Aneh memang yang namanya hafsah, nyonya muslim atau apalah namanya yang suka gonta-ganti terus. Kasus munir kok dihubung2kan dg konflik agama. Bahkan semua hal selalu dihubung2kan de konflik agama. Tapi ya udahlah, mungkin orang stres ini ada baiknya seterusnya tidak usah ditanggapi...oops tapi sudah telanjur saya tanggapi ya..:) Biar buat bonus aja deh, biar dia seneng. Selamat bermasturbasi hafsah, nyonya muslim, or apalah namanya...!!!
Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > DL - Meminta bantuan presiden negara asing untuk menyelesaikan > masalah HAM dalam negeri? How comes, apakah Indonesia tidak mampu > menyelesaikan kasus Munir sendiri? Di samping itu tangan Bush > sendiri berlumuran darah di Irak, bagusnya sih menyelesaikan kasus > Munir dengan tenaga sendiri saja, bukan begitu? > Mau membicarakan kasus Munir dengan Bush tidak bisa disalahkan, tapi kalopun sudah dibicarakan, apa yang bisa dilakukan oleh Bush ??? Enggak ada apapun yang bisa dilakukannya, karena Bush itu presiden Amerika tentunya tak berwenang untuk mengambil alih kedudukan presiden Indonesia hanya untuk menyelesaikan kasus Munir. Kalo pembunuh Munir itu dilindungi pemerintah RI, begitulah kenyataannya, sama tidak berbeda dengan pembakar2 mesjid Ahmadiah, khan juga dilindungi pemerintah, sama dengan pemerkosa amoy2 di Indonesia, juga dilindungi pemerintah, juga para pembakar gereja2 diseluruh Indonesia juga dilindungi pemerintah, bahkan para penjarah harta benda pribadi umat Ahmadiah juga tidak satupun yang ditangkap tapi semuanya dilindungi pemerintah melalui MUI dan fatwa2nya. Lalu dengan begitu banyaknya kasus2 teror seperti diatas ini yang dilindungi pemerintah RI, apa lagi yang diharapkan oleh rakyat jelata??? Kali ini Munir, sebelumnya jemaat Ahmadiah, sebelumnya lagi amoy2, giliran anda sih tinggal tunggu saja. Mungkin anda menganggap diri anda tak mungkin jadi korban seperti mereka, tapi anda harus ingat, mereka yang telah jadi korban seperti Munir ini, juga tadinya berpikir begitu, engga mungkinlah aku jadi korban. Semua akhirnya akan mengalaminya hanya masalah waktu saja, karena yang namanya negara amburadul semuanya pasti hancur hanya waktu saja yang mengatur cepat lambatnya, dan juga bagaimana cara penguasanya menutupi kehancurannya ini !!! Bukan bush yang berlumuran darah di Irak, melainkan justru para terorist itu yang berlumuran darah dari orang2 yang tak berdosa. Bush justru menumpas terorist agar tidak lagi menumpahkan darah mereka yang tak berdosa !!! Begitulah kenyataannya, kalo anda punya pendapat yang berbeda silahkan saja karena kenyataan tidak bisa diubah. Ny. Muslim binti Muskitawati. > > Radio Nederland Siaran Indonesia - Ranesi. > http://www.ranesi.nl/news/pers/ > Presiden George W. Bush Dihimbau Bicarakan Soal Munir Dengan SBY > Pada situs human rights first.org dapat dibaca surat terbuka sebuah organisasi advokat terkenal yang berisi seruan kepada presiden Amerika George W. Bush agar membicarakan perkara Munir dalam pertemuannya dengan presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin mendatang di Bogor. Presiden Bush telah menyebut pentingnya masalah hak-hak azasi manusia di dunia, maka ia seharusnya menyoroti keadilan dalam sebuah perkara yang sangat penting untuk kemajuan hak-hak azasi manusia dan demokrasi Indonesia. > > Ketika pulang dari Amerika Serikat setelah menerima hadiah dari Human Rights First dan bertemu dengan para wakil pemerintahan Amerika dan PBB, Suciwati, isteri Munir, dihadapkan pada keputusan pemerintah Indonesia yang mengecewakan yaitu penolakan setiap bentuk campur tangan internasional dalam kasus Munir. Menurut Jakarta, pihak berwenang dalam negeri bisa menanganinya. Namun polisi belum pernah bertindak berdasarkan bukti Tim Pencari Fakta yang menunjukkan keterlibatan petugas BIN dan petugas senior maskapai penerbangan Garuda. Sebenarnya presiden SBY belum mengumumkan laporan tim tersebut seperti dijanjikannya sebelum informasi ini keluar. > > Menurut Maureen Byrnes, pemimpin Human Rights First, polisi dan Kejaksaan Agung sudah punya waktu dua tahun untuk menunjukkan mereka betul-betul ingin menangkap pembunuh Munir. Kegagalan pemerintah Indonesia untuk sepenuhnya menyidik perkara ini dan mengadili orang yang betul-betul bertanggungjawab atas pembunuhan Munir menjadikan hal ini sebagai masalah internasional penting. > > Demikian situs human rights first dan demikian pula ulasan pers hari ini. > --------------------------------- Need Mail bonding? Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.
