Kalau ini sih memang sepertinya komentar kecemburuan antarstation 
deh kelihatannya... :P
Yang jelas, bukannya media anda (globaltv) juga pernah melakukan hal 
yang sama dengan mencoba membeli info berita 'investigasi'(?) soal 
sate kera di daerah jakarta barat. bahkan lengkap dengan adegan 
pemenggalan kera yang telah dipersiapkan terlebih dulu (ini adegan 
sadis lho!). kalau berita trans dianggap kacang polong, lalu harus 
disebut apa berita di tv anda yang membohongi pemirsa 
soal 'penemuan' bangkai pesawat adam air di manado? Bahkan 
kontributor anda di makassar jadi korban amukan keluarga korban adam 
air lho...    



--- In [email protected], "kristina_thely" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Salah seorang sepupu aku ikut test perekrutan Trans Corp di 
Senayan. 
> Sekembalinya dari test, ia bertemu dengan aku dan menceritakan 
> pengalamannya. Tiba-tiba ia bertanya, "Siapa sih tokoh yang bilang 
> kalau agam menyengsarakan manusia?". Aku bingung ditanya begitu, 
dan 
> ia cerita kalau dalam test TRANS CORP saat itu ada pertanyaan, 
> siapakah tokoh yang mengatakan agama itu menyengsarakan manusia. 
Itu 
> pilihan berganda dan diantaranya ada pilihan nama Karl Marx. Aku 
> langsung tersenyum geli dalam hati, "ini yang bikin soal goblok 
apa 
> karena terlalu sering ikut penataran P4?" SEtahu aku, Marx hanya 
> mengatakan agama itu candu bagi masyarakat. Pfff, master of 
stupidity, 
> fikirku..
> 
> Lain lagi seorang teman yang pernah bekerja di Trans Tv sempat 
cerita-
> cerita ringan saat kumpul bersama teman-teman wartawan lain. Ia 
> bercerita kalau saat perekrutan karyawan trans, beberapa presenter 
> yang cantik-cantik akan berjalan mengeliling peserta dan mencatat 
> nomor peserta ujian yang kemungkinan besar akan lulus. Syaratnya? 
> Gampang! Asal Cantik dan lokasi rumah terbilang tajir. (kalau 
cerita 
> ini agak tendensius, aku belum bisa memverivikasinya. Namun lucu 
saja 
> bila benar begitu, terbukti kelak kualitas reporternya yang cuma 
jadi 
> tukang pegang mike).
> 
> Jadi selamat untuk Trans Tv atas diraihnya Rekor MURI karena 
diikuti 
> banyak sekali peserta.
> 
> Dan selamat juga untuk  sebuah yayasan di kawasan Tanjung Priok 
yang 
> selalu memasok aneka soft news -yang menarik dengan varian harga 
300-
> 600 ribu rupiah- ke sebuah stasiun tivi yang mengutamakan liputan 
> kacang polong ketimbang penemuan bangkai pesawat.
>


Kirim email ke