*Alhamdulillahhirabbil'alamin, wa sholatu wa salamu'alal asyrofil anbiya-i wal mursalin, sayyidina, wa habibina, wa qudwatina, wa maulana Muhammad shalallahu'alaihi wassalam* Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Wahai ikhwan wa akhwat yang senantiasa tabayyun, Setelah berjilbab, order menyanyi berdatangan! Itulah fengalaman hidup, sebuah kisah nyata, dari ukthi Aning Katamsi yang menjadi bukti bahwa Allah Maha Besar dan Maha Fengasih - hanya bagi umatNya sahaja, bukan buat kaum kafir yang tidak menyembahNya. Itu sungguh-sungguh terjadi. Dengan hanya membaca Bismillah, maka ukthi Aning fun berjilbab. Ana bilang afa, ferempuan berjilbab itu selalu dikasihani Allah karena telah menjalankan ferintahNya untuk menutufi aurat agar tak lari kemana-mana. Nih baca fengakuan ukhti Aning yang dimuat Republika, bacaan utama ana tiap fagi sambil mengunyah kurma. Namun ada tetangga ana yang suka usil. Maaf, dia termasuk kaum kafirun. Menurutnya, Refublika ngawur karena menuliskan ayah kandung ukhti Aning itu bernama Abu Franajaya (almarhum). Dia bilang, ayah ukthi Aning yang benar adalah Abu Amoroso Katamsi - fernah berferan sebagai Soeharto di film Janur Kuning. Si kafir itu juga tak yakin kalau Aning fernah berguru vokal sama Abu Franadjaja. Ummi-nya Aning adalah fenyanyi seriosa bernama Ukhti Franawengrum Katamsi. Ia jelaskan, dari ibunyalah ukthi Aning belajar menyanyi seriosa. Hampir seluruh keluarga Katamsi memang menggeluti dunia seni. Kakak kandung dan kakak ifar ukthi Aning bergabung di Twilite Orchestra. Sedangkan adiknya yang cowok adalah vokalis di sebuah grup musik beraliran cadas. Ana langsung melototin si kafir itu, sambil bilang: "Refublika sudah benar! Apa yang telah termuat di koran bernuansa Islami itu tak boleh difrotes dan dikritisi, karena semuanya sudah benar, jelas, dan gamblang. Fara wartawan Refublika dalam menulis artikel sebelumnya selalu minta fetunjuk Allah SWT dan Rasulullah. Mereka juga rajin sholat lima waktu dan tidak pernah meninggalkan sholat jumat serta tahajud. Kalau menulisnya salah-salah, sama sahaja menipu umat, dan itu sungguh dosa maha besar." Dimana sahaja dan kapan sahaja orang kafir memang suka ngusilin umat Islam. Mereka juga demen banget mencari-cari kesalahan dalam ajaran Islam yang ana feluk erat-erat melebihi bantal guling dan juga bini ana. Fendek kata, ana benar-benar bangga funya idola baru bernama ukthi Aning. Namun ana kan kasih saran kepada ukthi Aning, mulai tahun depan dia tak lagi bernyanyi seriosa karena identik dengan irama musik kaum salibis. Ana ingin dia alih haluan menjadi fenyanyi kasidah sahaja agar makin dicintai sohib-sohib ana di negeri gurun. Maha suci Allah dengan segala firmanNya! *Jazakumullahu khairan katsira* Wassalammu'alaikum wr wb INDONEBIA (Indonesia-Arabia) Pendukung tegaknya Syariat Islam di Indonesia! Maaf, ana kentut. Bunyinya bukan "prepet, prepet, prepet"..tapi "frefet, frefet, frefet". Boleh kan ana kentut di milis? "FOLIGAMI YES, SELINGKUH NO!" Website: www.indonebia.com (sudah dicolong kaum kafir Erofah) ------------- Ensiklopedi tentang PKS: http://pks-anz.org/pkspedia (bagaimana menggunakan istilah ana, abu, antum, ikhwan, ikhwah, akhi, sukron, khalwat dsb. secara tefat, benar dan baik) ------------- Antum jangan coba-coba buka situs ini! Blog bikinan antek-antek kafir yang cuma ingin menjelek-jelekkan PKS: pkswatch.blogspot.com Na'udzubiLLAH......neraka jahanam menantimu! ------------- Milis yang ana sarankan untuk tidak diikuti: Islam Liberal: [EMAIL PROTECTED] Zamanku: [EMAIL PROTECTED] ------------- Lebih baik antum ikutan milis-milis Islami yang tidak sesat: PKS: [EMAIL PROTECTED] Sabili: [EMAIL PROTECTED] Jamaah-Islamiyah: [EMAIL PROTECTED] Indonebia: [EMAIL PROTECTED] ------------- Bacaan wajib ummat: Era Muslim web: www.eramuslim.com Hidayatullah web: www.hidayatullah.com =============================================================== Jumat, 01 September 2006 Aning Katamsi: Bismillah, maka Saya Berjilbab Masak begini sih cara saya melaksanakan perintah Allah? Aning Katamsi menceritakan lagi pergulatan batinnya. Saat itu, kisahnya, ia mulai terketuk hatinya mendekatkan diri pada Allah, seusai mengikuti sebuah training emotional and spiritual quotion. Ia rajin mengikuti pengajian. Tiap kali pergi mengaji, ia berbusana Muslimah lengkap dengan jilbabnya. Sepulang mengaji, ia bongkar lagi jilbabnya. Hingga suatu hari, ia merasa malu sendiri. Tak hanya malu pada diri sendiri, ia juga mempertanyakan komitmen dirinya dalam mencintai Tuhannya. Betulkah cara saya mencintai-Nya, dia bertanya. Hatinya gundah. Rasanya munafik sekali, sehari-hari tidak pakai jilbab tetapi kalau mengaji baru pakai jilbab, tuturnya. Keesokan harinya, tanpa coba-coba lagi dan berbasmalah, ia putuskan untuk menutup auratnya di muka umum. Januar Asmoro, sang suami, kendati setuju, sempat terheran-heran dengan perubahan istrinya. Setelah mendengar penjelasan Aning, ia berpesan, Oke, kalau kamu sudah memutuskan untuk memakai jilbab, maka kamu harus istikamah. Tak hanya mengucapkan pesan, hari itu juga Januar mengantarkan istrinya memburu jilbab di toko-toko busana Muslim. Ia membantu Aning memadu-padankan busana dengan kerudungnya. Tak terasa, kini sudah tiga tahun ia istikamah dengan busana kebanggaannya itu. Ia menikmati bagaimana rasanya dekat dengan Sang Khalik. Kita bisa berdoa apa saja yang kita mau, sampai tak terasa menangis, tutur perempuan kelahiran 3 Juni 1969 ini. Perempuan bernama lengkap Ratna Kusumaningrum ini mengaku agama sangat ditekankan dalam keluarganya sedari kecil. Namun orang tuanya tidak mengajarkannya dengan keras. Saya pernah juga lalai, waktu remaja, aku Aning. Saat memutuskan untuk berbusana Muslimah, ia sama sekali tidak mencemaskan apakah karier bernyanyinya bakal berakhir atau tidak. Baginya, memakai busana Muslimah adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar. Faktanya kemudian, rezekinya dimurahkan setelah berjilbab. Banyak tawaran menyanyikan lagu-lagu Islami datang padanya. Terakhir, ia menyanyikan lagu untuk soundtrack sinetron Maha Kasih. Darah seni mengalir dari kedua orang tuanya. Ayahnya, Pranajaya, sangat menguasai seni peran dan suara. Ibunya penyanyi seriosa andal. Seluruh keluarganya piawai memainkan alat musik -- terutama piano -- dan bernyanyi. Aning mulai serius menekuni dunia tarik tahun 1985. Pertama kalinya, ia mengikui acara Seriosa Remaja di TVRI yang memang digelar untuk para remaja. Penyanyi seriosa remaja pada saat itu belum banyak akhirnya diambil dari beberapa anaknya penyanyi termasuk saya pertama kali menyanyi di situ, ujarnya. Tak lama setelah itu diselenggarakan pemilihan bintang radio dan televisi untuk remaja. Tahun 1987, ia menjadi juara bintang radio dan televisi. Menurut Aning, kemampuannya menyanyi hingga nada tinggi adalah karunia yang sangat besar dari Allah. Dengan karunia itu saya bisa berkarya, berkarier, dan kesempatan terbuka luas di depan saya, ujarnya. Satu cita-citanya yang belum terwujud adalah keinginannya berdakwah melalui seni musik dan suara. Semoga segera tercapai! Aning Katamsi Nama Lengkap: Ratna Kusumaningrum Tanggal lahir : 3 Juni 1969 Suami : Januar Asmoro Anak-anak : Varizka Anjani (kelas tiga SD) Renggani Ghifari (TK Kelas A) Pekerjaan : Mengajar di Sekolah Musik YPM (Yayasan Pendidikan Musik) (dam) http://www.republika.co.id/koran_detail.asp?id=262705&kat_id=376
__________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com __________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com
