqs Powered by Gentoo! _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Tejo Sulaksono Sent: Tuesday, December 05, 2006 9:21 PM To: [EMAIL PROTECTED]; Jariangan Islam Liberal; [EMAIL PROTECTED]; wahana news; [EMAIL PROTECTED]; Gus Dur; Jawa Pos; media care; [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Subject: [mediacare] Re: [nasional-list] Artis Maria Eva Blak-blakan Seputar Kasus Video Mesumnya Jangan-jangan mbak Maria Eva ini prototip perempuan Indonesia moderen masa depan: blak-blakan dalam bicara, blak-blakan dalam acting video. Selalu transparan! Dan prototip "lelananging jagat" made in Indonesia? Ya mungkin sesuai "suri teladan" AG dan Pak YZ: khusuk religius penuh kerohanian, poligamus, macho yang melahap seks dengan siapa aja, dimana saja, direkam mungkin untuk kenangan dan percontohan generasi turun temurun, meregulasi laju kepadatan pendudk kalau perlu dengan cara ilegal, iya kan? Gitu aja lha kok repot-repot to? TSL samiaji <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Selasa, 05 Des 2006, Artis Maria Eva Blak-blakan Seputar Kasus Video Mesumnya Pernah Hamil Dua Bulan, Yahya Temani Pengguguran Penyanyi dangdut Maria Eva akhirnya bicara blak-blakan seputar rekaman adegan ranjangnya bersama politikus Partai Golkar Yahya Zaini yang tersebar luas belakangan ini. Kepada wartawan, wanita berumur 27 tahun itu juga mengaku sempat mengandung benih Yahya, kemudian digugurkan. Benarkah ada yang memanfaatkan Maria Eva?
