11/01/2007 02:12 WIB 

Bush = Babi Berlipstik

Gagah Wijoseno - detikcom

 

AS - Tentangan muncul dari kubu demokrat terhadap rencana Presiden AS,
George W Bush, untuk menambah 21.500 pasukan ke Irak. Bahkan seorang anggota
Kongres dari New York, Charlie Rangel, menyebut Bush layaknya babi
berlipstik.

 

"Seperti yang sering dikatakan oleh orang-orang, Anda bisa mendandani babi
dengan lipstik tapi babi tetaplah babi," ujarnya seperti dilansir AFP, Kamis
(11/1/2007).

 

Apapun alasan yang dikemukakan Bush, Charlie menganggap pada dasarnya perang
di Irak adalah sebuah kesalahan. Karena itu, penambahan pasukan dengan dalih
stabilisasi keamanan juga tidak disetujuinya.

 

Kubu demokrat menganggap penambahan pasukan di Irak hanya akan menambah
jumlah prajurit yang tewas. Pemimpin kubu demokrat Harry Reid mengatakan,
pihaknya akan beroposisi terhadap rencana itu untuk mengurangi eskalasi
perang di Irak.

 

Pada pidato Presiden Bush Rabu 10 Januari kemarin, dia mengumumkan akan
menambah pasukan di Irak sebanyak 21.500 orang. Penambahan pasukan itu
sebagai bagian dari usaha AS untuk menghancurkan kelompok teroris,
pemberontak, membatasi pengaruh Iran-Suriah, serta meyakinkan rakyat Irak
bahwa pemilu dapat memperbaiki keadaan.

 

Tapi banyak pihak meragukan strategi tersebut. Alih-alih makin tenang,
penambahan pasukan hanya akan membuat korban dari pihak AS semakin
banyak.(gah/ken)

 

Source :
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/01/tgl/11/tim
e/021259/idnews/728959/idkanal/10

 

 

Kirim email ke