Guys.... ini berita menarik, semoga bisa dimuat di media Anda. Thanks keep in touch, ;)teeeddy! SIARAN PERS HOTEL FUJITA MANOKWARI MENOLAK ODHA J A Y A P U R A (15/1) - Stigma dan diskriminasi terhadap Orang yang Hidup dengan HIV/AIDS (ODHA) ternyata masih menjadi masalah yang harus mendapat perhatian serius di Tanah Papua, sehingga sejumlah ODHA dari berbagai daerah berkumpul untuk menghadiri Pertemuan Konsolidasi Jaringan ODHA Papua (JOP Cenderawasih Plus). Ironisnya, justru pada saat berkonsolidasi, mereka terpaksa angkat kaki dari hotel tempat pertemuan karena pihak manajemen hotel menolak keberadaan mereka. Adalah Hotel Fujita, hotel di pinggiran Kabupaten Manokwari Irian Jaya Barat, Senin (15/1) sore, yang meminta panitia dan peserta pertemuan konsolidasi yang sebagian besar ODHA untuk meninggalkan hotel. Alasannya, bila kegiatan tetap dilangsungkan di hotel tersebut, akan terbangun image buruk dan masyarakat enggan menginap di Hotel Fujita. Wakil Gubernur Irjabar, Rahimin Katjong, dan Sekretaris KPA Nasional, dr. Nafsiah Mboi, pun turun tangan dengan menghubungi pihak manajemen Hotel Fujita dan memberi jaminan bahwa kegiatan itu tidak akan berdampak negatif bagi hotel. Namun hasilnya nihil, manajemen Hotel Fujita tetap menolak dan minta panitia dan seluruh peserta pertemuan meninggalkan hotel. Pelaksana Tugas Ketua Harian KPA Provinsi Papua, P.S. Ukung, menyayangkan sikap manajemen Hotel Fujita yang diskriminatif terhadap ODHA. Kekhawatiran mereka tidak beralasan. ODHA tidak perlu diperlakukan seperti ini. HIV tidak menular melalui kontak sosial biasa. Sikap yang diambil manajeman Hotel Fujita sangat berlebihan, ungkap Ukung dengan nada kecewa. Rencananya, Pertemuan Konsolidasi Jaringan ODHA Papua (JOP Cenderawasih Plus) akan dibuka Selasa (16/1) pagi oleh Gubernur Irjabar, Abraham O. Atururi. Minggu (14/1) sebagian panitia sudah check in. Spanduk yang bertulisan Selamat Datang : Peserta Pertemuan Konsolidasi JOP pun sudah terpampang di depan hotel. Semua persiapan berjalan lancar. Senin (15/1) peserta dari berbagai kabupaten/kota se Tanah Papua mulai berdatangan. Entah bagaimana asal muasal penolakan itu, pihak manajemen hotel mendatangi panitia dan minta, hari ini juga, peserta dan panitia meninggalkan Hotel Fujita. Beberapa peserta dari Merauke yang baru tiba di hotel setelah menempuh perjalanan panjang Merauke Jayapura Manokwari, menyatakan sangat kecewa dengan kejadian tersebut. Tampak raut muka lelah dan kecewa berbaur menjadi satu. Pertemuan Konsolidasi Jaringan ODHA Papua (JOP Cenderawasih Plus) adalah kegiatan yang difasilitasi KPA Provinsi Papua dan Pemprov Irjabar didukung beberapa LSM dan lembaga donor. Tujuan pertemuan ini untuk mengaktifkan kembali JOP Cenderawasih Plus yang sudah terbentuk beberapa tahun silam. Seiring dengan GIPA (Greater Involvement of People Living with HIV/AIDS) atau keterlibatan ODHA yang lebih besar dalam penanggulangan HIV/AIDS, melalui JOP Cenderawasih Plus diharapkan ada peningkatan kemampuan dan kemandirian ODHA sehingga mereka memiliki peran lebih dari yang sudah dilakukan selama ini dalam penanggulangan AIDS di Tanah Papua.*** Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi : Drs. P.S. Ukung Pelaksana Tugas Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Papua HP : 0811 48 0931 Dewi Wulandari Media Relations Officer (MRO) Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Jln. Kesehatan no.2 Dok II Jayapura Telp/Fax : 0967.532523 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua adalah lembaga yang bertugas merumuskan kebijakan dan melakukan koordinasi dalam penanggulangan HIV/AIDS di Papua. KPA Provinsi Papua bertanggung-jawab dan melaporkan kepada Gubernur. KPA Provinsi Papua berdiri sejak tahun 2001 dan dasar hukum KPA Provinsi Papua saat ini adalah SK Gubernur no.84 Tahun 2001. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------- HIV & AIDS adalah penyakit menular yang bisa di cegah. HIV hanya MENULAR melalui hubungan seks tanpa kondom, penggunaan jarum/alat suntik yang tercemar virus HIV, dan dari ibu ke anak. HIV/AIDS TIDAK MENULAR melalui jabat tangan, berciuman, menggunakan peralatan makan/kerja bersama, berbagi ruangan, dan kontak sosial biasa. ----------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------- Any questions? Get answers on any topic at Yahoo! Answers. Try it now.
