Maaf, saya bukan wartawan ttp anggota Mediacare. Menurut saya, memang sebuah milis publik (dg nama yg terkait profesi apapun) apabila ingin besar dan rame, tidak bisa untuk secara khusus membahas satu topik masalah karena 'survey membuktikan' bahwa semua anggota suatu milis (milis apa pun) yg besar2 dan rame lebih tertarik pada topik2 yg lagi ngetop dan lebih besar pangsa pembacanya.
Tentu selera anggota milis adalah hak individual anggota tsb, tak ada gunanya kita mengumpat2 anggota dg selera individual tsb, apalagi memaksanya agar cuma bicara ini dan itu saja. Keresahan anda dg fakta ini justru akan merugikan anda sendiri, karena sebenarnya tak ada yg salah dg selera individual. Justru anda akan lebih cepat tua kalau keresahan anda dibawa terus sampai ke mimpi2 :-) Jadi lebih baik kita pragmatis dan berpikir positif. IMO, suatu milis yg besar dan ramai lebih cocok untuk dijadikan tempat pembelajaran oleh seorang wartawan, termasuk oleh para wartawan senior sekalipun. Jangan marah dulu, karena memang isi suatu milis yg besar dan ramai lebih cocok untuk dijadikan tempat pembelajaran bagi setiap orang (termasuk bagi saya, bukan cuma bagi wartawan), dan juga bukan tempat untuk mengajari orang lain, he, he, he. Bisa aja anda menjadi moderator suatu milis yg secara ketat menyaring postingan yg masuk dg hanya menerima postingan2 yg khusus hanya mengenai jurnalistik saja. Percayalah, postingan2 akan seret dan banyak anggota2 yg pindah atau non-aktif. Salam
