Tidak heran negara ini tidak bisa maju2. Setelah disalib jauh oleh Tiongkok,
maka sebentar lagi Vietnam yang baru bangkit dari kehancurannya karena perang
berkepanjangan akan juga menyalib negara ini. Bagaimana tidak, selain
digerogoti oleh para koruptor, dijejali paham2 sektarian, setiap ada masalah
selalu dijadikan bahan perdebatan, wacana, komoditas politik, dan juga
dipenuhi oleh para pengangguran yg punya banyak waktu untuk omong dan
berdiskusi yang tidak2 tentang tetek bengek tak bermanfaat seperti ini.
----- Original Message -----
From: Erwin Budiman
To: [email protected]
Sent: Friday, December 22, 2006 10:12 PM
Subject: Re: [mediacare] Jadikan Jumat sebagai hari libur nasional!
Sebenarnya sah-sah saja meminta hari jumat sebagai hari libur.
Pemilihan hari libur kerja sabtu dan senin, menunjukkan betapa tinggi
toleransi umat mayoritas di Indonesia.
Walaupun begitu, saya lebih memilih untuk meniadakan 2 hari libur setiap
sabtu dan minggu. Dalam artian, orang bisa bekerja dari hari senin sampai
minggu. Tetapi diberi jatah libur 2 hari, terserah mau libur hari senin ama
selasa, rabu ama kamis, kamis ama jumat, sabtu ama minggu. Terserah
pekerjanya...
Tinggal hari libur sekolah, yang harus diatur.. :D
Selain itu, saya mengusungkan untuk menghapuskan hari libur keagamaan apapun
dalam agenda kerja pemerintah. Tidak ada hari libur lebaran,idul adha, natal,
waisak, dll.
Sebagai ganti hari libur keagamaan, pemerintah bisa manaikkan jatah cuti.
Jadi yang mau bekerja di hari natal, nya sok wae, mau kerja di hari lebaran ya
boleh-boleh aja..
Kebijakan cuti bersama sangat tidak menguntungkan. Karena menghambat hak
orang yang mau menabung jatah cutinya untuk digunakan di hari lain.
----- Original Message -----
From: Uthe Regina
To: [email protected]
Sent: Friday, December 22, 2006 8:38 AM
Subject: Re: [mediacare] Jadikan Jumat sebagai hari libur nasional!
quoted:
"Ana juga akan usulkan kepada Pemerintah RI agar Jumat dijadikan sebagai
hari libur nasional, sehingga tidak mengganggu umat Muslim untuk beribadah."
mungkin ini nggak penting... dan saya juga tau nggak akan dibalas oleh
indonebia.. tp saya jadi tergelitik dengan kutipan kalimat pada e-mailnya...
bos, emangnya kamu beribadah hanya di hari Jumat, yaa? setiap hari nggak? buat
saya, bekerja pun ibadah... dan saya bekerja setiap hari...
salam,
uthe
On 12/22/06, indonebia indonebia <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Kemarin ana baru pulang dari Surabaya untuk berjihad. Tatkala memasuki
bandara Juanda di pinggiran Surabaya, ana langsung bersujud syukur. Ana bukan
terkagum-kagum pada bandara yang baru dipoles dan kini nampak megah itu. Tetapi
ana bersyukur bahwa pada hari Jumat ternyata banyak karyawan bandara yang tak
mau melayani pesawat yang datang dan pergi karena mau sholat Jumat. Jadwal
penerbangan beberapa pesawat pun banyak yang 'delay'. Ya Allah, engkau memang
Maha Besar!
Untuk itu, ana akan usulkan kepada MUI dan PKS agar kepala bandara Juanda
diberi sertifikat dan penghargaan ala kadarnya. Ana juga akan usulkan kepada
Pemerintah RI agar Jumat dijadikan sebagai hari libur nasional, sehingga tidak
mengganggu umat Muslim untuk beribadah.
Wassalam,
INDONEBIA
.