http://www.tribun-timur.com/view.php?id=40930&jenis=Politik

Kamis, 08-02-2007 


Biaya Perjalanan Presiden Tahun 2006 Rp 159 Miliar
Mayoritas untuk Carter Pesawat
 
Jakarta, Tribun -- Menteri Sekretaris Negara, Yusril Ihza Mahendra mengakui, 
biaya perjalanan presiden selama tahun 2006 relatif besar. Jumlahnya mencapai 
Rp159 miliar, karena harus mencarter pesawat reguler dan komersial. "Secara 
keseluruhan, total biaya perjalanan di dalam maupun ke luar negeri selama tahun 
2006 mencapai angka Rp 202.538.893.325, terdiri atas Rp 159.445.963.321 untuk 
keperluan Presiden RI dan Rp 43.092.936.004 bagi Wakil Presiden," ungkap 
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Yusril dalam penjelasan atas pertanyaan 
anggota Komisi II DPR RI di Ruang Sidang Komisi II DPR RI, Senayan, Jakarta, 
Rabu (7/2).

 
Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II yang dipimpin Ketuanya, EE 
Mangindaan (Fraksi Partai Demokrat) itu, mensesneg menambahkan, selain relatif 
mahalnya biaya, perjalanan presiden dan wapres karena menyewa pesawat reguler 
mengandung resiko keamanan. "Soalnya, jika tidak digunakan untuk keperluan 
VVIP, pesawat reguler Garuda ini dipakai untuk kepentingan komersial. Ini tentu 
beresiko dari sisi keamanan," katanya. Dalam kaitan dengan penggunaan pesawat 
reguler untuk mendukung perjalanan presiden dan wapres, menurut mensesneg, 
telah pula mengakibatkan jadwal penerbangan komersial perusahaan penerbangan 
tersebut terganggu, sehingga Garuda tertimpa 'opportunity loss'."Selain itu, 
kita butuh waktu untuk mengubah konfigurasi komersial ke konfigurasi VVIP," 
katanya lagi. Pesawat Khusus Presiden SEJUMLAH anggota DPR RI, misalnya Pastor 
Saut M Hasibuan dari Fraksi Partai Damai Sejahtera (PDS), mengusulkan agar 
disiapkan saja proses pengadaan pesawat khusus kepresidenan secara bertahap. 
"Misalnya tahun 2007 disiapkan anggarannya sebagian, lalu dalam dua tahun 
berikutnya sudah bisa dilakukan pengadaan. Proses seperti ini agaknya bisa 
ditolerir, mengingat keterbatasan anggaran serta berbagai keperluan lain yang 
mendesak untuk kepentingan negara serta rakyat banyak," katanya. Biaya 
Perjalanan 2006 Presiden Rp 159.445.963.321 Wapres Rp 43.092.936.004 Total Rp 
202.538.893.325, Biaya Perjalanan 2007 (DIPA) Presiden Rp 150 miliar Wapres Rp 
25 miliar Total: Rp175 miliar (JBP/ewa/yat)
 

Kirim email ke