Yang jelas benernya adalah bahwa poligami jaman Nabi bukan diperuntukkan
penyaluran SYAHWAT.. BETUL ???!!! Jadi kalau ada yang memperbandingkan
poligami dengan free sex jelas-jelas goblog, tolol dan piciknya memahami
agama... bahasa jawanya WATON SULOYO (mencari pembanding yang asal bertolak
belakang) padahal agama lain justru lebih jauh menjaga kesakralan pernikahan
dengan satu istri/satu suami saja dan perzinahan tetap haram hukumnya..
apalagi free sex.

Lalu dimana relevansinya slogan 'poligami halal dan free sex haram' ? Orang
tak beragamapun tidak semua setuju dengan free sex apalagi orang beragama,
jadi jangan mencari-cari pembenaran dengan membandingkan yang jelas-jelas
jauh lebih jelek. Sama sekali kelihatan tololnya.

Belajarlah kebenaran ke segala penjuru, jangan hanya sekelumit kemudian
membandingkan dengan sesuatu yang sama sekali tidak benar. Ibarat mau
menyatakan dirinya tahu benar tentang sepeda motor lalu baru memegang
potongan knalpot saja sudah teriak2 ".. ini lho sepeda motor, kalau yang itu
namanya kuda"... LUCU KAN ??? Kapan manusia Indonesia belajar pinter kalau
cara pikirnya saja diajak yang ber-picik2 ria.


On 12/27/06, Jereweh Sumbawa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

   Dua Minggu lalu saya membaca harian terbitan di kota medan ibu ibu
datang ke kantor walikota medan sambil membawa poster "poligami halal dan
free sex haram"

Saya jadi bingung apakah memang ada agama resmi di Indonesia yang
melegalkan free sex ?

Bila poligami halal maka sia sialah perjuangan Raden Ajeng Kartini,
emansipasi wanita menjadi kabur.


On 12/20/06, ICRP <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
>
> **
>
> ******
>
> *Mari Bergabung dalam Orasi, Bersama:*
>
> -         Shinta Nuriyah Wahid (Tokoh Agama)
>
> -         Nurul Arifin (Artis)
>
> -         GKR Hemas (Tokoh Sosial Budaya / DPD DIY)
>
> -         Erna Sofyan Sukri (OMBUDSMAN),
>
> dan lain-lain
>
>
>
> *Dalam Rangka Memperingati*
>
> *Hari Ibu / Hari Perempuan Indonesia Tanggal 22 Desember*
>
> * *
>
> *Perempuan Indonesia Bersatu*
>
> *Tolak*
>
> *Poligami*
>
>
>
>
>
> Pada         : Jumat, 22 Desember 2006
>
> Waktu       : 13.30 – 17.30 WIB
>
> Agenda     : Pemutaran Film, Pembacaan Puisi dan Orasi
>
> Tempat     : Gedung Trisula Perwari
>
>                   Jl. Menteng Raya No. 35 Jakarta Pusat
>
>                   (Sebelah Hotel Treva Menteng)
>
>
>
> *Segera Amandemen UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974*
>
>
>
> *Konfirmasi:*
>
> Ema (ICRP) – 42802349 / 50
>
> Ratna Batara Munti (LBH APIK) - 87797289
>
> *Jaringan Kerja Prolegnas Pro Perempuan (JKP3)*
>
>
>
>


Kirim email ke