Kecelakaan transportasi merupakan bentuk lain dari bencana. Bencana alam atau 
antropogenik?
  Hampir semua orang mengatakan bahwa kecelakaan transportasi udara dan laut 
yang terjadi akhir-akhir ini merupakan akibat dari cuaca buruk. Bila hanya 
melihat kejadian dan berdasar saat kejadiannya, hal tersebut ada benarnya. 
Namun ada sebab lainnya.
  Kondisi cuaca ekstrem seperti di penghujung tahun ini pada dasarnya merupakan 
kejadian yang lazim terjadi dan telah seringkali berulang, bahkan sejak ratusan 
bahkan ribuan tahun lampau. Persoalannya, dengan demikian banyaknya manusia 
sekarang ini berikut semakin tingginya frekuensi kegiatan yang juga tetap 
berlangsung pada saat kondisi ekstrem, tentu saja akan meningkatkan kemungkinan 
terjadinya kecelakaan. Tingginya permintaan jasa transportasi tentu saja 
menjadi peluang pelaku ekonomi operator transportasi. Walau perlengkapan 
semakin canggih, alat transportasi maupun komunikasi dan sarana prakiraan 
cuacanya, namun operator sering tergoda melampaui batas kemampuan menghadapi 
kondisi alam ekstrem. Masih dapat dipertanyakan, batas kelaikan suatu sarana 
transportasi pada kondisi normal, apakah juga masih memenuhi syarat untuk 
dioperasikan pada kondisi yang demikian ekstrem. Belum lagi kondisi psikologis 
pengendali sarananya.
  Ambillah contoh, kecelakaan yang sering dialami kapal ferry penyeberangan, 
sering dipicu oleh hilangnya keseimbangan kapal karena porak porandanya muatan 
yang berupa kendaraan yang mudah tergeser atau bahkan terguling oleh limbungnya 
kapal akibat terjangan ombak. 
  Pilihan kembali lagi kepada manusia, apakah memaksa menghadapi resiko celaka 
atau menghindari dengan menunggu, namun berakibat terganggunya jadwal dan 
hitungan ekonomi. Pelaku ekonomi tentu saja sulit diharapkan mengambil 
keputusan ini. Disini, pemerintah harus lebih tegas melindungi kepentingan 
konsumen dan sistim transportasi.
  Namun ada pertanyaan, bukankah konsumen sendiri seringkali memaksakan 
kehendak? Pada saat cuaca buruk, (keluarga korban penumpang Adam Air?) memaksa 
dapat berangkat walau sudah tahu resiko yang dihadangnya. 
  Di sisi lain, yang perlu juga kita fikirkan dan cari jalan keluarnya, adalah 
kegiatan nelayan yang terganggu sumber penghasilannya karena cuaca buruk yang 
dapat berlangsung beberapa hari tersebut. 
  Prinarotomo
   
   
   

 __________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke