From: Toni Harjana
E-mail: [EMAIL PROTECTED]

Setelah sukses menggelar acara televisi Pemilihan Dai Cilik 1-4, kini Stasiun 
Lativi kembali menggelar acara tersebut. Sebagai stasiun televisi yang sering 
kali bikin kontroversi sejak berdiri, yang diawali dengan Nick On Lativi yang 
konon katanya bikin anak malas belajar tapi sukses sebagai televisi tayangan 
anak. 

Kemudian Layar Tancep juga bikin heboh para lelaki dewasa ditengah malam yang 
menayangkan film-film indonesia era esek-esek. Lepas dari era esek-esek, Lativi 
kembali bikin heboh dengan tayangan Smackdown dan variannya. Yang satu inipun 
ditebas habis oleh KPI dan stasiun TV swasta lainnya. Acara Smackdown 
sebenarnya pernah ditayangkan di Tv swasta namun tidak meledak seperti di 
lativi. Entah  bagaimana Lativi cara memaintance acara ini sehingga bisa 
meledak? Itu
pastinya rahasia dapur TV tersebut. 

Tanpa Smackdown, Lativi mulai mencari format tayangan baru. Diantaranya adalah 
memberikan jam tayang lebih untuk tayangan Lativi kids sebanyak 6 jam sehari 
dan tayangan drama Komedi. Porsi untuk documentary pun masih banyak baik 
produksi in-house (Panji Sang Penakluk, Kiki Sahabat Satwa dan Sang Pawang) 
juga produksi luar. Tayangan bertema misteri sepertinya juga mulai menjadi 
andalan Lativi sebelum TV lain menjamahnya lagi. Sang Pemburu, cerita
rakyat dan penampakan merupakan beberapa program bergenre misteri. 

Untuk mengimbangi tayangan misteri, Lativi akan segera menayangkan PILDACIL 5 
yang audisinya sudah dimulai. Bandung, Yogya, Surabaya, Makassar, Palembang, 
Medan, Langkat, Banjarmasin, Balikpapan
dan Jakarta adalah kota-kota potensial audisi. Dari semua kota yang
belum diaudisi adalah Balikpapan dan Jakarta. Di Jakarta sendiri akan
dilaksanakan pada tanggal 10-11 Februari 2007 bertempat di Lativi : Jl. Rawa 
Terate II no 2, Kawasan Industri Pulo Gadung Jakarta Timur,
dimulai jam 09.00 pagi hingga jam 05.00 Sore. 

Persyaratan untuk bisa mengikuti audisi tersebut masih sama dengan yang dulu, 
kata manager programming Ihsan Fadillah. Anak laki-laki atau perempuan usia 
5-14 tahun dan menyiapkan dakwah dengan durasi 3 menitan. Namun kriteria yang 
terpenting adalah bisa membaca Al Quran dan memahami isinya.

Penampilan dan improvisasi tidak kalah pentingnya untuk memperebutkan
12 tiket karantina di Jakarta. Nah, kini kesempatan terakhir hanya di
Jakarta dan Balikpapan. Tunggu apa lagi. Ayo tunjukkan kemampuan
berdakwah putra-putri Anda di PILDACIL 5 Lativi.


Toni Harjana

--
Posted By radityo to MEDIACARE! at 2/08/2007 12:03:00 AM

Kirim email ke