Pemirsa TransTV di Aceh dalam 4 hari ini kecewa sekali, karena tidak dapat lagi menonton stasiun televisi swasta yang dicintainya itu.
Ada kabar burung mengatakan, hilangnya TransTV dari layar kaca warga aceh karena tidak bayar pajak. Jika memang begitu, bayar pajak dari siapa..ke siapa nih? ada yang bisa njelasin gak? esti Radio Antero Banda Aceh --- radityo djadjoeri <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Mas Andi di Praxis, > > Itu tandanya Mas Satrio Arismunandar sebagai > produser FENOMENA adalah warganegara Republik > Indonesia yang patuh dan taat pada ayat-ayat > Kitabullah beserta hadits-haditsnya, walau RUU > Pornografi belum disahkan sebagai UU yang mengikat > kita semua. > > Saya memang melihat ada tanda-tanda Trans TV dan > Trans7 akan dijadikan > sebagai stasiun TV Syariah...:))) > > Mungkin jaga-jaga kalau kelak ada investor dari > Timur Tengah membeli kedua stasiun tv tersebut. > > > "Andi K. Yuwono" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Penghuni milis yang baik, > > Tadi malam sempat melihat tayangan Fenomena di > Trans. Entah soal apa tapi > yang jelas banyak tampilan mengenai lukisan bali. > Sayangnya bagian payudara > lukisan tersebut dikaburkan. Apa alasannya ya > kira-kira? Apa karena dianggap > pornolagi? Wah foto-foto candi di kartu pos dan > candi itu sndiri nanti > banyak yang dikaburkan atau dihilangkan dong? > > Salam, > > AKY > =============================================================================================== > Andi K. Yuwono > Coordinator of Interactive Media, Cluster > Empowerment and Network > Development > Praxis Association > Jl. Salemba Tengah No. 39-BB > Jakarta 10440 - INDONESIA > Tel. ++62 21 3156907, 3156908, 3911927 > Fax. ++62 21 3900810, 3156909 > Mobile: 0811182301, 0817174087 > Yahoo Messenger: andi_yuwono > Email: [EMAIL PROTECTED] > Http://www.prakarsa-rakyat.org > Http://www.praxis.or.id > Http://andi-yuwono.blogspot.com > > "It is better to die on your feet than live on your > knees". > -- Emiliano Zapata
