Betul, bidan tidak salah apalagi sang ibu miskin. Yang salah adalah 
pemerintah pusat/daerah yang tidak mampu melaksanakan UUD RI pasal 
34 "Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara". Maka 
persyaratan presiden RI pada Pemilu 2009 nanti adalah: Mampukah 
melaksanakan pasal demi pasal UUD RI termasuk pasal 34, yang 
notabene dicanangkan oleh pendiri RI? Bila jawabannya YA, silahkan 
menjadi presiden, bila jawabannya TIDAK, tolak menjadi presiden.

Bacot gede ingin membela Pancasila, UUD RI, NKRI dsb. kagak laku 
lagi jaman sekarang. Pancasila dan UUD RI bukan untuk dibela atau 
dikawal, tapi untuk dilaksanakan kan kan kan!!! Indonesia memiliki 
230 juta penduduk, pasti ada satu orang yang mampu melaksanakan UUD 
RI itu. Sukses ya.

Salam hangat, Danny Lim, Nederland

--- In [email protected], imcw <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> vince rumintang pasaribu quotes,
> 
> vrp> Tadi aku nonton beberapa tayangan berita yang disajikan
> vrp> oleh RCTI TRANS TV DAN METRO TV, pemberitaan mengenai bidan 
Delpi
> vrp> Tampubolon, yang terpaksa menahan sang bayi milik pasangan 
suami
> vrp> Istri Jaya Putra dan Mariyam akibat ketidak mampuan membayar
> vrp> biaya kelahiran.
> 
> 
> benar bu...bidan pun perlu makan, punya keluarga yang harus diberi
> makan...kalo semua pasien minta gratis kayak gitu gimana bidan bisa
> hidup?...sepanjang pengetahuan saya, biaya persalinan memang besar
> terutama obat obatan yang mahal...terkadang pasien datang dan 
bilang
> mampu membayar biaya persalinan, eh begitu mau pulang bilang nggak
> mampu...padahal biaya biayanya selama proses persalinan di talangi
> oleh bidan dulu...kalo seandainya bidan menolak pasien tersebut apa
> yang akan terjadi?...di teve akan muncul berita bidan menolak 
pasien
> tidak mampu...lagi lagi bidan yang salah...
> --
> i made cock wirawan
> 
> Send instant messages to your online friends 
http://au.messenger.yahoo.com
>


Kirim email ke