Salam Saudara yang baik. Dugaan Anda keliru dari dua hal. *Pertama*, saya bukan mbak-mbak. Saya cowok asli. Memang sih, nama Nurul itu bebas jender. Siapapun, laki-laki atau perempuan, bisa menggunakannya. Sehingga, nama yang tidak diskriminatif ini sering bikin orang salah paham. Waktu sekolah dulu, saya kan duduknya di deretan cowok. Setiap guru memanggil nama Nurul, ia selalu menoleh ke barisan cewek. He...*Kedua*, Anda juga keliru menduga saya dari Pekan Baru. Saya dari Jawa Tengah. Sekarang lagi menimba pengalaman di Jakarta, bersama the WAHID Institute dan www.gusdur.net. Oh ya, apa iya, nama teman Anda itu persis 100 % seperti nama saya: NURUL HUDA MAARIF? Kalau hanya sama Nurul-nya, itu sih bejibun. He... Sori kalau saya banyak gurau. Senang kenal dengan Anda. Siapa sih Anda?
Nurul H Maarif On 1/29/07, Zulifni Adnan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Soorry mba Nurul.... saya hanya mau nanya, bener mba Nurul yg berdomisili di kota Pekanbaru.... ? Sebabnya saya jg punya teman yag namanya sama dan kebetulan beliau seorang Reporter TV Lokal (Riau TV).... Best regard, ZULIFNI - Jakarta *0817.984.1126 * *nurul huda maarif <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: Sisipan Majalah TEMPO 'Pertaubatan' Kaum Islam Fundamentalis Jakarta, wahidinstitute.org Setelah mengulas Tasawuf sebagai tenda besar perdamaian, the WAHID Institute di sisipan edisi IV dalam Majalah TEMPO akan mengangkat tema 'pertaubatan' kaum Islam fundamentalis http://www.wahidinstitute.org/indonesia/content/view/341/54/ ------------------------------ The fish are biting. Get more visitors<http://us.rd.yahoo.com/evt=49679/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/sponsoredsearch_v2.php?o=US2140&cmp=Yahoo&ctv=Q107Tagline&s=Y&s2=EM&b=50>on your site using Yahoo! Search Marketing.
