Quote:
"..
Namun karena 'taruhannya' cukup besar (yakni nama baik Aa Gym sebagai salah
satu
pendukung/loyalis - ingat kasus kenaikan harga BBM), maka perlu diberikan
penyeimbang
dan perbandingan (yang ekstrim).. yakni kasus video mesum/zinah aleg Golkar;
yang
Ketua bidang kerohanian dan dari 'Organisasi Islam' itu.. Hal ini sekaligus
untuk mendapatkan gambaran/pemetaan dan mengukur distribusi/polarisasi
kekuatan (menjelang 2009?)..
Bukankah Golkar banyak bersuara dan menuntut jatah kabinet? :-P Termasuk
beberapa
ormas Islam sempat bereaksi soal UKP3R(?)..
.."

Dari link di bawah:

"..
*Lalu intrik politiknya bagaimana?*

Pada waktu ada isu reshuffle kabinet SBY. GGolkar mencalonkan tiga orang
untuk jabatan
Menteri Agama, salah satunya ya Yahya Zaini. Sekarang kan Ruhut ini condong
ke Partai
Demokrat dia sering mengunakan atribut Partai Demokrat. Nah, untuk menjegal
Golkar
dia harus menjatuhkan satu orang, ini disebabkan calon dari Golkar terlalu
banyak.
Sialnya satu orang itu ya Yahya Zaini itu. Jadi sebenarnya Yahya Zaini ini
memang ketiban
sial aja.*(nal/nrl)*
.."

Saya gak tertarik bahas soal kursi MenAg-nya atau mengesankan mendukung
Golkar..
Poinnya bukan di situ.. tapi wawancara tersebut secara gamblang menjelaskan
intrik
politik seputar 'penyebaran video mesum' tersebut.. Di luar
potensi/kemungkinan unsur
pemerasan (seperti yang marak diberitakan juga).. Fakta bahwa itu adalah
hubungan
di luar pernikahan yang sah, ya  memang demikian toh..

Lantas maunya gimana? YZ dan ME dicaci maki juga? Ada yang senang menyebut
anjing
dengan panggilan 'anjing loe'? :-P Yang sudah jelas gak bagus masa' harus
dijelek"an lagi..
ibaratnya menggarami air laut yang dimasukkan ke ember.. udah jelas asin,
bos..
Beda kalo ada penipu.. yang pasang tampang 'sempurna' dan 'pantas dipuji'..
padahal cuma pake topeng doank..

CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

---------
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/18/time/115851/idnews/721307/idkanal/10

Video Syur Penjegal Yahya Zaini Jadi Menteri Agama
Elistiawaty - detikcom
 <http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-relion.ad> *Jakarta* - Intrik
politik disinyalir menjadi dasar penyebaran video syur Yahya Zaini, mantan
Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Golkar. Langkah ini diambil untuk menjegal
Yahya yang dicalonkan sebagai Menteri Agama.

Analisis itu diungkapkan salah satu pengurus DPP Partai Golkar Anton
Lesiangi. Anton ikut mengantar Yahya untuk menjalani pemeriksaan sebagai
saksi di Mapolda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Selasa (18/12/2006).

Berikut adalah hasil wawancara Anton dengan para wartawan:

*Pak, kenapa datang ke sini?*

Memang benar saya dari DPP Golkar, saya selaku ketua, tetapi saya datang ke
sini bukan mewakili partai tetapi sebagai sahabat baik Yahya Zaini.

*Tanggapan terhadap kasus ini bagaimana?*

Bagi saya kasus ini tidak masuk akal. Saya kenal baik dengan Pak Yahya. Dia
orangnya baik, apalagi kita melihat perilaku pengacaranya Maria Eva, Ruhut
Sitompul. Saya yakin ada intrik politik di balik kasus ini.

*Intrik semacam apa ?*

Awalnya Yahya Zaini berkenalan dengan Maria Eva tahun 2004. Pada waktu itu
partai harus mengadakan safari politik untuk Pemilu 2004. Nah, Partai Golkar
lalu mengadakan safari politik yang acaranya antara lain pentas musik
dangdut. Pada saat itu lah kami mengundang Maria Eva di sanalah Yahya
berkenalan dengan Maria Eva.

*Kenalannya bagaimana, Pak?*

Ya kenalan biasa saja seperti kenalan-kenalan yang lain.

*Lalu intrik politiknya bagaimana?*

Pada waktu ada isu reshuffle kabinet SBY. GGolkar mencalonkan tiga orang
untuk jabatan Menteri Agama, salah satunya ya Yahya Zaini. Sekarang kan
Ruhut ini condong ke Partai Demokrat dia sering mengunakan atribut Partai
Demokrat. Nah, untuk menjegal Golkar dia harus menjatuhkan satu orang, ini
disebabkan calon dari Golkar terlalu banyak. Sialnya satu orang itu ya Yahya
Zaini itu.
Jadi sebenarnya Yahya Zaini ini memang ketiban sial aja.*(nal/nrl)*
**
On 12/6/06, IrwanK <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Pak Moderator, maaf numpang forward sedikit diskusi dari milis lain.. :-)

Bicara Rhoma Irama gak lepas dari Inul.. maksudnya, bahasan infotainment
terhadap
Angel Lelga ada hubungannya dengan kasus 'rhoma vs inul'.. Mungkin ada
benarnya juga,
banyak pihak (khususnya yang membela Inul yang membuka jalan lebar" untuk
goyangan
pinggul dan pantat) yang saking 'benci'-nya ke Rhoma, sampai lupa dengan
nasib Angel..
Jadi kebawa 'benci', gitu.. *bingung mau pake emoticon apa*..

Pengalihan pemberitaan dimulai dengan kasus smack down (tolong jangan
disalahpahami
bahwa saya menganggap topik ini tidak penting untuk diperhatikan atau
tidak punya empati
dengan korban ya). Lantas Lapindo mulai dimunculkan kembali dengan kabar
'baik'..
mau membayar ganti untung.. namun yang saya sesalkan ada kalimat: sebagai
bukti
kepedulian sosial.. :Sudah jelas itu adalah kelalaian dan penggantian
tersebut memang
sudah seharusnya, masih saja mengklaim sebagai sikap kePEDULIan sosial..
dasar so-sial..Itupun masih harus menunggu sampai 2 tahun 'kontrak tempat
tinggal'
selesai.. Resikonya orang lupa, atau dokumen bisa hilang dsb.. :-(

----------
Ini memang agak spekulatif.. tapi saya melihat, kasus poligami Aa Gym
dimunculkan,
secara langsung/tidak lagi" untuk menyelamatkan 'wajah' pemerintah yang
belakangan ini
makin merosot.. Kabar soal langkanya (dan publik sampai antri untuk
membeli) minyak tanah
dan merosotnya daya beli publik, suka tidak suka, menampar nama
baik/wibawa pemerintah..

Namun karena 'taruhannya' cukup besar (yakni nama baik Aa Gym sebagai
salah satu
pendukung/loyalis - ingat kasus kenaikan harga BBM), maka perlu diberikan
penyeimbang
dan perbandingan (yang ekstrim).. yakni kasus video mesum/zinah aleg
Golkar; yang
Ketua bidang kerohanian dan dari 'Organisasi Islam' itu.. Hal ini
sekaligus untuk mendapatkan gambaran/pemetaan dan mengukur
distribusi/polarisasi kekuatan (menjelang 2009?)..
Bukankah Golkar banyak bersuara dan menuntut jatah kabinet? :-P Termasuk
beberapa
ormas Islam sempat bereaksi soal UKP3R(?)..

Sehingga pada waktunya akan semakin jelas, mana kawan mana lawan..
CMIIW..

Wassalam,

Irwan.K

On 12/6/06, // o + u |_ z <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Boikot memang hak setiap individu, silakan-silakan saja. Tapi saya
> rasa kita juga jangan sampai menutup mata untuk melihat kejadian ini lebih
> luas deh. Ibu Siti bisa lihat, kalau Teh Ninih (isteri pertama A'a Gym) pun
> tidak "ter-aniaya" atas tindakan poligami A'a Gym. Apakah hatinya kesal..
> saya rasa itu manusiawi. Lantas kalau isteri pertamanya saja mengijinkan
> mengapa kita musti marah dan benci? Apalagi sampai mengobarkan api
> peperangan?
>
> Saya lebih mendukung membela kaum wanita yang BETUL-BETUL TERTINDAS
> akibat poligami liar. Contoh: Angel Lelga, mantan isteri Bang Haji..
> Dinikahkan saat statusnya masih gadis (bukan janda seperti isteri barunya
> A'a Gym). Lantas sekarang statusnya janda akibat dinikahkan siri. Mana kaum
> wanita atau LSM wanita yang memperhatikan dia? Dinikahkan secara siri
> (diam-diam) bahkan tidak diaku di depan publik (dan media), lantas ketika
> dia minta hak-nya sebagai isteri malah di cerai (dan diberitakan luas di
> media).
>
> Sekarang mana yang ada komentar terhadap tindakan Rhoma Irama itu? Angel
> Lelga itu tertindas lho.. dia menangis, sakit hati, patah hati, sampai
> pingsan. Mana yang perhatian?
>
> Lantas ketika A'a Gym poligami.. wah wah wah.. semua wanita Indonesia
> marah, kecewa, patah hati, murka, dan mengarah kepada perpecahan besar.
> Ingat.. Beatles bubar karena wanita, Soekarno jatuh karena wanita, bangsa
> besar Romawi pun ambruk karena wanita. Tapi, India dan Inggris pernah besar
> saat dipimpin oleh wanita.
>
> Apa artinya? wahai wanita.. hati-hatilah bertindak, tindakan kalian
> bukan saja menentukan jalannya negara dan bangsa ini.. bahkan doa kalian pun
> menjadi pegangan dan restu bagi setiap anak-anak dan suami. Hati yang mulia
> yang dibutuhkan untuk legowo terhadap kejadian ini.
>
> Motulz
> (pro wanita.. pro kesatuan)
>
> amikylbhi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: ---
>



In [email protected]<Forum-Pembaca-Kompas%40yahoogroups.com>,
> "He-Man" wrote:
> > Sebagai perempuan yang menolak poligami dengan alasan apapun, saya
> sarankan perempuan n gerakan perempuan di Indonesia untuk memboikot
> Aa Gym. Hal yang sama yang pernah dilakukan terhadap poligami award
> dan ayam bakar wong Solo. Karena nasehat-nasehat AA Gym yang "dulu"
> mengedepankan teladan, mencintai keluarga dll, menjadi tidak berguna
> dan bohoooooooooog semua. Konsep mulai dari diri sendiri dan mulai
> dari yang kecil, secara nyata tidak bisa ia jalankan.Saya sangat
> menyesal pernah menjadikan dia teladan kyai yang tidak poligami. So,
> ayo boikot Aa Gym
>
> Salam
> Siti Aminah Tardi
>

Kirim email ke