Petisi 50 Serahkan VCD Bukti Pelanggaran


Meski surat pengaduan masuk dua bulan lalu, Badan Kehormatan DPR belum 
memeriksa Ketua DPR Agung Laksono sehubungan dengan adanya pengaduan 
pelanggaran kode etik yang diadukan Sekretariat Bersama Kelompok Kerja Petisi 
50. 

Untuk memperkuat bukti dan agar kasus ini tidak dipetieskan, Kamis (25/1), 
Pokja Petisi 50 kembali memperkuat bukti dengan menyerahkan dua rekaman video 
(VCD) tentang perjalanan Safari Ramadhan Agung Laksono ke Lebak, Sumedang, dan 
Bantul, serta keterlibatannya di AdamAir. 

"Dengan bukti ini, Badan Kehormatan DPR saatnya memanggil Agung Laksono," ujar 
Koordinator Komite Waspada Orde Baru Judilherry Justam kepada wartawan sambil 
memutar VCD itu. Hadir juga Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Majelis 
Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Muzakkir Djabir. 

Dalam VCD itu, menurut Judilherry, Agung terlihat jelas melakukan Safari 
Ramadhan sebagai Ketua DPR. Hal ini terlihat dari spanduk yang bertuliskan 
Agung sebagai Ketua DPR. Agung juga menggunakan lencana DPR. 

Padahal, rapat DPR tidak pernah menugaskan Agung untuk melakukan Safari 
Ramadhan. Di sisi lain, Agung memakai fasilitas DPR, seperti bus dan membawa 
serta staf DPR. 

Agung juga dinilai melakukan kebohongan publik dengan mengatakan tak lagi 
menjadi Komisaris Utama di AdamAir saat menjadi Ketua DPR. Judilherry menilai 
Agung berbohong dan berniat cuci tangan setelah pesawat AdamAir hilang. 

Terbukti, pada undangan peluncuran Penerbangan AdamAir ke Singapura, 17 Maret 
2006, Agung masih ditulis sebagai Dewan Komisaris AdamAir. Kantor AdamAir juga 
pada Januari 2007 masih memajang foto Agung Laksono bersama jajaran direksi 
perusahaan penerbangan itu. Di bawah foto itu, Agung ditulis sebagai Presiden 
Komisaris. 

Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR T Gayus Lumbuun membantah BK bertindak tebang 
pilih dalam menindaklanjuti dugaan pelanggaran oleh anggota DPR. Agung belum 
dipanggil karena bukti yang diberikan pelapor dinilai belum kuat. (sut) 

Sumber: Kompas - Jumat, 26 Januari 2007



++++++++++
 
Untuk berita aktual seputar pemberantasan korupsi dan tata kelola
pemerintahan yang baik (good governance) klik
http://www.transparansi.or.id/?pilih=berita
 
Untuk Indonesia yang lebih baik, klik
http://www.transparansi.or.id/ 


--------
 
Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI)
The Indonesian Society for Transparency
Jl. Polombangkeng No. 11,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110 
Telp: (62-21) 727-83670, 727-83650 
Fax: (62-21) 722-1658 
http://www.transparansi.or.id 

Kirim email ke