Setelah Duta Besar RI yang baru untuk Republik Ceko Bpk Prof Dr Salim Said menyerahkan surat-surat kepercayaannya kepada Presiden Vaclav Klaus di Prague Hradcany Castle pada tgl 23 Januari, Pak Dubes tsb menggelar Perkenalan di Wisma Duta pada hari Sabtu yang lalu.
Pak Dubes memperkenalkan diri, juga isterinya, Ibu Herawaty S Said, dan seluruh staf di Wisma, kepada seluruh jajaran KBRI, masyarakat Indonesia termasuk Paguyuban, serta wakil-wakil dari beberapa perkumpulan sahabat Indonesia seperti Nusantara, Tenggara dan Kintari Foundation. Dalam sambutannya, Pak Dubes menekankan terutama perlunya ditingkatkan hubungan dan kerjasama antara semua pihak yang ada untuk terus mencanggihkan hubungan antara Indonesia dan Rep Ceko, Selama santap siang dan setelahnya terdapat kesempatan terutama bagi yang ingin tahu situasi di Indonesia untuk menanyakan segala sesuatunya kepada beliau, yang kondhang sebagai pengamat militer di RI serta sebagai kritikus perfilman. Sebagai pakar ilmu politik, sosiologi dan kritikus film, yang "bermukim" di Universitas Indonesia, alma maternya, beliau telah menulis 8 buku sekait sejarah militer di RI dan 2 buku mengenai perfilman. Sementara ini kami di Praha dipinjami 4 karyanya yaitu Genesis of Power, Soeharto's Armed Forces, Militer Indonesia dan Politik, serta Tumbuh dan Tumbangnya Dwifungsi. Sebagai pakar terkenal yang mengelola antara lain acara mingguan diskusi di TVRI, Bpk Salim Said ternyata juga tidak enggan untuk "turun di jagad maya" dan sekira setahun yang lalu beliau berdiskusi di mailing list HKSIS yang dimoderasi oleh Sdr Chan CT. Kepada Bpk Dubes Salim Said kami ucapkan sukses dan semuanya yang terbaik dalam menjalankan misi diplomatiknya. Salam, Bismo DGondokusumo Praha, Rep Ceko
