Then the question is "Who was your father kok jahil sekali memprotes, padahal UU Indonesia membolehkan poligami? Rese amat?" SEmua protes yang ada tentu tidak boleh dibungkam, tapi harus disalurkan ke parlemen bukan anarkis seperti halnya terhadap AA Gym. Itu kalau Indonesia negara hukum lho ya, ehm ehm.
Anyway, terima kasih buat informasi superkoran-nya, tapi saya tidak berminat membacanya. Saya demokratis/konstitusional, dus selalu mendasarkan diri pada/mematuhi hukum yang berlaku di sebuah negeri. Saya sendiri Katolik dan anti poligami, maka merasa senang melihat poligami dilarang di Belanda sini. Namun di Belanda juga ada diskusi pro kontra poligami lho, cuma tidak spesifik tertuju ke person tertentu (terhadap pangeran Bernhard atau siapa), melainkan diskusi secara umum dan obyektif saja. Di Belanda hanya ada sedikit orang rese, itu pun kebanyakan pendatang asing yang membawa-bawa budaya resenya ke Belanda sini. Selebihnya saya menikmati suasana rapi jali berdasarkan hukum di Belanda sini. Ooooo I love my new country more and more and more, ehm ehm. Canada juga negara rapi jali 'kan? Salam hangat, Danny Lim, Nederland --- In [email protected], "Anwari Doel Arnowo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Sdr. Danny Lim, > > Saya silakan anda membaca tulisan saya berjudul Soekarno yang dimuat di > :SUPERKORAN on line (www.superkoran.info) yang mediatornya dan > diterbitkannya di Vancouver. Ada yang menentang perkawinan Soekarno > dengan Hartini, sahabatnya sejak kecil, yaitu ayah saya. > Salam saya, > > Anwari Doel Arnowo > 11 Desember 2006 > Toronto, Ontario - Canada > > > --- In [email protected], Danny Lim <danny.lim@> wrote: > > > > SOEKARNO DAN BERNHARD > > Oleh Danny Lim > > > > Soekarno adalah proklamator dan presiden pertama RI, ia seorang > poligamist jempolan, istrinya ada sembilan orang semuanya openbaar tidak > ada yang disembunyikan. Ada Fatmawati, Hartini, Ratna Sari Dewi, Yurike > Sanger dll. Ketika Soekarno berkuasa, tidak ada yang mempersoalkan > poligaminya. Kini Soekarno telah wafat juga tidak ada yang mempersoalkan > poligaminya. Bahkan salah satu putri beliau diterima oleh bangsa > Indonesia sebagai presiden RI menggantikan Abdurrachman Wahid. Semua > istri dan anak-anak Soekarno menyayangi dan mengagumi Soekarno, rakyat > Indonesia idem dito. > > > > Bernhard adalah suami Ratu Juliana, ia juga seorang poligamist, > istrinya ada tiga, satu openbaar yaitu almarhum Ratu Juliana dan dua > istri berstatus "simpanan". Istri simpanan itu yang pertama berdarah > Jerman, dari hubungan mereka lahir Alicia yang kini tinggal di Amerika. > Istri simpanan Pangeran Bernhard kedua berdarah Perancis, dari hubungan > mereka lahir Alexia yang kini tinggal di Perancis. Yang menjadi Ratu > Belanda kini adalah Beatrix, putri sulung pangeran Bernhard dengan Ratu > Juliana. Alicia dan Alexia adalah adik tiri Ratu Beatrix. Orang Belanda > bisa menerima dua istri simpanan dan anak-anak tiri pangeran Bernhard > itu, meski pun tahu UU Belanda tidak membolehkan poligami. > > > > Tanpa mempertimbangkan agama Soekarno dan Bernhard, dua tokoh dunia > itu telah mematuhi UU negerinya masing-masing dalam hal poligami. UU > Indonesia membolehkan poligami maka semua istri dan anak-anak Soekarno > openbaar dan sah. UU Belanda melarang poligami maka hanya Ratu Juliana > dan anak-anaknya yang sah, dua istri lainnya berstatus simpanan dan > anak-anaknya berstatus anak di luar nikah. Namun apa pun statusnya, > Soekarno dan pangeran Bernhard menyayangi istri-istri dan semua > anak-anaknya, dan sebaliknya. Kalau ada yang iseng hendak mengutak- atik > ke-poligami-an Soekarno dan Bernhard, maka kita ajukan saja pertanyaan > ke pada yang iseng itu "Who are you kok jahil menggunjingkan Soekarno > dan Bernhard?" Pertanyaan analogis yang aktuil "Who are you kok > menggunjingkan AA Gym?" > > >
