--- loekyh <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Eh, Gunung Tangkuban Perahu dulu mirip perahu terbalik lho, kagak > di-bikin2. Itu orang2 di sono bener2 melihat airmata menetes dari > patung bunda Maria, dst, dst.
Biar lebih kreatif, coba mas tunjukkan foto-foto bunda maria yang mengeluarkan air mata untuk menandingi foto-foto yang keluar sebelumnya tentang jilatan api pipa gas pertamina. Lengkap khan nantinya :) > Emangnya gue pikirin omongan lu semwa? Kalau gak mau mikirin cukup dibuang di trash saja khan :) > Kapan majunya orang2 ini kalo sibuknya dan ributnya cuma ttg hal > remeh2. Pernah dengar pemenang hadiah nobel ribut2 spt ini? Berita2 > detik com sekarang kok kembali model berita2 jaman jaihiliyah :-) Kalau saya lihat semua orang pada keblinger, mulai dari menggosipkan sesuatu yang menjadi hak prerogatif seseorang dengan mencoba mencari pembenaran dengan mengungkapkan sebuah "fakta" yang kadangkala tidak di dukung dengan referensi ilmiah. Ada yang sibuk memaki-maki seseorang, golongan, dan ajaran agama tertentu. Saya pribadi tentunya sangat merindukan atmosfer diskusi yang sehat dan bukan membahas sesuatu yang nantinya malah mengarah kepada diskusi yang tidak bermutu dan akan melahirkan kusir-kusir baru dalam berdebat. Salam,- Scientific knowledge brought into being ever more wonders. The legends of my ancestors were shamed into silence. No longer did one have to meditate for years to be able to speak with someone across the sea. -- Pramoedya Ananta Toer.
