Semoga simulasi akhir TAHUN LALU jadi pelajaran berharga untuk simulasi
diakhir TAHUN INI.
Masih segar diingatan kita 7 orang tewas dan 40 lainnya luka-luka menyusul
ledakan bom mengguncang tempat pemotongan dan penjualan daging babi di Jalan
Sulawesi Maesa, Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (31/12/2005) pagi
pukul 07.10 Wita. Aparat keamanan harus mampu membuktikan kasus penembakan
dan pengeboman di Palu  bukanlah aksi teror yang sengaja di "PELIHARA".
Kalau tahun kemaren aparat kemamanan memberlakukan SIAGA I tapi masih saja
kecolongan ada baiknya tahun ini harus di atas siaga satu (entah siaga apa
namanya - asal jangan siaga satu) bukan tidak percaya lagi...jangankan
menangkap pelakunya, identitas pelakunya saja polisi NOL BESAR!
------

Jelang Natal di Kota Palu, Polisi Simulasi Pengamanan
Radar Sulteng, 9 desember 2006

PALU - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru merupakan momen yang rentan
terhadap aksi-aksi teroris. Polres Palu sebagai penanggung-jawab keamanan di
ibu kota Sulteng ini tengah mempersiapkan piranti-piranti pengamanan untuk
mengantisipasi segala bentuk tindak kriminal yang bisa meresahkan. Apalagi
tahun ini, perayaan Natal nyaris bersamaan dengan perayaan Idul Adha. Sudah
dipastikan dalam waktu satu bulan ke depan, jajaran Polres bakal bekerja
ekstra.

Kapolres Palu, AKBP Drs Atrial SH mengatakan saat ini pihaknya telah
membentuk satuan pengamanan yang bersandi Operasi Lilin Maleo 2006.
"Berdasarkan surat dari Polda, untuk operasi ini Polres Palu melibatkan 152
anggota (polisi) tapi saya akan tetap melakukan penambahan anggota dalam
pelaksanaannya nanti," ujar mantan Kapolres Morowali itu kepada Koran ini,
Kamis (7/12).

Rencananya Operasi Lilin Maleo 2006 ini akan dimulakan 20 Desember 2006
hingga 1 Januari 2007 mendatang. Pekan depan Polres Palu akan menggelar
simulasi penanganan keamanan yang akan dipusatkan di kelurahan Lere,
kecamatan Palu Barat. Bertindak sebegai pengendali teknis lapangan adalah
Kabag Ops, AKP Yudi Gunawan SIK.

Seluruh personel akan disiagakan untuk melakukan pengawasan terhadap
titik-titik tertentu yang dianggap rawan. Tempat yang dimaksud adalah pasar,
tempat ibadah, dan tempat tempat keramaian umum. Termasuk sarana vital
seperti bandar udara, pelabuhan laut, dan terminal angkutan darat. Operasi
ini juga menunjang operasi kontijensi dan operasi patuh maleo yang sedang
berjalan.

Lanjut Atrial selain melakukan pengamanan di tempat keramaian, Operasi
Lilin Maleo akan membantu memberikan pengamanan terhadap rumah warga yang
ditinggalkan penghuninya ke luar kota. Namun sifatnya hanya pengawasan.
"Semua kemungkinan akan kami cermati. Termasuk menjaga rumah kosong yang
ditinggal penghuninya," ujar Atrial seraya mengimbau warga yang akan mudik
untuk mendaftarkan rumahnya yang sedang kosong ke kelurahan guna memudahkan
pengawasan.

Kepolisian membangun kemitraan dengan berbagai pihak. Termasuk pemuda
gereja dan seluruh satpam yang bertugas di gereja. Bahkan menurut Atrial,
untuk mengoptimalkannya, saat ini sedang berlangsung pelatihan terhadap
seluruh satpam yang bertugas di gereja di kota Palu dan sekitarnya. Selain
itu, komponen pengamanan sipil lainnya seperti Pol PP dan Hansip akan
menjadi bagian dari pengamanan.

Namun mantan Kapolres Morowali ini menampik jika pengamanan hanya dilakukan
di rumah ibadah kaum Nasrani. Menurutnya pengamanan dilakukan di seluruh
rumah ibadah dari semua agama yang ada di Palu. "Selain Natal dan Tahun
Baru, momen ini juga bertepatan dengan Idul Adha. Jadi pengamanan tidak
hanya dipusatkan pada Natal," ujarnya.

Dari data yang diperoleh di Polres Palu, angka kriminalitas dalam dua tahun
belakangan ini cenderung mengalami penurunan. Pada tahun 2005 tindak
kriminal mencapai 2.414 kasus dan yang berhasil dituntaskan atau diungkap
polisi 1.082 kasus. Sementara pada tahun 2006, sejak Januari hingga Oktober
tercatat ada 2.132 kasus dan yang berhasil diselesaikan sebanyak 837 kasus.
Khusus kasus teror bom, pada tahun 2005 tercatat tiga kasus dan tahun 2006
empat kasus. Kasus yang paling sering terjadi di kota Palu adalah tindak
penganiayaan yang pada tahun 2005 mencapai 389 kasus. Disusul pencurian
kendaraan bermotor yang mencapai 327 kasus

--
.: | Mohamad Affan
.: | Blogger Juga Manusia ™
.: | http://blog.affan.web.id | Fs / Y!M : affan_do
.: | Cell : 0811.452.764 | Phone :  0451.482.764

Kirim email ke