DL - Bahasa Indonesia orang Indonesia rata-rata jelek. Tidak usah menyalahkan 
pengaruh bahasa asing dalam bahasa Indonesia, penguasaan bahasa Indonesia 
sendiri masih jelek kok. Di bawah ini ada contoh aktuil, betapa jeleknya bahasa 
Indonesia seorang bernama Bambang Harymurti, notabene pemimpin redaksi Tempo. 
Lihat kalimat pertama dia di bawah ini ""Kebetulan koran Tempo hari ini 
headline-nya adalah bahwa masih ketemu ......" Adakah yang bisa membantu saya 
menceritakan, mana subyek, mana obyek dan mana predikat dari kalimat ini? 
Terima kasih sebelumnya.


Radio Nederland Siaran Indonesia - Ranesi
http://www.ranesi.nl/arsipaktua/Asia/indonesia060905/berita_adam_air_bohong
Simpang Siur Berita Adam Air: Siapa Tanggung Jawab?
Ranesi

03-01-2007


Hilangnya pesawat milik maskapai penerbangan Adam Air dari radar, Senin lalu, 
menimbulkan banyak pemberitaan simpang siur. Antara lain dilaporkan pesawat 
tersebut jatuh dan telah ditemukan di daerah pegunungan di Tana Toraja. Yang 
lebih menyedihkan lagi, terutama bagi sanak keluarga penumpang, adalah 
pemberitaan mengenai 12 korban selamat. Pemberitaan itu bahkan tersebar di 
seluruh dunia.

Sejauh ini pesawat Adam Air belum juga ditemukan. Siapa sebenarnya harus 
bertanggungjawab atas pemberitaan tidak benar ini? Radio Nederland Wereldomroep 
menghubungi Bambang Harymurti, pemred Koran Tempo dan Mingguan Tempo. 
Pertama-tama ditanyakan bagaimana korannya memberitakan peristiwa ini.

Bambang Harymurti [BH]: "Kebetulan koran Tempo hari ini headline-nya adalah 
bahwa masih ketemu. Adam Air masih hilang. Tadi malam kita sudah bisa 
konfirmasi bahwa berita sebelumnya menyatakan sudah ditemukan itu, tidak benar."


Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: "Laporan simpang-siur mengenai jatuhnya 
pesawat Adam Air ini, dari mana sebenarnya asal-usulnya Pak?"

BH: "Itu kan ada laporan dari sebuah desa yang mendengar ada suara benturan dan 
menduga itu pesawat jatuh, dan itu kemudian disampaikan dan kemudian berkembang 
menjadi seperti yang terjadi kemarin itu. Dan akibatnya sampai-sampai semua 
pesawat dan pejabat, search and rescue [pencarian dan pertolongan, Red.] yang 
tadinya mencari di lokasi yang terakhir mereka mendapatkan suara atau informasi 
dari emergency locater beacon aircraft Elba [alat yang memancarkan sinyal, jika 
pesawat menyentuh daratan, Red.] yang ditangkap di Singapura, itu kan menduga 
di suatu wilayah. Mereka tadinya mencari di situ gara-gara berita palsu itu, 
mereka jadi pindah ke arah desa tersebut. Tapi ternyata belakangan itu terbukti 
tidak benar."

RNW: "Pemerintah sebenarnya kan juga ikut menyebarkan informasi itu ya?"

BH: "Betul, bahkan sebagian pejabatnya juga ikut ya."

RNW:  "Tapi kenapa pemerintah tidak memeriksa ulang informasi yang mereka 
dapat?"

BH: "Saya kira, mereka percaya saja kepada anak buahnya itu. Sementara anak 
buahnya percaya saja pada laporan masyarakat di desa itu, tanpa mengecheck 
lagi."




--------------------------------------------------------------------------------
Hak cipta Radio Nederland 2006 Disclaimer 

Attachment: 12581923
Description: Binary data

Kirim email ke