Logikanya bukan gitu Wido. Logika yang dipakai pembuat hukum di cina ini, adalah laki-laki itu pada dasarnya tidak bisa mengontrol hawa nafsunya. Sehingga laki-lakilah yang perlu diatur dengan peraturan yang ketat. Kalau RUU APP di Indonesia, malah perempuannya yang harus diancam-ancam, sementara laki-lakinya dibiarkan tidak bisa mengatur syahwatnya. Laki-laki indonesia memang perlu manajemen syahwat.
Peraturan di Cina itu intinya ingin melindungi perempuan, RUU APP di sini malah meletakkan perempuan sebagai gara-gara. Itu perbedaan yang besar sekali lho... Jadi kalau Wido setuju dg peraturan di CIna itu, logikanya Wido seharusnya tidak setuju dg RUU APP, karena RUU APP bukannya melindungi perempuan, malah menambah masalah untuk perempuan. aquino --- In [email protected], "Wido Q Supraha" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Substansinya sebenarnya adalah, kalau di negeri luar, baik negeri barat > maupun komunis, masalah seperti ini diatur, apatah lagi negeri Indonesia > yang katanya negeri yang religius ini. > > Jadi mari kita dukung RUU APP. > > > > Salam, > > --wqs > > > > Powered by Gentoo! > > > > _____ > > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf > Of wreddya hayunta > Sent: Wednesday, December 06, 2006 12:27 AM > To: [email protected] > Subject: [mediacare] Re: Pria Dilarang Mengerlingkan Mata > > > > Nah, RUU di Cina ini jauh lebih masuk akal daripada RUU APP yang ada > di Indonesia. > > --- In [EMAIL PROTECTED] <mailto:mediacare%40yahoogroups.com> ps.com, > "Wido Q Supraha" <supraha@> > wrote: > > > > Pria Dilarang Mengerlingkan Mata > > > > Shinta Shinaga - detikcom >
