Note: forwarded message attached.
 
---------------------------------
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
--- Begin Message ---


With Loves,
Sinta Tiara Rini


 

Bergabunglah dengan layanan e-mail gratis kami -Gloria Cyber Ministries- di http://www.glorianet.org
--- Begin Message ---
Jika Anda penggemar kangkung, baik itu ca kangkung, petis kangkung,

kangkung cos, dll yang berkaitan dengan kangkung, mungkin cerita ini dapat

menjadi pertimbangan bagi Anda pada saat akan mengkonsumsi kangkung.



Saya mendapat cerita ini dari seorang teman, tapi Saya lupa tempat

persisnya di negara mana, yang jelas antara Singapura /
 Malaysia 
.



Pada suatu hari di rumah sakit terkenal, semua dokter kebingungan hanya

karena ada seorang anak kecil yang tampan menderita sakit perut. Anak itu

dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya setelah 2 hari menderita diare.

Sudah bermacam obat sakit perut yang diberikan kepada anak itu, namun

diarenya tidak kunjung sembuh.



Di rumah sakit orang tua anak tersebut ditanya oleh dokter, makanan apa

saja yang sudah dimakan oleh anak tersebut selama 2 hari ini. Orang tua

anak itu kebingungan, karena sejak anaknya diare otomatis anak tersebut

tidak mau makan, dia hanya minum susu, itu pun langsung dikeluarkan lagi.

Setelah usut punya usut, ternyata sebelum menderita diare, malamnya anak

tersebut baru saja diajak makan kangkung cos di restoran oleh orang

tuanya.



Dokter segera melakukan rontgen, ternyata diusus anak tersebut telah

berkembang biak lintah dengan anaknya yang kecil-kecil. Dokter angkat

tangan dan menyatakan tidak sanggup mengambil tindakan medis apapun.

Akhirnya anak kecil tampan yang
 malang 
itupun meninggal dunia.



Usut punya usut, ternyata lintah itu sebelumnya bersemayam di dalam batang

kangkung yang besar. Memang, untuk penggemar kangkung cos yang paling enak

adalah batangnya, apa lagi jika dimasak oleh seorang ahli, maka kangkung

cos rasanya akan menjadi renyah. Lintah yang berada di dalam batang

kangkung itu tidak akan mati walau dimasak selama apapun, apa lagi untuk

kangkung cos prosesmemasak tidak terlalu lama untuk menghasilkan rasa

kangkung yang enak. lintah hanya akan mati jika dibakar.



Di dalam usus anak tadi, lintah yang tadinya hanya 1 dalam 2 hari

berkembang biak dengan cepatnya karena terus menerus menghisap darah yang

ada, otomatis dokter juga kebingungan, bagaimana mematikan/membersih
 kan

lintah yang telaha sangat banyak tersebut dari dalam usus anak
 malang 
itu.



Jujur, sejak mendengar cerita itu, kesukaan saya akan kangkung menjadi

berkurang, boleh dibilang sudah 1 bulan ini saya sama sekali tidak

mengkonsumsi kangkung dalam bentuk apa pun, bukan karena menjadi paranoid,

tapi bagi Saya lebih banik menjaga segala kemungkinan yang ada, toh tidak

hanya kangkung yang dapat kita konsumsi, masih banyak sayur lain yang

dapat kita makan dengan meminimalisir segala kemungkinan "lintah"
yang

terselip di dalamnya.



Semoga cerita ini dapat menjadi pertimbangan untuk kita semua pada saat

ingin mengkonsumsi kangkung. 
 



  
 

  
 

Regards,
 

Dinardwisari Arum P.
 

Radio Sonora FM 92,0
 

(021) 260 1642
 

  
 













 
____________________________________________________________________________________
TV dinner still cooling? 
Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV.
http://tv.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]


--- End Message ---

--- End Message ---

Kirim email ke