Saya kira tanggapan Ba Ruak di bawah, walaupun banyak
yang ngaco, sudah lebih membuka mata Satrio
Arismunandar: 

--- Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> Misalnya, ketika Anda mengatakan "Amerika tidak
> menjadi sekutu Saddam dalam perangnya dengan
> Iran..." (ha..ha..ha...!! Menjual senjata ke Saddam
> ketika Saddam sedang berperang melawan Iran itu
> artinya apa????? Kalau niatnya cuma komersial,
> kenapa tidak sekalian menjual senjata ke Iran waktu
> itu? Bukankah sangat menguntungkan??? )

Dan saya tanggapi Ba Ruak: 

--- justjoiningthetribe2
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Sabar opung, ingat kalau marah-marah nanti jantungan
> lagi.
> 
> -------------------
> OPUNG: Kalau soal menjual senjata ke Iran apa Reagan
> tidak menjual senjata juga ke Iran cengan
perantaraan
> Kolonel Oliver North?
> --------------------
> 
> Yes and no, karena arms deals sama Iran sudah
> dimulai sebelum pemilu
> 1980, dan si subversive Reagan menggunakan para
> sandera tersebut
> sebagai alat politik guna menggoyang power presiden
> saat itu.
> Sedangkan uang hasil penjualan senjata tersebut
> digunakan untuk membiayai Contras di Honduras.

Ruak,
Penjualan senjata kepada Iran baru dimulai tahun 1985
oleh Penasehat Keamanan Nasional Robert Mc Farlane
melalui Israel berupa 1000 rudal anti tank BGM-71 TOW
buatan Amerika. Israel semula keberatan kalau tidak
ada izin langsung dari Presiden AS. Tahun 1986
penjualan lanjutan dilakukan sendiri oleh AS (Oliver
North) dengan harga mark-up untuk membiayai gerilyawan
Contra  anti-komunis di Nikaragua. Ini disebabkan
Kongres mengeluarkan Boland Amendment yang mem-blok
dana bantuan membiayai gerilyawan Contra (mirip dengan
Leahy Amendmend yang melarang penjualan senjata kepada
TNI). 

> Dan banyak orang dalam pemerintahan the Butcher of
> the America - Bush
> - sekarang terlibat dalam Iran-Contra scandal
> termasuk secretary of
> defense yang baru, Gates. Waktu itu masa-masa
> Reagan(Republikan).
> 
> Itulah beauty of war ala Amerika, suplai kedua belah
> pihak yang
> berperang dalam hal persenjataan dan Amerika pun
> menghitung pundi-pundi uangnya.

Apa bedanya dengan politik bebas dan aktif? Juga
mengambil keuntungan dari kedua pihak yang lagi
terlibat Perang Dingin, bukan? Kedua pihak memberi
duit, kedua pihak memberikan bantuan ekonomi, kedua
pihak memberikan/menjual senjata.

> --- In [email protected], Sato Sakaki
> <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Who do you think you are, asshole?
> Apa bukannya anda yang mengatakan bahwa tidak ada
> Hizbullah yang berlandasan Syiah di Indonesia? Ini
> saya kutip yang anda tulis:
> 
> > 2. Tidak ada Hizbullah di Indonesia. Yang ada
> Hizbut
> > Tahrir, tapi ini juga Sunni.
> 
> Kalau soal menjual senjata ke Iran apa Reagan tidak
> menjual senjata juga ke Iran cengan perantaraan
> Kolonel Oliver North?
> 
> --- Satrio Arismunandar <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> 
> > Diskusi ini tampaknya makin melebar ke mana-mana,
> > dan makin tidak produktif....
> > Saya kok merasa jawaban dan komentar Anda "tidak
> > nyambung."
> >
> > Misalnya, ketika Anda mengatakan "Amerika tidak
> > menjadi sekutu Saddam dalam perangnya dengan
> > Iran..." (ha..ha..ha...!! Menjual senjata ke
> Saddam
> > ketika Saddam sedang berperang melawan Iran itu
> > artinya apa????? Kalau niatnya cuma komersial,
> > kenapa tidak sekalian menjual senjata ke Iran
> waktu
> > itu? Bukankah sangat menguntungkan??? )




 
____________________________________________________________________________________
Never Miss an Email
Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile.  Get started!
http://mobile.yahoo.com/services?promote=mail

Kirim email ke