Mas Satrio yang baik...tolong sampaikan ke pada Pimpinan Trans TV and Trans 7
Kenapa pagi ini, Senin 29 Januari 2007....sopir di jajaran perusahaan mereka,
MOGOK KERJA....Yach kalau mau dibilang, masalah gaji dan kesejahteraan menajdi
salah satu penyebabnya....tapi apa yg lainnya.
Karena gaji kecil di kalangan karyawan Trans Corp....dan mereka ingin
menunjukkan prestasinya...akhirnya harus membuat terobosan2 agar atas melihat
mereka berprestasi. Contoh kecilnya di bagian General Affair Trans TV and Trans
7.
Para karyawan tetap di bagian ini, menekan Sopir, Satpam, Messenger dan
bagian bawahan lainnya---agar bekerja lebih keras lagi. Bayangkan, biaya
operasional mereka (harus mereka keluarkan dengan modal-nya sendiri) padahal
gaji pokok mereka di bawah Rp 700 ribu rupiah....akhir bulan, uang operasional
itu, baru di bayarkan perusahaan...ini baru di salah satu bagian
saja...bagaimana dengan bagian lainnya??? Walahualam...
Mas Satrio, bagaimana anak istri mereka bisa makan, kalau ada penekanan
seperti ini??? Tentu berbeda dengan gaji anda yang diatas LIMA juta rupiah.
Buat rekan-rekan koordinator liputan media cetak atau elektronik,....buruan
kirim tim...ini fakta bobroknya kesejahteraan di Trans Corp...duch kasihan
boss...para karyawan yang masih kontrak...dan di kontrak teruuus....malah ada
yg telah lima tahun Trans TV berjalan...masih kontraaak teruuus.
Mohon maaf Pak Ishadi dan Wishnutama, mungkin anda selama ini menerima
laporan kesejahteraan karyawan Trans TV dan Trans 7 yang sudah di "window
dressing" ...tau istilah ini gak Pak Ishadi dan Wishnutama....semoga. Saya
hanya berharap....kesejahteraan di perusahaan yang bapak-bapak terhormat
pimpin, sedikit diperbaikin. Memang tak ada yg ideal di dunia
ini....kesempurnaan hanya milik Allah semata. Tapi sedikitnya hati anda berdua
tergugah, untuk benar2 turun dan melihat...
Saya yang Prihatin
-tiantz-
MOD:
Mungkin ada sopir Trans Corp ikutan milis MEDIACARE, jadi mereka ikutan panas
baca komentar rekan-rekan semua.....
tbk62 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Mas Satrio..
I know what you did last summer.
Itu saya kutip dari dari judul film horor kondang.
Karena summernya di sini lewat ya last month aja...asal juga sih...
Saya geregetan ya..Habis Anda untung banget jadi produser Fenomena
Mana presenternya mendesah-desah terus ....
Di depan kamera saja mendesah, bagaimana di depan produsernya?
Kok posisi Anda sekarang jadinya jauh banget dari buku kecil warna
merah yang Anda tulis ya?
Si Zen yang aktifis perdamaian itu bagaimana kabarnya?
Wassalam,
Dimas.
PS:
Jangan menyembunyikan yang lagi disembunyikan
Fenomena 'kan memang fenomena ...