REFLEKSI: Departemen Agama [Depag] adalah tumor jahat di masyarakat, suatu badan organisasi bandit negara berbendera agama. Bagi negara yang mau maju, sejahtera berdemokrasi berazaskan HAM tidak dibutuhkan Depag. Bubarkan Depag sekarang juga!
http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2007/01/09/brk,20070109-90878,id.html Uang Pengganti Katering Jemaah Haji Dicatut Selasa, 09 Januari 2007 | 11:26 WIB TEMPO Interaktif, Jakarta:Uang pengganti katering jemaah haji sebesar 300 riyal mulai dibagikan kepada jemaah yang hendak pulang ke tanah air. Ironisnya, uang itu dipotong sebesar 5 riyal dengan alasan uang hadiah bagi ketua kloter yang membantu mengurusi masalah jemaah di Arafah dan Mina. Ramlan, seorang jemaah dari kloter 8 embarkasi Bekasi mengatakan jemaah di kloternya memberikan uang sebesar 5 riyal kepada ketua rombongan. "Katanya nanti mau dikasih ke ketua kloter," ujarnya saat dihubungi Tempo melalui telepon, Selasa (9/1). Menurut penuturan Ramlan, uang 5 riyal diminta saat ketua kloter membagikan uang pengganti katering jemaah. Setelah uang 300 riyal diterima jemaah, ketua kloter meminta uang "sukarela" dari jemaah sebagai uang hadiah atas jasa ketua kloter. "Uang itu diminta ikhlas," katanya. Sebagian jemaah akhirnya mengalah dan memberikan uang tersebut. Ramlan mengaku kecewa karena uang sebesar 300 riyal tersebut sesungguhnya adalah hak jemaah. "Itu uang kami yang sedianya dibayarkan untuk konsumsi, kok masih diambil," keluhnya. Ia menduga ada pihak-pihak yang hendak mencari kesempatan mengambil untung dari uang yang dibagikan pada jemaah. Kekecewaan Ramlan bertambah karena ia tidak mengetahui pasti uang 5 riyal itu sebetulnya ditujukan untuk kepentingan apa. "Bisa saja ada yang cari-cari alasan," ujarnya. Ia tidak mempermasalahkan besar kecilnya uang yang diberikan oleh jemaah. Menurut dia, uang 5 riyal atau sekitar 12.500 rupiah itu tidak seberapa. "Bukan soal besar kecilnya, tapi soal perbuatannya itu," kata dia. Namun Ramlan mengaku tidak tahu apakah jemaah di kloter lain juga mengalami nasib sama dengan kloternya. Ramlan hanya meminta agar oknum yang mencatut uang makan jemaah tersebut ditindak. "Agar jangan sampai ada yang mengulangi lagi," katanya. Ninin Damayanti
