Bung Irzan yang baik dan kritis,

1. Tampaknya saya belum pantes dapat bonus 30 X gaji. Tapi jika dapat 15 X saja 
saya sudah seharusnya sujud syukur, dan minimal 2,5% harus dizakatkan. Kalau 
Anda nggak suka Nasi Padang, saya traktir Cap Cay saja...he..he...

2. Starbucks sudah tidak ada lagi di gedung Trans TV, dan akan diganti dengan 
Coffee Bean (cafe kopi juga, yang sekarang sedang disiapkan tempatnya). Coffe 
Bean ini belum lama juga sudah dibeli sahamnya oleh Grup Para. Saya sendiri 
nggak suka ke Starbucks sebab untuk saya terlalu mahal (secangkir kopi = Rp 
35.000 = 3 porsi Nasi Padang).

3. Soal SMS itu saya betul-betul tak tahu-menahu. Dan seperti biasa, info dari 
Anda saya forward ke milis internal Trans TV agar dibaca oleh yang 
berkepentingan.

Satrio Arismunandar
Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026,  Fax: 79184627

http://satrioarismunandar6.blogspot.com

----- Original Message ----
From: irzan blitz <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, January 25, 2007 1:03:34 AM
Subject: [mediacare] Trans TV; Dapat Sensasi, Uang Kembali


Bung Satrio,
Terima kasih atas tawaran makannya. Saya jadi tidak
enak. Ngritik Trans TV kok malah disumpel nasi Padang.
Mbok ya kalau gaji naik 30 kali lipat nraktirnya lebih
elite gitu lho, Starbucks..misale. .hahaha.
Syukur deh kalau memang bakal dapat gaji lebih besar.
Mudah-mudahan Pak Ishadi mau merelakan sebagian
keuntungannya untuk karyawannya.
Untuk seorang wartawan, bonus 30 kali gaji tentu
sangat luar biasa. Katakanlah dia sudah karyawan
tetap. Gajinya sudah Rp 5 juta. Oalah...dia bisa bawa
pulang Rp 150 juta. hebat sekali yaa...Trans TV.
Lagi demam piagam MURI kan? kenapa gak sekalian aja
undang lagi Jaya Suprana, biar Trans bisa masuk Muri
lagi...Perusahaan TV dengan bonus akhir tahun paling
tinggi.

Begini Bung Satrio,
Ada teman saya (dia salah satu pelamar Trans). Dia
mengeluh, karena pulsanya melorot setelah mendapatkan
SMS dari Trans. Tiap mendapatkan info dari nomor 9700,
pulsanya berkurang Rp 2000. Beberapa kali dia
mendapatkan info yang ternyata tidak gratis itu.
Saya jadi berpikir, ini mungkin dapat dialami oleh 110
ribu peserta tes seleksi Trans.
Bayangkan saja, jika satu orang menerima lima kali SMS
saja. Trans Corp sudah untung sekali.
Begini ilustrasi penghitungan secara matematisnya.
Lima SMS x Rp 2.000 x 110.000 orang=Rp 1.100.000.000.
Ya, hanya mengeruk dari SMS saja, Trans Corp berhasil
meraup duit tak kurang dari Rp 1,1 M hanya dalam
hitungan hari. Padahal, untuk ajang senasional itu,
menurut sumber di Trans sendiri, dana yang
digelontorkan mencapai Rp 1 miliar!!

idenya memang sangat luar biasa brilian. Trans Tv
mendapatkan sensasi dan nama yang kian terdongkrak.
Karena diliput oleh banyak media, termasuk Kompas.
Hanya saja, manajemen Trans TV juga perlu
berhati-hati. Bisa-bisa peserta yang merasa dicurangi
dan secara tak sadar tertipu oleh info SMS itu akan
melakukan "Class Action"...

Kirim email ke