Date: Mon, 22 Jan 2007 11:43:06 -0800 (PST) From: Sastra Pembebasan <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Pemberitahuan Untuk Mendapatkan Buku Roman Memoar: "ALHAMDULILLAH" oleh Asahan Aidit
Salam Pembebasan! Para Kawan dan handai taulan yang budiman, Buku Roman Memoar berjudul "ALHAMDULILLAH" Karya ASAHAN AIDIT bisa di dapat di Toko Buku "KALAM" - Utan Kayu - Jakarta, Toko Buku Bang YOS - TIM - Jakarta, Toko Buku GUNUNG AGUNG - Di Seluruh Indonesia dan Toko Buku GRAMEDIA di JABOTABEK. ASAHAN AIDIT: "ALHAMDULILLAH" Harga Rp. 80.000,- Editor: Heri Latief - Ratih Miryanti - Daniel Mahendra Rancang Kulit Muka: A. M. Firmansyah Desain Buku: Team Trans Mandiri Print, Jakarta Diterbitkan oleh Lembaga Sastra Pembebasan HP. +31620 498914 Email: lembaga_sastrapembebasan ISBN: 979 - L5354 - L - 8 DAFTAR ISI: Kata Pengantar: Eep Saefulloh Fatah - i Kata Pengantar: Dr. Asvi Warman Adam - iv Daftar Isi - ix I. Bagian Pertama: (1) - (24) Tan Son Nhat - Schiphol - 1 - 74 (25) Bungalow Maut - 77 (26) Kuburan di Belakang Rumah - 82 (27) Pulanglah Dia Sianak Hilang - 86 (28) Gigitan Seekor Anjing - 90 (29) Bekas-Bekas yang Tertinggal - 95 (30) Dua Paria - 100 (31) Cinta di Tepi Pantai - 105 (32) Permohonan Untuk Cinta - 109 (33) Setan Adalah Dirimu Sendiri - 113 (34) Tan Son Nhat - Schiphol - 120 (35) Yang Historis dan Yang Kontemporer - 128 (36) Dari Tan Son Nhat hingga Venus di Bak Mandi - 132 (37) - (40) Tan Son Nhat - Schiphol - 139 - 161 Bagian Kedua: (1) - (2) Tan Son Nhat - Schiphol - 173 - 183 (3) Intermezzo Dalam E-Minor - 188 (4) Presto Ma No Troppo - 193 (5) Rondo Capriccio - 200 (6) Prelude Dalam Tema dan Variasi - 208 (7) Serenade Melancholique - 217 (8) Andante, Canzonetta - 223 (9) Tan Son Nhat - Schiphol - 232 (10) Nyanyi Sunyi Seorang Pemuda Pandir Dia Tidak Bisa Memindahkan Gunung - 241 (11) Tan So Nhat - Schiphol - 246 (12) Parole Sans Canson - 250 (13) - (14) Tan So Nhat - Schiphol - 256 - 262 (15) Aidit Si Kambing Hitam - 279 (16) Aidit Si Penempuh Jalan Damai "One Man Show"? - 278 (17) Jawaban Sebuah Pertanyaan - 289 (18) Bang Amad Sebelum dan Sesudah Dipa Nusantara - 300 (19) Tan So Nhat - Schiphol - 309 (20) Poco Maestoso Ma Con Sordino - 317 (21) - (25) Tan So Nhat - Schiphol - 329 - 346 Bagian Ketiga: (1) - (10) Merambat Tanah Pemukiman - 353 - 397 (11) Moskow 1965 - Peking (II) - 401 (12) - (13) Merambat Tanah Pemukiman - 408 - 412 (14) Dia Normal - 417 (15) Final - 418 IV. Lampiran - Koleksi foto's Tebal Buku 466 halaman. *** Kata Pengantar: "Revolusi Gagal dalam Perjalanan Manusia" "... .Lewat novel memoar ini Asahan tak mempahlawankan siapa pun dan tak mensimplifikasi sejarah sekadar hikayat orang besar. Lebih dari sekadar itu, Asahan juga berhasil menggambarkan secara hidup bagaimana komunisme bekerja dalam sistem yang sesungguhnya tak seragam: Vietnam, RRC, Uni Soviet. Lalu, yang membuatnya menjadi hidup adalah dijadikannya pergulatan manusia sebagai unsur utama cerita..." [Eep Saefulloh Fatah - Dosen FSIP- Universitas Indonesia, Jakarta] Kata Pengantar: "OTOKRITIK TERHADAP KOMUNISME" "... Buku yang anda pegang sekarang menurut hemat saya adalah trilogi ketiga dari dua buku yang sudah terbit sebelumnya. Bila dalam buku kedua, Asahan bercerita dengan kehidupan di Moskow dan perjalanan ke Hanoi (melalui Beijing), maka pada buku ketiga ini ia berkisah tentang penantian keberangkatan ke Eropa setelah belasan tahun bermukim di Vietnam...." [Dr Asvi Warman Adam, Ahli Peneliti Utama LIPI] "Komentar Pembaca" "... Ada yang mencekam dalam bab-bab yang pendek dan sederhana ini. Yaitu, sebuah narasi yang implisit, yang seolah menyembunyikan kata dan nama yang tak boleh diucapkan di masa lalu..." [Ayu Utami, Novelis] "Kesan pembaca" "...Buku Alhamdulillah, ditulis oleh seorang marxist abangan (hal 177), yang pernah dikirim oleh PKI atau pemerintah Indonesia belajar ke Uni Soviet sebelum tragedi kemanusiaan 65/66. Sesudah tragedi tersebut, ia berlajar ilmu revolusi di Vietnam untuk membebaskan negerinya dari penghancuran oleh Orde Baru. Kawan Abang ini, juga sempat mampir ke RRT. Tetapi ia tidak betah di Vietnam. [Putu Oka Sukanta - Penulis dan Penyair ] "Saya sudah punya Buku "Alhamdullilah" Nya Pak Asahan" "...Kover luarnya memang sudah menunjukkan tanda-tanda keromantisan itu. Apalagi judulnya pun "Roman memoar". Warna ungu dengan percikan warna emas di huruf A dan H dalam kata Alhamdullilah yang tertulis menyamping di sebelah kiri. Dan di depan terdapat foto Kakak beradik Aidit plus dua putra-putri DN Aidit, membuat buku itu memancing untuk di pegang, dilihat dan di baca..." [Elisa Koraag - Penulis dan Penyair, anggota milis sastra pembebasan] Terimakasih atas perhatianya, R.Miryanti Information about KUDETA 65/ Coup d'etat '65, click: http://www.progind.net/ http://geocities.com/lembaga_sastrapembebasan/ --------------------------------- Expecting? Get great news right away with email Auto-Check. Try the Yahoo! Mail Beta.
