apa hal ini tidak membuka mata umat islam bahwa kewajiban naik haji adalah akal2an orang arab saudi saja untuk memakmurkan rakyat arab saudi? begitu teganya mereka demi persaingan dagang sampai membuat tamu2 yang tidak bersalah pada kelaparan sampai beberapa hari. padahal atas bujukan merekalah orang2 islam rela menghabiskan seluruh tabungan masa tuanya dan masa depan anak2nya hanya untuk memenuhi kewajiban yang diperintahkan nabinya yang bangsa arab saudi.
MJ --- In [email protected], "loekyh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Berikut komenter serius saya, komentar terakhir thd berita terakhir > dari Suara Merdeka. > > Kekacauan katering jemah haji dari Indonesia ini mrpk suatu indikasi tambahan terakhir bahwa rukun haji telah menjadi ajang bisnis (kolusi?) besar2-an, baik oleh pihak penyedia jasa (swasta? Keluarga2 kerajaan?) di Arab Saudi atau pun oleh pihak pengelola (Depag) di Indonesia. > > Saya yakin dg jumlah muslim terbesar di dunia dan dengan SENTRALISASI penyelenggara haji yg kewenangannya hanya diberikan kepada SATU pihak (Depag), maka SATU rombongan jemah haji Indonesia yg begitu besar jumlahnya di mata para (kelompok2) Muasasah di Arab Saudi merupakan mesin uang yg paling besar produksinya. Tidak heran pihak2 Muasasah marah2 sampai sabotase dan pake merusak segala ketika kontrak mereka diputus dan dipindahkan ke Anna catering. >
