Disebut KKN, Laksamana Melawan
JAKARTA - Gara-gara namanya disebut Pansus Kapal Tanker Pertamina, mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi mengeluarkan dua jurus serangan balik. Selain melayangkan gugatan hukum, langkah politik untuk minta pertanggungjawaban Megawati pun disiapkan. "Kami akan melaporkan sejumlah anggota DPR ke Mabes Polri karena diduga melakukan pencemaran nama baik," ujar Petrus Salestinus, kuasa hukum Laksamana Sukardi di Jakarta kemarin. Laksamana, pendiri sekaligus koordinator Pimpinan Kolektif Nasional (PKN) Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) kemarin menggelar jumpa pers khusus untuk membantah temuan Pansus Tanker Pertamina DPR. Sebelumnya, saat Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan KPK, Pansus menyebut Laksamana sebagai orang yang bertanggung jawab dalam penjualan kapal tanker Pertamina. "Pada rapat dengan KPK, mereka menyebut Laksamana terlibat KKN dan menyebut Laksamana sebagai orang yang paling bertanggung jawab untuk dimintai keterangan. Padahal, KPK sudah memberikan keterangan tidak ada kerugian negara dalam kasus ini," kata Petrus. Karena itu, Laks akan melaporkan sejumlah anggota Pansus seperti Gayus Lumbuun dan Simon Patrice Morin. Keduanya dari FPDIP. Mereka akan dilaporkan ke Mabes Polri pada Kamis, 25 Januari 2007. Menurut Petrus, Pansus DPR juga akan digugat secara perdata ke pengadilan karena dalam keputusannya diduga ada kebohongan publik. Laksamana juga menegaskan, tidak ada kerugian negara apa pun dalam penjualan tanker tersebut. Dia bahkan menyebut negara diuntungkan sekitar USD 50 juta. "Jadi, tidak jelas mengapa saya diminta bertanggung jawab. Sejak mundur dari kabinet, saya memang sudah jadi TO (target operasi)," katanya.(adb) Sumber: Jawapos - Rabu, 24 Januari 2007 ++++++++++ Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) klik http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita Untuk Indonesia yang lebih baik, klik http://www.transparansi.or.id/ -------- Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) The Indonesian Society for Transparency Jl. Polombangkeng No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 Telp: (62-21) 727-83670, 727-83650 Fax: (62-21) 722-1658 http://www.transparansi.or.id E-mail: [EMAIL PROTECTED]
