O...istrinya pak adang itu pengusaha ya?? klo emang bisnisnya besar, mungkin ga' sih ya klo kelancaran bisnisnya itu ditunjang oleh jabatan sang suami??
ooh iya, ko' sy ga' yakin ya, klo iklan2 pak adang itu murni dari sang istri dan kocek pak adang sendiri. Kita lihat aja iklan di tv yg durasinya cukup lumayan itu apa sedikit tuh dana yang diperlukan? mungkin ga' sih dana itu berasal dari partai yg mencalonkannya?? soalnya saya pernah lihat tuh beberapa spanduk adang bersanding dengan spanduk ucapan tahun baru hijriyah dari partainya mas wido, kebetulan atau memang betul2-an?? --- In [email protected], "cruush" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Halo Mas Priyo, > > Kalau soal dana untuk kampanye Pak Adang, saya kira dari kocek > sendiri. Sebab istrinya Nunun Daradjatun adalah seorang pengusaha, > She can be seen in creme de la creme gathering atau di majalah- > majalah gaya hidup. Kalau tidak salah she is a chief of editor > majalah Telset, Ketua Umum Yayasan Buku Bangsa dan presiden director > of PT Wahana Esa Sambadha > > Cheers, > > Ms. Cruush > > > MOD: > yang paling saya ingat dari Bu Nunun D. rambut sasaknya yang setinggi Gunung Merapi. Mungkin dia saat tidur dan mandi rambutnya seperti itu ya? > > --- In [email protected], "Priyo Husodo" <priyohusodo@> > wrote: > > > > Dear all, > > > > rupanya hawa persaingan politik di DKI sudah cukup memanas. setelah > fauzi > > Bowo secara malu-malu mengiklankan dirinya sendiri di seantero > wilayah > > jakarta dan juga nasional (pake tipi nasional) dengan > mengatasnamakan badan > > narkotika provinsi, maka saat ini Adang Daradjatun juga beriklan > dengan > > mengatasnamakan kerukunan warga jakarta. > > > > emang kapan sih tuh kerukunan berdiri... koq ujug-ujug yah... > sekali lagi > > Indonesia ini emang aneh yah... tapi memang ini gejala umum ketika > ada > > pilkada. terlepas itu, saya suka banget gaya iklannya (lebih ciamik) > > ketimbang yang punya Fauzi (modal ngepalkan tangan doang)... btw > siapa sih > > agensi yang menangani Adang? lumayan juga tuh... tahu bener > memanfaatkan > > moment > > > > tapi ada satu kaedah yang menurut saya yang patut dipertanyakan > > kredibilitasnya, ya itu tadi siapa, apa dan bagaimana "makhluk" > yang bernama > > organisasi kerukunan warga jakarta? sebagai warga jakarta harusnya > saya > > dapat mempertanyakannya. koq ada organisasi itu warga jakarta belum > > rukun-rukun juga... jangan-jangan di dalem isinya cuma FBR dan FPI > aja... > > trus bagaimana pendanaannya berasal untuk buat iklan dan juga > pasang iklan > > di tipi (mahal banget pastinya)... > > > > Mohon tim kampanye Adang Daradjatun menjelaskan organisasi ini, > sebelum > > dipertanyakan banyak orang (baca: lawan politik). > > > > warga jakarta yang lagi merantau di daerah, > > > > ph > > >
