Siaran Pers
Untuk Diterbitkan Segera

Kondom Perempuan Diluncurkan

//Untuk mendukung kebijakan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional dalam
mendorong penggunaan kondom yang lebih luas dalam hubungan seks
berisiko, metode pencegahan yang di kontrol oleh perempuan (Female
Control Method) melalui Kondom Perempuan hari ini diluncurkan dan akan
tersedia di pasar dalam waktu satu bulan kedepan. Peluncuran kondom
perempuan ini didasarkan atas kenyataan bahwa angka penggunaan kondom
yang masih relatif rendah dalam hubungan seks yang berisiko adanya
fakta bahwa banyak pria yang sering melakukan hubungan seks berganti
pasangan enggan untuk menggunakan kondom sehingga meningkatkan risiko
pasangannya tertular HIV.//

Surabaya, 5 februari 2007. Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Nasional
H. Aburizal Bakrie meluncurkan kondom perempuan (Female Condom)
sebagai bagian dari strategi penanggulangan HIV/AIDS dan mendorong
penggunaan kondom yang lebih luas di setiap hubungan seks yang
berisiko, pada hari ini bersamaan dengan pembukaan Pertemuan Nasional
HIV dan AIDS ke-3 di Hotel Shangri La, Surabaya.

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Nasional Dr. Nafsiah Mboi, SpA,
MPH menjelaskan bahwa peluncuran kondom perempuan ini didasarkan atas
kenyataan bahwa angka penggunaan kondom yang masih relatif rendah
dalam hubungan seks yang berisiko dan diperburuk dengan fakta bahwa
banyak pria yang sering melakukan hubungan seks berganti pasangan
enggan untuk menggunakan kondom sehingga meningkatkan risiko
pasangannya tertular HIV.

"Dengan metode pencegahan yang bisa di kontrol oleh perempuan (female
control method) ini, kita bisa mencegah lebih banyak lagi kasus HIV
baru yang disebabkan oleh hubungan seks yang tidak aman," Jelas Dr.
Nafsiah. Dengan metode ini, perempuan bisa mengambil alih kontrol dan
memastikan hubungan seks berlangsung lebih aman, karena dalam
penggunaan kondom pria, laki-laki yang biasanya menjadi penentu apakah
hubungan seks ini bisa berlangsung aman atau tidak.

Menurut konsultan kondom perempuan Caroline Maposhere dari Zimbabwe,
selain efektif mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, mencegah
penularan infeksi menular seksual (IMS). "Selain itu, kondom perempuan
ini bisa digunakan beberapa jam sebelum berhubungan seks, dan tidak
seperti kondom pria yang hanya bisa digunakan sekali, kondom perempuan
bisa digunakan beberapa kali," Jelas Caroline.

Produk Kondom Perempuan yang diluncurkan adalah produk yang dipasarkan
oleh DKT Indonesia dan akan segera beredar dalam waktu 1 bulan di
berbagai apotik-apotik terdekat. Kondom tersebut berbahan dasar Latex
ini diimpor langsung dari India dan mempunyai busa/spons yang tertutup
untuk menyerap sperma. Panjang Kondom ini 17cm dengan diameter 6,6 – 7
cm dan untuk mencegah bersarangnya penyakit, kondom ini juga mempunyai
daerah segitiga yang elastis dan fleksibel.

Sebelumnya kondom perempuan ini telah di uji coba di Papua dan Jakarta
dan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Di Jakarta uji coba di
lakukan terhadap Pekerja Seks Komersil di kawasan Rawa Bebek dan Ibu
Rumah Tangga.

***
Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Ruddy Gobel, Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS, Gedung Surya
Lt.7, Jl. M.H Thamrin Kav. 9, Jakarta 10350, Telp.+62(21) 3901758,
Fax.+62(21)3902665, email: Email: ruddy.gobel@ aidsindonesia. or.id,
mobile: +62(816)1152460.

Clarissa Idarto, Sekretariat Komisi Penanggulangan AIDS, Gedung Surya
Lt.7, Jl. M.H Thamrin Kav. 9, Jakarta 10350, Telp.+62(21) 3901758,
Fax.+62(21)3902665, email: Email: [EMAIL PROTECTED] sia.or.id,
mobile: +62(818)06424342.

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional adalah lembaga yang bertugas
merumuskan kebijakan dan melakukan koordinasi dalam penanggulangan
HIV/AIDS di Indonesia. KPA bertanggungjawab dan melapor kepada
Presiden. KPA berdiri sejak tahun 1994 dan dasar hukum KPA Nasional
saat ini adalah Peraturan Presiden No.75 Tahun 2006.
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
HIV & AIDS adalah penyakit menular yang bisa di cegah. HIV hanya
MENULAR melalui hubungan seks tanpa kondom, penggunaan jarum/alat
suntik yang tercemar virus HIV, dan dari ibu ke anak. HIV/AIDS TIDAK
MENULAR melalui jabat tangan, berciuman, menggunakan peralatan
makan/kerja bersama, berbagi ruangan, dan kontak sosial biasa.
------------ --------- --------- --------- --------- --------- -



 
---------------------------------
Never Miss an Email
Stay connected with Yahoo! Mail on your mobile. Get started!

Kirim email ke