Jenazah Direbutkan Keluarga & Otoritas Thursday, Dec. 7, 2006 Posted: 4:08:09PM PST
KUALA LUMPUR, Malaysia (AP) Seorang janda Kristiani di Malaysia mencari cara keluar tercepat untuk menguburkan jenazah suaminya yang dikunci di ruang mayat, akibat perselisihan dengan otoritas Islam mengenai iman pria yang sudah meninggal itu, kata seorang pengacara, Rabu. Kematian Rayappan Anthony, 71, menyalakan kembali kontroversi mengenai masalah hak-hak minoritas di Malaysia yang mayoritas Muslim, dimana berdekade lamanya keharmonisan multi rasial dipertanyakan dengan adanya keprihatinan bahwa Islam, agama yang resmi, mengurangi iman-iman lain. Janda dan anak-anak perempuan Rayappan, seorang etnik India yang berprofesi supir mobil pengangkut, mengetahui kalau dia masuk Islam pada 1990 namun mengatakan dia meninggalkan agama itu dan kembali ke Katolik Roma tahun 1999 tanpa menginformasikan otoritas Islam, yang saat ini juga mengklaim mayatnya untuk dimakamkan secara Muslim. Rumah sakit tempat Rayappan menghembuskan nafas 29 November lalu menolak menyerahkan mayat itu kepada siapapun sampai dua pihak menyelesaikan perselisihan mereka. Kedua pihak sama-sama melayangkan beberapa petisi legal untuk mengklaim jenazah namun tampaknya belum ada keputusan cepat saat ini. Keluarga Rayappan merasa frustasi oleh kecurangan legal di pengadilan sekuler dan Syariah di Malaysia hingga merumitkan upaya mereka untuk mengambil jenazah, kata pengacara mereka, A. Sivanesan. "Keluarga itu mengalami penderitaan emosional karena semua penundaan ini," katanya. "Anggota keluarga berharap pemerintah mau turun membantu mereka." Banyak umat Buddha, Kristiani dan Hindu di Malaysia merasa hak-hak mereka tidak dijamin secara aman oleh Konstitusi dan sistem peradilan. Namun para pemimpin Muslim memperingatkan, jika ada pembolehan konsesi untuk minoritas maka itu artinya mengikis status Islam. Departemen Agama Islam di negara bagian Selangor, dekat Kuala Lumpur, memperoleh izin dari Pengadilan Syariah Islam untuk mengklaim mayat Rayappan dari bagian jenazah rumah sakit. Akan tetapi, keluarganya menahan mereka melakukan itu dengan mengisi petisi yang terpisah ke Pengadilan Tinggi sipil. Sementara itu, Departemen Islam mengajukan peninjauan kembali di pengadilan Islam untuk membiarkan keluarga Rayappan mengargumentasikan kasus mereka. Namun keluarga itu menolak muncul di pengadilan karena percaya Departemen itu tidak punya yuridiksi karena Rayappan telah meninggalkan Islam, kata Sivanesan. Janda Rayappan telah meminta deklarasi dari Pengadilan Tinggi bahwa suaminya meninggal sebagai seorang Kristiani. Kasus yang akan didengarkan pada 11 Desember itu diharapkan akan menentukan apakah pengadilan dapat memerintahkan rumah sakit untuk memberikan mayat Rayappan ke keluarganya tanpa persetujuan pengadilan Islam. Pihak-pihak berwenang pemerintah belum berkomentar mengenai kasus tersebut, mengindikasikan mereka percaya kalau persoalan itu harus diselesaikan di pengadilan. Kasus itu muncul satu tahun setelah adanya debat nasional yang dipicu kematian Maniam Moorthy, mantan tentara Hindu, yang tubuhnya diambil otoritas Islam setelah pengadilan Islam ia masuk ke Islam sebelum kematiannya. Moorthy tidak pernah menginformasikan keluarganya mengenai konversi tersebut, dan Pengadilan Tinggi berkata mereka tidak punya yuridiksi untuk mendengar permohonan banding istrinya. Copyright © 2006 The Associated Press. All rights reserved. The information contained in the AP News report may not be published, broadcast, rewritten or redistributed without the prior written authority of The Associated Press. --------------------------------- Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
