MSNBC mengabarkan : "Saddam Hussein executed. Deposed Iragi ruler hangs
for crimes against humanity"
================================================================ 1.
Melanggar hak kemanusiaan tapi   dihukum secara tidak manusiawi.     
Siapa yang melanggar dalam hal ini ?   2. Manusia berperan sebagai
"Tuhan".     Siapa yang memberi  hak kuasa itu ?   3.Korban G30S, korban
Agent Orange, korban mini nulkir bom di Afghanistan, rakyat Irak mulai
dari invasion 2003, korban perang di Somali, korban di Sudan, korban
Menara Kembar, korban Bali ?      Siapa yang harus digantung ?  
Siayeypa  lagi. R-U- with me or against me !   MangSi NYC 12/31/06
=================================================

HBro dan MangSi yth:       Buat semua kamel Selamat Tahun Baru, semoga
hidup kita ini ditahun-tahun mendatang masih berguna bagi masyarakat.
Amin.     Kembali kepada, "renungan" semoga tidak menambah, "bingung"  
Sang Prabush yang membaca saja tak becus, bisa menjadi, "penguasa negara
yang paling berkuasa di jagat."   Ada dua kemungkinan besar yaitu:  
Rakyatnya yang goblok atau Presidennya ini memang jenius.   Melihat
kenyataan bahwa rakyatnya tidak demikian dungu berarti kemungkinan
kedualah yang benar.   Sang Prabush sungguh jenius.   Coba kita simak
kronologinya:   Mulai dari gubernur Teksas hingga kasus, "pemilu di
Florida". Pristiwa runtuhnya, "Gedung Kembar". Menelantarkan
Afghanistan. Menduduki Irak.   Kasus Pemilu Florida dan Pristiwa Gedung
Kembar kita sudah paham kisahnya.   Sekarang marilah kita telaah mengapa
Afghanistan ditelantarkan pindah ke Irak? Padahal Afghanistan sarang
Al-Qaidah yang mereka tuduh sebagai biang keladi ambruknya Gedung
Kembar, sangkar teroris.   Di Afghanistan tak ada minyak hanya ada
candu.   Teroris harus di pancing ke negeri yang berminyak kemana lagi
kalau bukan ke Irak?   Disinilah kejeniusan Sang Prabush bukan saja Irak
berminyak tetapi disitu juga ada Suni dan Syiah yang mendarah daging
berseteru serta Kurdish sebagai katalisator, tinggal dikipasi.   Sekali
tampar dua tiga agenda tuntas.   Afghanistan diserahterimakan kepada
sahabat-sabatnya, boneka-boneka ketiban pulung.   Teroris atau siapa
saja yang anti negerinya di undang ke Irak, sibuk sendiri saling jagal,
tak punya waktu dan tenaga untuk mengganggu negara Sang Prabush.  
Setiap hari seratus jiwa melayang, jiwa Muslim, muslimin dan muslimat.  
Duta besar Saudi yang baru bertugas kurang dari dua tahun pulang
mendadak tanpa pamit, menurut seorang diplomat senior dari negeri
Saudara Tua, pak Duta ini pulang kampung karena krisis di Irak, soal pak
Hussein dan Suni Syiah.   Bila serdadu Sang Prabush ditarik, jihadis
dari negeri Suni Saudi, Jordan, Mesir, Siriah dan lain-lainnya akan
masuk untuk membantu Suni yang minoritas di Irak.   "Kok ada jihad
sesama Muslim?" tanya pak Diplomat. "Jihad pada diri sendiri saja ada
kok!" jawabku.   Pada subuh Idul Adha di bulan haram dimana perang dan
bunuh-bunuhan terlarang, pak Hussein yang Suni di serahkan koboi-koboi
Sang Prabush kepada pemerintah Syiah, selanjutnya dunia kini tahu
ceritanya.   Sang Prabush mendengkur lelap di ranjangnya.   Penghinaan
apa lagi yang lebih dina dari penggantungan seorang Suni oleh Penguasa
Syiah di bulan haram?   Bila di bulan Muharam, Asyura juga termasuk
salah satu bulan haram ada Fitnah Karbala, tewasnya Husein cucu
Rasulullah.   Minyak penyulut dendam kesumat abadi antara Suni dan
Syiah.   Pada bulan haram yang lain, bulan Zulhijah 1427 H Hussein yang
lain di gantung.   Plot, skenario yang telah digodok matang. Sungguh
jenius.   Bila jihadis Suni datang di Irak, apakah Iran yang Syiah akan
tinggal diam walau uranium belum matang?   Ini berarti Perang Dunia
Islam.   Inilah agenda yang tersembunyi.   Sungguh jenius.   Terimakasih
MangSi, terimaksih HBro.   tabik: mzpatahan.  
================================ Agenda berikutnya "Ibu Pertiwi". 
Anak-anaknya yang bernama Si Amat, Si Dullah, Si Halimah  terlalu banyak
kumpul disuatu negara. Di milis ini saja sudah gontok-gontokan. Mulai
dari isi kepala terus turun ke hati (dendam), tak lama lagi  golok
berbicara !! !   Pikirkan dalam-dalam.   MangSi

Kirim email ke