ikut nimbrung 
fasilitas Google Earth itu tidak real-time. Gambar
yang tampil di Google Earth itu kalau tidak salah
punya jeda sekitar dua tahun. Jadi gambar yang ada di
Google Earth itu diambil dua tahun yang lalu.
Kalau untuk masalah teknologi satelit pencari,
tentunya ada. Kita bisa minta tolong sama Amerika
sana, trus bilang:
"Eh Le (bule-red) kita minjem satelit pengintai elu
dong, jangan dipake buat ngintip wisuda pilot penempur
kita aja....."

--- Paulus Tanuri <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Ikut bersuara soal misteri hilangnya pesawat adam
> air ini.
> Maaf OOT dengan topik seputar berita yang simpang
> siur.
> Sedikit pendapat saja, bahwa seharusnya tanpa perlu
> melakukan penyisiran
> secara fisik (dengan mengirim begitu banyak personil
> dan peralatan yang
> banyak dan memakan waktu begitu lama ), apakah tidak
> ada teknologi untuk
> memindai daerah bersangkutan melalui satelit ?
> Apakah ada yang pernah membuka google earth (sebagai
> contoh saja - karena
> yang ada di sana bukan hasil pemindaian yang real
> time) ? semua image yang
> ada di sana adalah hasil pemindaian via satelite.
> Hasil pemindaian pun
> sangat tajam dan bisa sampai ketinggian yang sangat
> dekat dengan bumi hingga
> kita bisa melihat orang-orang di jalan dengan sangat
> jelas.
> Dan setahu saya ada cukup banyak satelite yang
> mengorbit di atas wilayah
> indonesia yang sanggup melakukan pemindaian
> tersebut. Bahkan di Indonesia
> ada beberapa perusahaan yang memang bekerja membuat
> pemetaan digital dengan
> hasil pemindaian satelite. Mengapa tidak ada berita
> sama sekali mengenai
> usaha pencarian dengan cara pemindaian melalui
> satelite ? apakah hanya tidak
> diberitakan atau memang tidak ada yang melakukannya
> ?
> 
> Dan apakah tidak ada yang mencatat dimana posisi
> terakhir adam air sesaat
> sebelum menghilang dari radar ? Apakah dari sana
> tidak bisa diprediksi sama
> sekali posisi posisi yang mungkin menjadi tempat
> terjatuhnya pesawat ini ?
> 
> Pesawat ini kan cukup besar ukurannya. Dan
> terbangnya juga masih di dalam
> wilayah Indonesia, dan dengan catatan terakhir dari
> radar seharusnya kan
> bisa dipersempit lokasi pencarian.
> 
> Dan yang terakhir. Katanya di negeri ini ada banyak
> sekali orang abnormal
> yang sakti mandraguna. Salah satunya ada ki gendeng
> yang ngakunya pendekar
> pilih tanding. Katanya orang-orang yang ngakunya
> pintar ini sanggup mencari
> barang hilang meskipun sudah hilang lama, apakah
> tidak ada yang sanggup
> mencari pesawat yang berukuran besar dan lebih besar
> dari rumah ini ?
> Kemana si gendeng ini kok gak ada suaranya ?
> 
> 
> regards,
> Paulus T
> 
> 
> On 1/5/07, Leo TOBING <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> >
> >  apakah boleh pejabat tinggi berbuat kesalahan dan
> selanjutnya hanya
> > meminta maaf, padahal kesalahan yang telah
> diperbuatnya telah menimbulkan
> > kerugian baik materil maupun immateril?
> > kalau pejabat tinggi negara saja sudah berbohong,
> dan bekerja tidak
> > berdasarkan data-data akurat, bagaimana mereka
> bisa menjalankan roda
> > pemerintahan yang baik?
> >
> > woooyyy .... bung hatta!!! kira-kira dong elu jadi
> menteri .....
> >
> > pusyiiinnggg bener deh ngeliatin cara kerja teman2
> yang di perhubungan,
> > belum lagi dirjen perhubungannya, bung tatang,
> yang meminta bahwa setiap
> > kesalahan janganlah langsung menyalahkan
> airlinesnya .... kalau demikian,
> > mohonlah dicarikan siapakah penanggung jawab atas
> kecelakaan di udara, laut
> > dan udara ..... ada kecelakaan adamair. km.
> senopati, dan anjloknya kereta
> > api ....
> >
> > /LT.
> >
> >
> >
> >  ------------------------------
> > *From:* [EMAIL PROTECTED]
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] *On
> > Behalf Of *desra natasha
> > *Sent:* 04 Januari 2007 19:28
> > *To:* warga Bsd
> > *Subject:* [Norton AntiSpam] ::: warga_bsd ::: Fw:
> Berita Adam Air yg
> > menipu.
> >
> >
> >
> >
> >  *Subject:* Berita Adam Air yg menipu.
> >
> >
> >
> > **
> >
> >
> >
> >
> >
> > *Dari Presiden Hingga Rakyat Tertipu*
> >
> >
> >
> >
> >
> > Jangan tertawa geli. Sebab ini sebuah tragedi.
> Orang se-Indonesia, dari
> > presiden hingga rakyat biasa telah kena tipu.
> Kabar penemuan lokasi pesawat
> > AdamAir ternyata isapan jempol. Siapa aktor
> pembohongnya?
> >
> > Ketika pesawat AdamAir dinyatakan telah ditemukan
> di Desa Ranguan,
> > Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Sulbar,
> tentu itu sungguh
> > menggembirakan. Setidaknya satu pekerjaan besar
> telah berhasil, yaitu
> > mencari dan menemukan bangkai pesawat. Meski tentu
> saja informasi ini
> > diiringi kabar sedih, yaitu 90 jenazah ditemukan.
> >
> > Tapi pada malam harinya, Selasa (2/1), aneka
> ekspresi wajah orang
> > se-Indonesia yang muncul. Ada yang jutek,
> tersenyum sinis, bahkan tertawa
> > geli. Bagaimana tidak? Berita yang disampaikan
> para pejabat Indonesia
> > ternyata hanya isapan jempol. AdamAir masih
> hilang. Publik Indonesia ,
> > bahkan dunia, juga tertipu.
> >
> > Sebuah televisi terkemuka asing bahkan menyindir
> "kabar bohong" ini dengan
> > menyebutkan betapa buruknya sistem komunikasi di
> Indonesia sehingga bisa
> > memicu adanya berita yang tidak benar itu.
> >
> > *Berikut ini kronologi "berita bohong" itu:** *
> >
> > *08:15 WIB*
> >
> > Lanud Hasanuddin c.q Kapten Mulyadi dan Danlanud
> Marsekal Utama Eddy
> > Suyanto mengumumkan bangkai pesawat AdamAir
> ditemukan di Desa Ranguan,
> > Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polman, Sulbar.
> Informasi didapat dari
> > masyarakat setempat yang telah menemukan pesawat
> dan jenazah. 12 Orang
> > dinyatakan selamat. Sisanya diduga tewas. Tim SAR
> berangkat ke TKP bersama
> > pejabat terkait dari Lanud Hasanuddin, Kapolda
> Sulsel hingga Bupati Polman.
> >
> > *09.15 WIB*
> >
> > Menhub Hatta Rajasa memastikan bahwa AdamAir telah
> ditemukan. Data
> > sementara yang didapatnya 90 orang tewas dan 12
> orang selamat.
> >
> > *11.45 WIB*
> >
> > Wartawan bergerak dari Makassar menuju Polman,
> lokasi jatuhnya AdamAir,
> > lewat darat.
> >
> > *12.43 WIB*
> >
> > Danlanud Hasanuddin Marsekal Utama Eddy Suyanto
> menyatakan, 90 jenazah
> > musibah AdamAir telah ditemukan, tapi 12 lainnya
> masih dicari, bukan
> > selamat.
> >
> > *17:26 WIB*
> >
> > Wartawan yang sudah 30 km dari Desa Ranguan,
> menyatakan 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke