Kalo menurut saya masalah konten di Trans 7 yang masih terlihat ga jauh beda dengan "kakak"nya masih dalam taraf wajar. Aliansi strategis yang membentuk Trans 7 kan baru aja terjadi. Dugaan saya permasalahan dalam hal konten yg terjadi karena cekaknya inventory program yang dimiliki Trans 7. Masih belum cukup waktu untuk membuat inhouse production Trans 7 sekuat Trans TV. Wong, setahu saya Trans TV sendiri butuh waktu 4 tahun-an untuk menjadi seperti sekarang. Bikin program itu ga gampang,mas. Bisa aja sih problem inventory ini ditutup dengan akuisisi, tapi terlalu mahal.
Demikian pula untuk melihat aturan main yang cantik antar stasion dalam sebuah tv network kayak MNC. Ga mudah juga. MNC butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa seperti sekarang. Dalam hal ini perhitungan harus matang, karena duit cepat menguap di bisnis tv. Sebagai orang yang pernah sedikit mengerti industri TV ini, saya bisa maklum. Tapi mas Satrio dan tim juga harus cepat bergerak untuk membenahi banyak hal di Trans 7. Karena "suara pemirsa" adalah segalanya. Karena cukup dengan satu jari mereka pindah channel,dan itu berarti anda kehilangan sepasang "bola mata" yang begitu berarti ;-).... Salam dari SWA, ariefadiwibowo On 12/19/06, chazt pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Wah saya juga merasakan TRANS 7 gak jauh beda dengan TRANS TV Apa mesti harus sama gitu...mana TV7 yang dulu sempat dikenal dengan beritanya yang KONTROVERSI yang nafasnya jeblar-jeblar bak petir...sama juga boong dong kalo sama ....ibarat 75 tambah 25 CEPEK DEH ! Trus sebenarya komposisi saham berapa sih..dulu disebut TV7 51 TRANS 49 tapi waktu saya baca di INDO POS wawancara nya Ishadi kok kebalik TRANS 51 TV7 49? Satu lagi kenapa TV7 eh TRANS 7 ibarat menghidupkan kembali program TRANS TV yang udah usang kayak FENOMENA dan KUPAS TUNTAS..LACAK..wah seperti TV ZOMBIE dong...katanya CERDAS,TAJAM, MEMBUMI lha kok RECYCLE....piye iki Mas Satrio..;-)..gak KREATIF gak CERDAS... Mending tiru gaya MNC...pemilik boleh sama tapi GLOBAL TV, TPI, RCTI punya style yang berbeda dan logo-logo yang keren dan acara program sendiri tanpa recycle....gak NARSIS kayak TRANS 7 yang mentang-mentang diambil TRANS harus maksa pake nama TRANS lagi-lagi 200 minus 100 = CEPEK DEH ! Dan kalo aku lihat komposisi petinggi di News...wah gak komentar deh...alias 1000 dibagi 10 = CEPEK DEH ! (istila Cepek Deh diambil setelah melihat launching TRANS 7..sumber PENTAS5) *Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Usulan Anda saya forward ke milis internal Trans TV, agar dibaca oleh pimpinan..... ----- Original Message ---- From: imcw <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Tuesday, December 19, 2006 7:12:47 PM imho, pak satrio...kalo boleh usul, tolong tayangan acara di transtv dibuat beda ama trans|7...masa' bolak balik channel isi dan kemasannya mirip banget...lihat dong koalisi rcti, tpi dan globaltv yang masih mempertahankan ke-khas-an masing masing...kalo mirip atau boleh dibilang sama [sampai sampai trade mark warna biru pun sama, padahal dulu tv7 trade mark-nya merah putih], apa tidak takut malah ditinggal pemirsa karena tidak menemukan karakter yang beda diantara 2 stasiun ini... terus terang saya dulu sering nonton tv7 tetapi semenjak berubah jadi trans|7 saya seperti kehilangan nyawa tv7, dan yang saya lihat adalah bayangan transtv... -- i made cock wirawan Satrio Arismunandar quotes, SA> TransTV dan Kompas sekarang sama-sama memiliki TV7. Sedangkan SA> pekerjaan saya sekarang di TransTV adalah membuat program untuk di SA> tayangkan di TV7. Kalau TV7 maju dan iklan banyak masuk, Kompas SA> juga akan kebagian uang masuk. Jadi posisi saya ini juga ikut SA> menyumbang keuntungan buat grup Kompas. Masih kurang paham? -end quotes- __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Send instant messages to your online friends http://asia.messenger. yahoo.com
-- Arief Adi Wibowo "Always aim at complete harmony of tought, word and deed.. Always aim at purifying your toughts & everything will be well."
