Kalau menurut pengamatanku dari berbagai sumber baik itu
melalui media koran, milis dan beberapa buku, saya
cenderung menilai mas Bambang Wisudo layak dikatakan
tokoh bagi karyawan sebuah surat kabar, terutama
Kompas. Seharusnya, para karyawan Kompas justru harus
simpatik dengan Mas Bambang Wisudo. Sebab, menurutku,
Mas Bambang rela menanggung resiko sampai pemecatan
demi memperjuangkan hak-hak karyawan. Salah satunya
memperjuangkan tentang saham 20 persaen untuk karyawan
Kompas.Bukankah sekarang karyawan Kompas sudah
menerima hak hasil perjuagan mas bambang???? Terus
terang, saya ini hanyalah seorang wanita biasa dan
hanya pembaca setia Kompas dan bukan seorang yang
terjun di bidang jurnalis, apalagi mengenal dengan mas
bambang wisudo secara langsung.

Namun saya bangga dengan perjuangan mas bambang wisudo
yang patut diacungi jempol. Buat karyawan Kompas
lainnya, apa kalian tidak MALU! makan dari hasil
perjuangan seorang bambang wisudo??? Sedangkan Mas
Bambang sendiri sekarang menjadi korban demi
memperjuangkan hak-hak kalian.

Salam

Kirim email ke