http://www.indomedia.com/bpost/122006/21/nusantara/nusa1.htm

Densus 88 Bentrok Dengan Narapidana

  a.. 7 Orang terluka 
Ambon, BPost
Bentrokan antara aparat kepolisian dengan warga sipil, kembali terjadi di 
Ambon, Maluku, Selasa (19/12). Bentrokan itu melibatkan anggota Detasemen 88 
Polda Maluku dengan narapidana teroris yang ditahan di Rutan Waiheru, Kota 
Ambon. 

Beberapa saksi mata menuturkan, bentrokan terjadi sekitar pukul 18.30 WIT, 
ketika sejumlah anggota Detasemen Khusus 88 Polda Maluku menyerbu Rutan Waiheru 
untuk membebaskan 3 anggota polisi yang dikabarkan dianiaya para anggota 
teroris di dalam rutan. 

Kehadiran anggota Densus 88 untuk melacak para pelaku penganiayaan, ternyata 
disambut lemparan batu dan botol oleh para narapidana teroris yang ditempatkan 
satu blok dengan 3 oknum anggota polisi yang merupakan titipan tahanan 
Kejaksaan, terkait kasus penganiayaan warga hingga tewas, di Pos Polisi Benteng 
Polsek Nusaniwe, Kota Ambon beberapa waktu lalu.

Aksi pelemparan oleh para narapidana dibalas dengan tembakan oleh anggota 
Densus 88. Bentrokan pun tak terhindarkan. 

Dalam insiden tersebut sedikitnya tujuh orang terluka, satu di antaranya 
bernama Abdulah Umamit. Narapidana teroris yang divonis hukuman seumur hidup 
itu terluka parah, hingga harus dilarikan ke rumah sakit oleh petugas rutan. 

Namun, versi lainnya menyebutkan, bentrokan bermula dari penyerbuan yang 
dilakukan anggota Densus 88 ke dalam rutan dengan melepaskan tembakan membabi 
buta ke blok-blok tahanan. 

Bentrokan yang melukai 3 orang anggota Densus 88 tersebut, sampai berita ini 
diturunkan, masih ditangani petugas dari Polda Maluku.isc

Kirim email ke