Salam hangat, Sebenarnya malas mengomentari soal poligami dan perzinahan para pejabat publik di pemerintahan maupun dan non pemerintahan. Tapi menurut pandangan saya, tidak ada salahnya siapa pun membuat aturan mengenai masalah ini. Mengapa ? ADANYA POLIGAMI DAN PERZINAHAN, MERUPAKAN BUKTI BAHWA PADA PEJABAT PUBLIK GAGAL ATAU MISMANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN SYAHWAT DAN NAFSU BIRAHI. KALAU MENGELOLA SYAHWAT-NYA SENDIRI TIDAK BECUS, BAGAIMANA MENGELOLA RAKYAT ? Saya juga heran, mengapa ada tokoh yang berkomentar bahwa lebih baik berpoligami dari pada berzinah. Kalau benar, banyak tokoh yang sependapat dengan komentar itu kan secara spirit tidak ada bedanya antara poligami dan zinah -- perbedaannya, hanya pada masalah formalitas saja. Bagaimana menurut Anda ?
__________________________________________________ Apakah Anda Yahoo!? Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam http://id.mail.yahoo.com
