Kristenisasi
   
  Kata ini tentu dipastikan bukan produk pengikut Yesus atau murid2nya. Sebab 
Yesus tidak pernah menyuruh pengikutnya meng-kristen-kan siapapun, tapi jelas 
sekali bahwa Yesus memerintahkan; Wartakan kabar baik ini kepada semua orang, 
sampai keujung dunia !!!
   
  Jadi mewartakan kabar baik tentang keselamatan itu tidak sama dengan  
kristenisasi atau pemurtadan. Makna kata itu 'pewartaan' ini  telah terputar 
dan terpleset, sehingga kata tersebut makin lama dianggap makin benar, dan 
bahkan walaupun tidak benar, dicari-cari pembenarannya, dan malah dianggap 
benar. 
  Seharusnya umat kristiani tidak perlu menggunakan kata atau istilah 
"Kristenisasi", karena kata itu bukan ajaran Yesus !!!
   
  Pewartaan kabar baik tersebut bukanlah supaya orang yang beragama lain atau 
kepercayaan maupun ajaran lain dipaksa pindah agama/ajaran, tapi supaya mereka 
juga memperoleh berita keselamatan tsb, dan kalau mereka mau percaya silahkan 
mengikutinya, tak ada paksaan dan diberi kebebasan memilih !!!
   
  Sungguh dungu dan bodoh, kalau mereka merasa agamanya lebih menyelamatkan 
tubuh, jiwa dan rohnya daripada pewartaan kabar baik itu, lalu mereka pindah 
agama (murtad), itu namanya ikut-ikutan atau dableg atau memang dari hatinya 
sendiri, agama kristenpun tidak mau menerima atau membaptis orang yang 
ikut-ikutan masuk Kristen, tapi justru harus memang percaya dgn mantap atas 
berita/kabar baik tsb, dan dari hatinya sendiri, bukan paksaan :)))
   
  Yesus mewartakan kabar baik dan menawarkan persahabatan-Nya kepada setiap 
orang. Ia memberikan hidup-Nya shg mereka yg ingin menanggapi tawaran-Nya dapat 
sungguh2 menjadi sahabat-Nya.
  Persahabtan-Nya adalah persahabatan yg dalam, istimewa,penuh kerelaan dan 
sempurna, yg merupakan ciri persahabatan yang sejati. Ia menginginkan kita 
memiliki hidup dan memilikinya secara berkelimpahan  :)))

 
---------------------------------
Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger's low PC-to-Phone call rates.

Kirim email ke